Lamongan, bukti.id – Kekeringan mulai melanda Lamongan. Kali ini ditandai dengan kekurangan air bersih yang terjadi di kawasan pedesaan wilayah selatan. Sesuai laporan dan hasil survei Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, meliputi beberapa desa di Kecamatan Sugio dan Modo.
“Kita sudah survei di beberapa desa dua kecamatan itu, banyak sumur warga sudah kita cek tidak ada airnya,” kata Kasi Tanggap Darurat BPBD Lamongan Muslimin, Senin (31/8/2020).
Baca juga: Pemkab Lamongan Yakin, 2026 Produksi Padi Melimpah
Mumpung kondisi kesulitan air bersih ini belum semakin parah, lanjut Muslimin, BPBD bergegas memasok air bersih ke beberapa desa di dua kecamatan itu. Salah satunya di Desa Bedingin, Kecamatan Sugio.
Warga mendapatkan droping air bersih sebanyak 3 tangki dengan total air sebanyak 1.500 liter. Sehari sebelumnya BPBD memasok bantuan air bersih dengan jumlah yang sama di Desa Sido Mulyo Kecamatan Modo.
Baca juga: Aktivitas PT PAL di Sidokelar Bakal Disanksi KKP, Polisi Periksa Lokasi
“Karena masih pandemi Covid-19, pembagian air tetap mematuhi aturan protokoler kesehatan,” imbuhnya.
Selain terus melakukan survei kekeringan, BPBD juga meminta bantuan masyarakat untuk menginformasikan jika kondisi di desanya mengalami kekeringan hingga kekurangan air bersih.
Baca juga: TSN Hadir. Rakyat Lamongan Jangan Takut Internet Lemot
“Bisa menginformasikan secara langsung ke kantor BPBD atau melalui kepala desa dan camat. Kita akan segera pasok ke desa yang membutukan itu. Tidak dipungut biaya alias gratis,” tandasnya. (ron)
Editor : W Aries