x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

DPR Minta Kominfo Kontrol Penyebaran Berita Covid-19

Avatar bukti.id

Komisi DPR

Jakarta, bukti.id – Pandemi Covid-19 dengan varian barunya, memunculkan perbuatan iseng sejumlah orang. Satu di antaranya membuat dan menyebarkan informasi yang tak memiliki kebenaran alias hoax.

Karena itu, anggota Komisi I DPR-RI, Yan Permenas Mandenas, berharap Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) lebih proaktif dan bersinergi dengan Satgas Covid-19, bahkan satuan tugas lainnya, guna mengontrol perkembangan dan penyebaran informasi terkait penyebaran pandemi Covid-19 dan varian barunya.

Yan Mandenas mengatakan, Kemkominfo harus menjamin informasi terkait perkembangan Covid-19 yang tersebar di publik adalah benar, serta didasarkan pada data serta informasi dari sumber yang valid serta dari lembaga yang kridibel.

“Publik perlu memiliki informasi yang benar terkait jenis perkembangan virus serta klasifikasi dampaknya secara baik dan komprehensif,” ucap anggota DPR Fraksi Partai Gerindra itu, kepada jurnalis, di Jakarta, Senin (5/7/2021).

Menurut Yan Mandenas, yang berkembang saat ini di publik hanya berdasarkan pada spekulasi-spekulasi serta opini yang tidak bisa dipertanggung jawabkan, dan dibiarkan tanpa kendali bahkan banyak informasi hoax.

“Menteri Komunikasi dan Informatika beserta jajaranya lebih berperan aktif memantau sumber informasi yang beredar serta memastikan bahwa bukan informasi “hoax”, sehingga berpotensi menimbulkan kepanikan dan ketakutan yang tidak perlu. Publik membutuhkan informasi terkait perkembangan Covid-19 secara benar agar lebih waspada dan serius melakukan protokol kesehatan. Karena itu, semua informasi yang beredar harus akurat dan teruji,” tambah Yan Mandenas.

Yan Mandenas juga meminta Kemkominfo dapat membangun komunikasi intensif dengan semua media pemberitaan, baik cetak maupun elektronik, serta kelompok pengguna media sosial, agar ikut mendorong meningkatkan kesadaran serta disiplin masayarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan. Peran sosialisasi media harus lebih ditingkatkan oleh Kementerian terkait.

Menurut dia, disiplin warga dalam menjalankan protokol kesehatan akan ikut menekan laju penyebaran Covid-19, termasuk jenis varian baru lainnya.

“Media perlu didorong oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, agar ikut berpartisipasi, melalui pemberitaan, dalam menyukseskan pelaksanaan vaksinasi nasional. Target vaksinasi harian oleh pemerintah harus dicapai agar ketahanan masyarakat kita bisa segera terbentuk. Kesadaran publik mengenai pentingnya vaksinasi harus bisa didorong melalui pemberitaan dan informasi,” imbuh wakil rakyat dari daerah pemilihan Papua ini.

Yan Mandenas menandaskan, dengan informasi yang akurat serta aktifnya bantuan Kemkominfo, tingkat kesadaran tinggi, komitmen disiplin masyarakat menerapkan protokol kesehatan serta partisipasi yang luas dalam mengikuti vaksinasi, bangsa Indonesia dapat segera keluar dari kubangan Covid-19. (hea)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Minggu, 18 Okt 2026 13:30 WIB | Peristiwa

BRIN Dorong Energi Terbarukan agar Kualitas Hasil Panen dan Tangkapan Ikan Optimal

BRIN dorong pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung proses pascapanen di sektor perkebunan dan perikanan. ...
Minggu, 18 Okt 2026 10:25 WIB | Peristiwa

Pelatihan Jurnalistik Batch#3. Kolab GMNI Surabaya Raya dan RLD Asah Nalar Kritis Berbasis Fakta

Pelatihan Jurnalistik Batch #3 kolaborasi DPC GMNI Surabaya Raya dan Rumah Literasi Digital di The Alana Hotel. ...
Minggu, 18 Okt 2026 08:15 WIB | Hukum

Kasus Korupsi Bupati Klaten. KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Rp934 Juta

Drama lanjutan OTT di Klaten, penyidik KPK sita sebuah tong biru yang berisi uang Rp934 juta. Uang hasil korupsi? ...
Minggu, 18 Okt 2026 07:42 WIB | Ekonomi

Warga Jawa Timur Tak Perlu Cemas Soal BBM. Wagub Emil Pastikan Stok Aman

Wagub Emil: stok BBM di Jawa Timur dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. ...
Minggu, 18 Okt 2026 05:10 WIB | Ekonomi

Pemkab Lamongan Yakin, 2026 Produksi Padi Melimpah

Pada 2026, Pemkab Lamongan yakin mampu menghasilkan produksi padi melampaui capaian tahun sebelumnya, mencapai sekitar 1,335 juta ton. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...