x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Sidik Jari di Pisau Dapur dan Kipas Angin

Avatar bukti.id

Peristiwa

Lamongan, bukti –  Dalam tempo 1x24 jam, ahirnya misteri tewasnya pasangan suami istri (pasutri) di Desa Mertani, Kecamatan  Karanggeneng, Lamongan, terkuak. Polisi memastikan kejadian di rumah Nyamin (45), warga RT 03/RW 02 desa setempat, tidak melibatkan pelaku lain. Mayat Warno (50), yang kali pertana ditemukan, dipastikan tewas murni gantung diri. Sebelumnya, dia lebih dulu membunuh Jarwati (40), istrinya.

Kepastian ini berdasarkan hasil otopsi terhadap kedua mayat. Pertama, mayat Warno. Menunjukkan ciri-ciri mayat seperti umumnya korban bunuh diri. Salah satunya, pada kemaluan korban mengeluarkan sperma. Adapun pada tubuh Jarwati, terdapat bekas jeratan kabel pada leher, dan memar-memar di beberapa bagian tubuhnya.

“Diduga kuat, setelah menjerat isrtrinya dengan kabel, Warno ini panik. Lantas dia mengambil jalan pintas untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri,” kata Kapolres Lamongan, AKBP Harun, Kamis (5/6/2020).

Dugaan itu  belum cukup, lanjut Harun, karena pada kejadian tidak ada saksi seorang pun. Untuk itu diperkuat dengan hasil identifikasi polisi, yang menemukan sidik jari di sebilah pisau dan batang kipas angin.

“Warno memotong kabel kipas angin dengan pisau dapur, sebagai salah satu barang bukti yang saat itu ditemukan saat olah TKP,” jelas dia.

Sedang, informasi pendukung lainnya, pasutri ini diketahui sudah lama pisah ranjang. Sekitar tiga bulan. Ditambah keterangan Nyamin, kakak kandung Jarwati, bebeapa jam sebelum kejadian, keduanya sempat cek-cok di rumahnya.  

Diketahui, warga Desa Mertani, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan digegerkan dengan tewasnya pasutri di rumah Nyamin. Yakni, Warno ditemukan tewas tergantung di pagar tangga lantai dua rumah Nyamin. Seorang korban lagi, Jarwati, istri Warno, ditemukan tewas di salah satu kamar rumah yang sama.

Kejadiannya, berawal sekitar pukul 13.00 wib. Pasangan suami istri itu berada di rumah Nyamin. Keduanya diketahui sempat perang mulut. Nyamin tidak mempedulikan mereka, dia justru ke masjid. Sekitar pukul 16.50 wib, Nyamin pulang. Begitu memasuki rumah, dia terkejut karena melihat Warno tergantung. Spontan dia meminta tolong warga dan melapor polsek terdekat. Menyusul kemudian, Jarwati, adiknya (istri Warno) juga ditemukan tewas di kamar. (ron)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 15:10 WIB | Peristiwa

Awas, Jukir mBetik Bakal Disanksi. Pemkab Sidoarjo Seriusi Parkir DigitalĀ 

Oknum jukir nakal di Sidoarjo bakal disanksi, seiring penerapan parkir digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 14:42 WIB | Ekonomi

Petikemas Internasional TTL Melonjak 78,69 Persen, Tembus 389 Ribu TEUs

Arus petikemas internasional Terminal Teluk Lamong mencapai 389.682 TEUs hingga Agustus 2026, meningkat 78,69 persen secara tahunan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 08:48 WIB | Pendidikan

Unibraw dan BRIN Ubah Limbah Pertanian Jadi Produk Kimia Bernilai Tambah

UB dan BRIN kolab kembangkan limbah pertanian jadi produk kimia. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 06:40 WIB | Peristiwa

Terminal Teluk Lamong Surabaya Raih Prestasi Internasional

Dalam ajang GPF Awards 2026 Singapura, anak perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas, PT Terminal Teluk Lamong sukses meraih dua penghargaan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Bunda Jelita, Tak Sekedar Berburu Tren. TP PKK Surabaya Bakal Dampingi Keluarga Bumil Hingga Lahiran

Pemkot dan TP PKK Surabaya dampingi keluarga Bumil hingga lahiran lewat Bunda Jelita. ...