x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Korban Covid-19 di Lamongan Capai 125 Orang

Avatar bukti.id

Peristiwa

Lamongan, bukti.id –Korban pandemi Covid-19 di Lamongan terus berjatuhan. Genap seminggu,  14 orang terkonfirmasi positif Covid -19 meninggal dunia. Sembilan orang seminggu lalu, empat orang menyusul, Jum’at (7/8/2020).

Empat korban virus yang mewabah sejak lma bulan terakhir itu di antaranya warga Kecamatan Lamongan dan Sukodadi meningga di RS Covid-19 Lamongan, warga Deket meninggal di RS Ibnu Shina, Gresik dan warga Kecamatan Kembangbahu meninggal dunia di RS Muhammadiyah Lamongan.

Menyusul kematian empat warga ini semakin memperpanjang korban data meningga menjadi 52 orang pasien yang terkonfirnasi positif yang meninggal dunia.

Sesuai data resmi Satgas Covid-19 Lamongan melalui instragram Dinkes Lamongan per pukul 19.00 tertanggal 8 Agustus 2020, jumlah itu jika ditambahkan dengan korban meninggal terkonfirmasi suspek menjadi 125 orang se Lamongan. Terinci 52 orang meninggal terkonfirmasi positif Covid-19 dan 73 orang meninggal terkonfirnasi suspek.

Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Lamongan, M. Taufiq mengatakan kebanyakan korban meninggal karena Cpvid-19 disebabkan sebelumnya pasien memiliki penyakit bawaan dan berusia 50 tahun ke atas.

‘’Mestinya masyarakat tetap waspada dan disiplin menjalankan protokoler kersehatan. Orang menganggap new normal seperti normal biasanya tanpa memedulikan ancaman pandemic. Padahal pandemic Covid-19 ini belum berakhir, ‘’ katanya.

Gencar Sebar Masker

Sementara itu Bupati Lamongan, Fadeli, bersama anggota Forum Komunikasi Pimpinan daerah (Forkompimda) gencar berupaya mencegah pandemi Covid-19 dengan menyebar masker kepada masyarakat.

Proses pemakaman warga meningga tyang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kecamatan Deket. 

Lewat cara apapun. Ada yang langsung door to door seperti yang dilakukan di Desa Sidorejo, Kecamatan Deket. Sehari kemudian, Sabtu (8/8/2020) melalui cara bersepeda atau gowes bareng selanjutnya membagikan masker kepada masyarakat.

‘’Kita imbau kepada masyarakat jangan lupa memakai masker. Kapan saja di mana saja pakai masker. Ini demi menjaga kesehatan bersama. Dengan memakai masker penularan corona ini bisa dicegah, ‘’ tandasnya.

Sepanjang rute gowes yang dilalui, pihak Polres Lamongan menyertai kegiatan itui dengan bagi-bagi bingkisan, Utamanya kepada pengemis atau pengamen jalanan serta warga kurang mampu yang dijumpai. (ron)

 

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 15:10 WIB | Peristiwa

Awas, Jukir mBetik Bakal Disanksi. Pemkab Sidoarjo Seriusi Parkir DigitalĀ 

Oknum jukir nakal di Sidoarjo bakal disanksi, seiring penerapan parkir digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 14:42 WIB | Ekonomi

Petikemas Internasional TTL Melonjak 78,69 Persen, Tembus 389 Ribu TEUs

Arus petikemas internasional Terminal Teluk Lamong mencapai 389.682 TEUs hingga Agustus 2026, meningkat 78,69 persen secara tahunan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 08:48 WIB | Pendidikan

Unibraw dan BRIN Ubah Limbah Pertanian Jadi Produk Kimia Bernilai Tambah

UB dan BRIN kolab kembangkan limbah pertanian jadi produk kimia. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 06:40 WIB | Peristiwa

Terminal Teluk Lamong Surabaya Raih Prestasi Internasional

Dalam ajang GPF Awards 2026 Singapura, anak perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas, PT Terminal Teluk Lamong sukses meraih dua penghargaan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Bunda Jelita, Tak Sekedar Berburu Tren. TP PKK Surabaya Bakal Dampingi Keluarga Bumil Hingga Lahiran

Pemkot dan TP PKK Surabaya dampingi keluarga Bumil hingga lahiran lewat Bunda Jelita. ...