x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

BRIN Buka Pendaftaran Program Riset Sosial Humaniora. Ditutup 15 Oktober

Avatar bukti.id

Pemerintahan

Jakarta, bukti.id – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membuka pendaftaran program riset bidang sosial humaniora (soshum), dengan alokasi pendanaan mencapai Rp250 juta bagi tiap tim peneliti yang terpilih.

Program bertajuk “Ruang Uji Pemikiran Alternatif (RUPA) Future Society 2026” tersebut merupakan bagian dari Program Riset dan Inovasi Strategis (PRIS) yang diampu oleh Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Sosial Humaniora (OR IPSH) BRIN melalui Pusat Riset Kependudukan.

“Kajian ini sebetulnya ingin melihat bagaimana perubahan masyarakat Indonesia menuju 2045 melalui ilmu humaniora, kemudian ilmu sosial, big data, citizen social science, dan strategic foresight,” kata Koordinator Tim RUPA Future Society sekaligus Kepala Pusat Riset Kependudukan BRIN, Ali Yansyah Abdurrahim, dalam sosialisasi program yang digelar secara daring di Jakarta, Jumat (9/10/2026).

Ali memaparkan besaran dukungan anggaran yang disiapkan untuk pelaksanaan program riset dan inovasi strategis tersebut, pihak manajemen menetapkan batas maksimal alokasi untuk periode kerja delapan bulan pada tahun pertama.

“Setiap tim terpilih dapat didanai sampai dengan Rp250 juta untuk delapan bulan pelaksanaan,” ujar Ali.

Pendaftaran program ini terbuka bagi tim kolaborasi yang beranggotakan tiga hingga delapan orang, dengan ketentuan wajib melibatkan minimal satu periset yang berafiliasi dengan OR IPSH BRIN.

Guna meningkatkan nilai tambah proposal, susunan keanggotaan tim juga didorong untuk melibatkan akademisi perguruan tinggi, pemerintah daerah, hingga organisasi masyarakat sipil di wilayah kajian.

Pendanaan riset soshum ini nantinya dialokasikan untuk sepuluh tim terpilih yang akan melakukan kajian di sepuluh provinsi lokus guna memetakan trajektori perubahan masyarakat Indonesia.

Adapun sepuluh wilayah yang ditetapkan sebagai lokus kajian mencakup Provinsi Aceh, Lampung, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, serta Maluku.

Terkait kualifikasi pengusul, ketua tim disyaratkan berpendidikan minimal S2 dengan rekam jejak riset yang relevan, sedangkan anggota tim minimal berpendidikan S1 dan seluruh anggota wajib mengantongi asuransi kesehatan aktif seperti BPJS Kesehatan.

Proses pendaftaran dan pengunggahan dokumen proposal dibuka hingga 15 Oktober 2026, yang dilanjutkan dengan tahapan seleksi administrasi serta penilaian substansi hingga pengumuman proposal terpilih pada 30 Oktober 2026. (eko-brint)

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui tautan https://s.brin.go.id/I/RUPA-FutureSociety 

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Sabtu, 10 Okt 2026 09:50 WIB | Peristiwa

Jelang Tahun Baru 2027. Pemkab Sidoarjo Kebut Frontage Road Buduran

Pemkab Sidoarjo percepat penyelesaian proyek frontage road ruas Buduran. ...
Sabtu, 10 Okt 2026 05:30 WIB | Peristiwa

Peduli Kanker Payudara. Ini Ajakan Pink Morning Club dan Road to Give 2026

Saatnya arek Suraboyo peduli kanker payudara bareng Pink Morning Club. ...
Jumat, 09 Okt 2026 08:20 WIB | Hukum

Gugatan Rp520 Miliar PT Ispatindo Ditolak, Berujung Putusan Sela

Eksepsi Warga Kedungturi Sidoarjo dikabulkan hakim dalam gugatan PT Ispatindo. ...
Jumat, 09 Okt 2026 06:15 WIB | Peristiwa

Wawali Kota Malang: Jangan Hambat Potensi dan Prestasi Atlet Hanya Karena Sistem

Wawali Kota Ali bergerak cepat atasi masalah atlet Kota Malang yang turut di Popda Jatim 2026. ...
Kamis, 08 Okt 2026 13:25 WIB | Peristiwa

Disnakeswan Lamongan Gencarkan Vaksinasi Rabies Gratis

Disnakeswan Lamongan memperkuat upaya pencegahan rabies di wilayahnya. ...
Kamis, 08 Okt 2026 09:17 WIB | Peristiwa

Miris, Rusunawa Tambak Kemerakan Rusak dan Tak Dijamah Penghuni

Miris, Rusunawa Tambak Kemerakan mangkrak dan tak dijamah penghuni. ...