x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Sumringah, Penghuni Empat Rumah Tak Layak Huni di Sidoarjo Usai Dapat Kepastian

Avatar bukti.id

Peristiwa

Dipastikan segera direhabilitasi Baznas Sidoarjo

Sidoarjo – Empat warga Desa Pabean di Kecamatan Sedati, Sidoarjo, yakni Sujiono, Soleh, Dayat, dan Rukiani sontak sumringah, setelah mendapat kepastian jika rumahnya bakal segera direhabilitasi. Itu terjadi saat Bupati Sidoarjo Subandi sidak ke rumah mereka, untuk memastikan kelayakan kondisi rumah yang bakal direhab.

Karena itu, Bupati Subandi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sidoarjo segera merehabilitasi empat rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga. Permintaan itu disampaikan setelah ia meninjau langsung kondisi rumah-rumah warga, yang dinilai sudah tidak layak ditempati dan berpotensi membahayakan keselamatan penghuninya.

Saat sidak, Subandi menemukan berbagai kerusakan pada bangunan, mulai dari atap bocor, lantai yang rendah dan rawan banjir, dinding retak, hingga kamar mandi yang tidak memenuhi standar kesehatan.

“Kondisi rumahnya tadi kita lihat kamar mandinya tidak layak. Kalau hujan rumah ini banjir karena atapnya bocor. Nanti akan kita benahi, lantainya kita tinggikan dan dikeramik, serta ventilasinya juga akan dibuat agar rumah lebih sehat untuk ditempati,” kata Subandi, dalam keterangan resmi untuk media, dinukil Senin (1/06/2026).

Menurut Subandi, rehabilitasi harus segera dilakukan pada Juni ini agar risiko yang mengancam keselamatan warga dapat diminimalkan. Ia menyoroti kondisi rumah Dayat yang mengalami keretakan di sejumlah bagian bangunan sehingga dikhawatirkan membahayakan penghuni apabila tidak segera diperbaiki.

 “Ini menjadi kekhawatiran. Tembok-temboknya sudah retak, atap seng di bagian belakang juga keropos. Kondisi seperti ini harus segera dibenahi agar tidak membahayakan pemilik rumah,” tegas dia.

‎Perhatian khusus juga diberikan kepada Rukiani, warga lanjut usia penderita stroke. Selain meminta perbaikan rumah, Subandi meminta Baznas menyediakan ventilasi yang memadai serta memperbaiki fasilitas sanitasi agar kesehatan Rukiani tidak semakin terganggu.

‎“Saya minta kepada Baznas rumah ini diberi ventilasi yang baik agar Bu Rukiani tidak terganggu kesehatannya. Kamar mandinya juga akan kita benahi. Selain itu, nanti saya berikan kursi roda untuk membantu aktivitas beliau,” pinta dia.

Salah satu keluarga penerima bantuan menyambut haru rencana rehabilitasi tersebut. Seorang anak Rukiani, mengaku tidak pernah menyangka rumah yang ditempati ibunya bersama cucu-cucunya, akhirnya mendapat perhatian pemerintah. Selama bertahun-tahun, kondisi ekonomi keluarga membuat mereka tidak mampu melakukan perbaikan rumah secara mandiri. (knis-kwan)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Minggu, 18 Okt 2026 13:30 WIB | Peristiwa

BRIN Dorong Energi Terbarukan agar Kualitas Hasil Panen dan Tangkapan Ikan Optimal

BRIN dorong pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung proses pascapanen di sektor perkebunan dan perikanan. ...
Minggu, 18 Okt 2026 10:25 WIB | Peristiwa

Pelatihan Jurnalistik Batch#3. Kolab GMNI Surabaya Raya dan RLD Asah Nalar Kritis Berbasis Fakta

Pelatihan Jurnalistik Batch #3 kolaborasi DPC GMNI Surabaya Raya dan Rumah Literasi Digital di The Alana Hotel. ...
Minggu, 18 Okt 2026 08:15 WIB | Hukum

Kasus Korupsi Bupati Klaten. KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Rp934 Juta

Drama lanjutan OTT di Klaten, penyidik KPK sita sebuah tong biru yang berisi uang Rp934 juta. Uang hasil korupsi? ...
Minggu, 18 Okt 2026 07:42 WIB | Ekonomi

Warga Jawa Timur Tak Perlu Cemas Soal BBM. Wagub Emil Pastikan Stok Aman

Wagub Emil: stok BBM di Jawa Timur dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. ...
Minggu, 18 Okt 2026 05:10 WIB | Ekonomi

Pemkab Lamongan Yakin, 2026 Produksi Padi Melimpah

Pada 2026, Pemkab Lamongan yakin mampu menghasilkan produksi padi melampaui capaian tahun sebelumnya, mencapai sekitar 1,335 juta ton. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...