x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

DPRD Desak PDAM Surabaya Segera Produksi Air Kemasan

Avatar bukti.id

Wakil Rakyat

Surabaya, bukti.id – PDAM Surya Sembada Kota Surabaya memiliki rencana memproduksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Dan rencana itupun lama mereka gaungkan. Namun, hingga kini realisasinya, nol besar. Belum terwujud konkret.

Wacana tak berwujud itu, memantik legislator Kota Surabaya ‘mencubit' perusahaan pelat merah tersebut, agar secepatnya merealisasi rencana itu. Setidaknya tahun ini.

“Ini sejalan dengan target Wali Kota Surabaya, agar PDAM tahun ini merealisasikan produksi air minum dalam kemasan,” cetus Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Anas Karno, di sela acara Ground Breaking perbaikan pipa jaringan PDAM tahun 2023, belum lama ini.

Anas menilai, memproduksi AMDK sebagai bagian dari lini usaha PDAM, akan membuat bisnis BUMD milik Pemkot Surabaya tersebut semakin berkembang.

“Sehingga akan menambah pendapat mereka yang akhirnya juga akan menambah deviden bagi pendapatan asli daerah kota Surabaya. Selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan air minum kemasan,” jelas legislator Fraksi PDI Perjuangan itu.

Pasar AMDK PDAM cukup besar, imbuh Anas, di antaranya bisa menjangkau kantor OPD dan dinas di lingkup Pemkot Surabaya.

“Kemudian kantor DPRD Surabaya, SD dan SMP negeri yang dikelola Pemkot Surabaya, ditambah kantor-kantor BUMD Pemkot Surabaya. Selain dipasarkan lebih luas lagi ke masyarakat,” tambah dia.

Pada sisi lain, Direktur Utama PDAM Surya Sembada, Arief Wisnu Cahyono mengatakan, untuk memproduksi AMDK butuh waktu karena memerlukan kajian terkait isu lingkungan. Kajian itu untuk memastikan bahwa AMDK nantinya, tidak menimbulkan potensi menambah beban lingkungan.

“Karena itu, ini sudah kita siapkan Insyaallah Agustus siap produksi. Tetapi utk mendapatkan nomer edarnya SNI, BPOM butuh waktu 6 bulan sampai satu tahun. Kalau Agustus kita produksi baru tahun depan bisa kita berjualan,” kilah Arief.

Arief menjelaskan, bahan baku AMDK merupakan unggulan karena dari mata air Umbulan, yang ditampung di Putat melalui pipa reservoir.

PDAM, sambung dia, akan fokus pada air minum kemasan dalam galon. Dengan kapasitas produksi 200 galon dalam setahun.

“Tapi ada juga kemasan 330 ml yang botol. Untul kemasan cup kita sedang pertimbangan. Karena cup memang nanggung dengan 330 ml. Selain itu cup itu ada pencemaran dari sedotannya, yang merupakan plastik juga,” urai dia.

Dijelaskan Arief, untuk produksi AMDK, PDAM bekerjasama dengan ITS sebagai teaching factory. Karena selain sebagai lini usaha juga menjadi sarana edukasi bagi para mahasiswa.

“Selain magang, nanti mahasiswa bisa mengoperasikan juga, dan secara komersial juga ikut mulai mendesain. Membutuhkan investasi sekitar Rp 11 miliar. Nanti di Ultahnya PDAM kita udah launching,” tutup dia. (ceb)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Minggu, 18 Okt 2026 13:30 WIB | Peristiwa

BRIN Dorong Energi Terbarukan agar Kualitas Hasil Panen dan Tangkapan Ikan Optimal

BRIN dorong pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung proses pascapanen di sektor perkebunan dan perikanan. ...
Minggu, 18 Okt 2026 10:25 WIB | Peristiwa

Pelatihan Jurnalistik Batch#3. Kolab GMNI Surabaya Raya dan RLD Asah Nalar Kritis Berbasis Fakta

Pelatihan Jurnalistik Batch #3 kolaborasi DPC GMNI Surabaya Raya dan Rumah Literasi Digital di The Alana Hotel. ...
Minggu, 18 Okt 2026 08:15 WIB | Hukum

Kasus Korupsi Bupati Klaten. KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Rp934 Juta

Drama lanjutan OTT di Klaten, penyidik KPK sita sebuah tong biru yang berisi uang Rp934 juta. Uang hasil korupsi? ...
Minggu, 18 Okt 2026 07:42 WIB | Ekonomi

Warga Jawa Timur Tak Perlu Cemas Soal BBM. Wagub Emil Pastikan Stok Aman

Wagub Emil: stok BBM di Jawa Timur dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. ...
Minggu, 18 Okt 2026 05:10 WIB | Ekonomi

Pemkab Lamongan Yakin, 2026 Produksi Padi Melimpah

Pada 2026, Pemkab Lamongan yakin mampu menghasilkan produksi padi melampaui capaian tahun sebelumnya, mencapai sekitar 1,335 juta ton. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...