x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Mereka yang Diijinkan Lakukan Perjalanan

Avatar bukti.id

Peristiwa

Jakarta, bukti.id – Jangan pernah memaksa untuk melakukan mudik Lebaran tahun ini, jika Anda tidak ingin mendapatkan kesulitan. Petugas akan memaksa Anda putar balik. Pulang.

Ini karena Korps Lalu Lintas Polri bakal memutarbalik semua kendaraan yang nekat pergi mudik Lebaran 2021.

Bahkan, Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Korps Lalu Lintas (Korlantas) Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Rudi Antariksawan menegaskan, kebijakan putar balik itu sebagai tindak lanjut atas perintah pemerintah yang melarang masyarakat untuk mudik.

Karena itu, Polisi mensiagakan 333 titik sekat di seluruh wilayah di Indonesia.

“Yang melintas diperiksa, diputarbalikkan,” ucap Rudi kepada jurnalis, Senin (5/4/2021).

Namun, tidak semua kendaraan dilarang mengaspal selama larangan mudik diberlakukan. Kendaraan barang dan masyarakat yang memiliki kepentingan khusus, diijinkan melanjutkan perjalanan.

“Yang boleh jalan itu adalah orang yang dalam keadaan dinas, mendesak, ada surat tugasnya. Kalau dia mungkin orang tuanya sakit keras, atau mau melayat itu ada surat keterangan dari lurah bisa itu. Jadi semua yang mau lewat kami putarbalikan, kecuali kendaraan barang, semua kami cegah,” urai Rudi.

Siagakan 333 Titik Sekat Cegah Pemudik

Sebelumnya, Kepala Korlantas Polri, Inspektur Jenderal Istiono menyebutkan jika Polri mensiagakan 333 titik penyekatan yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia.

Penyekatan dilakukan untuk memastikan masyarakat tidak melakukan perjalanan mudik Lebaran 2021, sesuai aturan pelarangan pemerintah.

“Baik di jalur arteri maupun jalur tol. Baik menuju Jawa maupun menuju luar Jawa. Sebanyak 333 titik ini terutama dari Jakarta menuju Jawa Barat dan Jawa Tengah," ujar Istiono melalui keterangan tertulis, Jumat (2/4/2021).

Terkait titik sekat, Istiono akan menyiapkan aturan khusus untuk diterapkan personel di lapangan.

“Larangan mudik oleh pemerintah dilakukan lantaran masih dalam situasi pandemi Covid-19,” ujar dia.

Mengutip data Gugus Tugas Covid-19, bahwa setiap ada libur panjang, kasus positif Covid-19 selalu naik. Data menunjukkan bahwa setiap libur panjang itu terjadi peningkatan penularan Covid-19 yang cukup signifikan.

“Tidak ada kata lain adalah kita harus antisipasi semuanya,” tutup Istiono. (pra)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Selasa, 21 Jul 2026 05:45 WIB | Hukum

Jual Kosmetik asal Cina Tanpa Izin BPOM, Sidang Jefry Berlanjut

Sidang perkara penjualan obat tanpa ijin edar BPOM, dengan terdakwa Jefry tetap berlanjut. ...
Senin, 20 Jul 2026 17:05 WIB | Hukum

Perkara Agustin Widyawati dan Ranto Hensa Barlin Sidauruk Berlanjut, Usai Perlawanan Dakwaan Ditolak Hakim

Hakim PN Surabaya tolak pengajuan terdakwa Agustin dan Ranto dalam perkara penipuan ...
Minggu, 19 Jul 2026 08:34 WIB | Peristiwa

Tokoh Penggerak UMKM Ari Prabowo Berjanji Sinergikan Pariwisata dan UMKM

Jadi Ketum GEMI, Ari berjanji sinergikan pariwisata dan UMKM. ...
Sabtu, 18 Jul 2026 11:42 WIB | Peristiwa

Sah. Ari Prabowo Terpilih Jadi Ketum MANTRA periode 2026–2031

Munas I MANTRA sepakat memilih Ari Prabowo sebagai Ketum MANTRA periode 2026-2031. ...
Sabtu, 18 Jul 2026 08:08 WIB | Peristiwa

MANTRA Gelar Munas I di Surabaya. Fokus Tingkatkan Kualitas SDM Konstruksi

Munas I Mantra momen penting bagi pekerja konstruksi Indonesia. ...
Jumat, 17 Jul 2026 05:10 WIB | Peristiwa

Urai Kemacetan Gedangan. Sidoarjo Bakal Miliki Flyover di Lokasi ini

Urai kemacetan di Gedangan, Pemkab Sidoarjo bakal bangun flyover. ...