TSN Hadir. Rakyat Lamongan Jangan Takut Internet Lemot

bukti.id
Pembukaan TSN Data Center dan peluncuran awal simpul IIX-JI di Lamongan (foto: ist)

Lamongan, bukti.id – Rakyat Lamongan kini tidak perlu lagi kuatir menghadapi jaringan internet lemot. Karena, PT Tigabelas Solusi Nusantara (TSN) di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, mampu menghadirkan pusat data alia data center yang berfungi memperkuat konektivitas internet daerah serta mendukung percepatan digitalisasi pelayanan publik.

Direktur Utama TSN M Syamsul Arifin mengatakan, keberadaan pusat data lokal memungkinkan penyelenggara jasa internet menghubungkan jaringan dan bertukar trafik lebih dekat dengan pengguna sehingga akses data berpotensi lebih cepat dan stabil.

Baca juga: Aktivitas PT PAL di Sidokelar Bakal Disanksi KKP, Polisi Periksa Lokasi

“Dengan adanya data center di Lamongan, akses tidak perlu selalu melewati Jakarta atau Surabaya terlebih dahulu. Ini bisa membuat respons jaringan lebih cepat dan biaya operasional penyedia internet lebih efisien,” kata Syamsul, saat pembukaan TSN Data Center dan peluncuran awal simpul IIX-JI di Lamongan, belum lama ini.

Dijelaskan, TSN dibentuk melalui kolaborasi 13 perusahaan teknologi anggota Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Jawa Timur dari wilayah Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Mojokerto, dan Jombang.

Baca juga: Jamula Kejar Target, Kelar 2026. Sejumlah Ruas Jalan Lamongan Kelar DikebutĀ 

Selain membuka fasilitas pusat data, imbuh Syamsul, TSN juga melakukan peluncuran awal (soft launching) simpul pertukaran internet IIX-JI untuk mendekatkan pertukaran trafik jaringan lokal di kawasan tersebut.

“Saat ini sekitar 70 perusahaan telah menempatkan perangkatnya di pusat data TSN dengan total 14 rak server. Perusahaan tersebut menargetkan penambahan pelanggan dan pengembangan layanan untuk memperkuat ekosistem digital di kawasan Plat S,” tegas dia.

Baca juga: Disnakeswan Lamongan Gencarkan Vaksinasi Rabies Gratis

Di sisi lain, Ketua Pengurus Wilayah APJII Jawa Timur, Yosvensa Setiawan mengatakan, pembangunan pusat data di daerah merupakan bagian dari upaya memperluas pemerataan infrastruktur digital yang selama ini terkonsentrasi di kota-kota besar.

Yosvensa berujar, keberadaan pusat data di Lamongan juga berpotensi membuka lapangan kerja, baik di bidang teknologi informasi maupun sektor pendukung, seperti pembangunan jaringan kabel dan infrastruktur telekomunikasi. (benny-eddy)

Editor : heddyawan

Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru