x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

ITS Raih Peringkat Akreditasi SINTA-3

Avatar bukti.id

Pendidikan

Surabaya, bukti.id - Prestasi gemilang kembali diukir oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Kali ini, prestasi membanggakan tersebut disumbangkan oleh Departemen Teknik Infrastruktur Sipil (DTIS) yang berhasil mendapatkan peringkat SINTA-3 untuk Jurnal Aplikasi Teknik Sipil (JATS).

Kepala Departemen Teknik Infrastruktur Sipil ITS Mohamad Khoiri ST MT PhD menjelaskan, JATS berisi tentang aplikasi di bidang teknik sipil seperti struktur, geoteknik, manajemen konstruksi, hidrologi, transportasi, dan informatika teknik sipil. Aplikasi ini tidak hanya mengenai urusan pembangunan sebuah proyek bangunan, tetapi juga modelisasi bentuk dengan bantuan software. “Jadi JATS berfokus pada publikasi aplikasi dari bidang ilmu rekayasa sipil,” paparnya.

Dosen yang kerap disapa Khoiri ini mengatakan bahwa jurnal yang digagasnya bersama dengan Dr Ir Machsus ST MT dan Ir Tatas ST MT ini pertama terbit pada tahun 2006 sebagai jurnal versi cetak. Dalam perkembangannya, JATS terbit secara rutin dua edisi atau dua kali pertahun setiap Februari dan Agustus. “Kini JATS sudah menjadi jurnal elektronik (e-journal),” jelasnya.

Sepakat dengan Khoiri, Dr Ir Machsus ST MT melanjutkan, melalui jurnal tersebut DTIS ITS berhasil mengalami peningkatan peringkat. Yakni semula meraih peringkat SINTA-4, kini meningkat menjadi peringkat SINTA-3. “Hal ini menjadi suatu prestasi bagi departemen kami (DTIS, red),” tuturnya bangga.

Machsus menyampaikan, perubahan peringkat ini didapat setelah proses reakreditasi jurnal. Hasil reakreditasi tersebut ditetapkan melalui Keputusan Menteri Riset dan Teknologi/ Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Ristek/BRIN) RI Nomor 200/M/KPT/2020 tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode III Tahun 2000. “Pemberitahuan tersebut disampaikan pada Desember 2020 lalu, dan baru diterima Januari 2021,” ungkapnya.

Dosen yang juga menjabat Manajer Senior Unit Akses Permodalan dan Kealumnian ini melanjutkan, penilaian didasarkan pada beberapa aspek tertentu. Di antaranya adalah penamaan jurnal ilmiah, kelembagaan penerbit, penyuntingan dan manajemen jurnal, substansi artikel, gaya penulisan, penampilan, keberkalaan, dan penyebarluasan. “Mengetahui hal tersebut kami berusaha untuk memberikan yang terbaik dalam setiap aspek penilaian,” imbuhnya.

Machsus menyebutkan bahwa dalam meraih peringkat tersebut DTIS menyusun tim editor dari dosen DTIS sendiri, tim reviewer dari internal dosen ITS bersama mitra bestari dari berbagai universitas, beberapa peneliti yang bergelut di bidang rekayasa sipil, dan penulis dari berbagai latar belakang berbeda-beda. “Karena jurnal yang baik dicirikan dengan latar belakang penulis, reviewer, hingga tim editor yang berasal dari berbagai instansi atau komunitas,” ujarnya.

Sementara itu, Kaprodi Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Air (TRKBA)Siti Kamilia Aziz ST MT berharap agar jurnal yang juga ia manajeri ini selalu mengalami peningkatan. Peningkatan terbesar yang diharapkan adalah dapat menempati posisi SINTA-1 “Besar harapan kami agar JATS terus naik hingga peringkat teratas yang SINTA-1,” pungkasnya penuh harap. (war)

Editor : W Aries

Artikel Terbaru
Minggu, 18 Okt 2026 13:30 WIB | Peristiwa

BRIN Dorong Energi Terbarukan agar Kualitas Hasil Panen dan Tangkapan Ikan Optimal

BRIN dorong pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung proses pascapanen di sektor perkebunan dan perikanan. ...
Minggu, 18 Okt 2026 10:25 WIB | Peristiwa

Pelatihan Jurnalistik Batch#3. Kolab GMNI Surabaya Raya dan RLD Asah Nalar Kritis Berbasis Fakta

Pelatihan Jurnalistik Batch #3 kolaborasi DPC GMNI Surabaya Raya dan Rumah Literasi Digital di The Alana Hotel. ...
Minggu, 18 Okt 2026 08:15 WIB | Hukum

Kasus Korupsi Bupati Klaten. KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Rp934 Juta

Drama lanjutan OTT di Klaten, penyidik KPK sita sebuah tong biru yang berisi uang Rp934 juta. Uang hasil korupsi? ...
Minggu, 18 Okt 2026 07:42 WIB | Ekonomi

Warga Jawa Timur Tak Perlu Cemas Soal BBM. Wagub Emil Pastikan Stok Aman

Wagub Emil: stok BBM di Jawa Timur dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. ...
Minggu, 18 Okt 2026 05:10 WIB | Ekonomi

Pemkab Lamongan Yakin, 2026 Produksi Padi Melimpah

Pada 2026, Pemkab Lamongan yakin mampu menghasilkan produksi padi melampaui capaian tahun sebelumnya, mencapai sekitar 1,335 juta ton. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...