x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Polisi Turun Tangan. Pejabat BPJS Kesehatan Diperiksa

Avatar bukti.id

Hukum

Jakarta, bukti.id – Buntut bocornya 279 juta data di forum internet, seorang pejabat bidang teknologi informasi BPJS Kesehatan diperiksa Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, terkait manajemen data kepesertaan.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri, Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol Rusdi Hartono tak merinci identitas pejabat yang diperiksa tersebut. Namun dirinya memastikan pemeriksaan dilakukan untuk mengklarifikasi pengaturan data di BPJS Kesehatan.
“Tentunya Polri perlu mengetahui bagaimana, juga aplikasi-aplikasi apa saja yang ada di sana,” kata Rusdi kepada jurnalis di Mabes Polri, Jakarta, Senin (24/5/2021).
Rusdi mengatakan bahwa pemeriksaan itu sudah berlangsung sejak pukul 10.30 WIB dan belum rampung. Pemeriksaan ini akan membantu penyidik menuntaskan kasus dugaan kebocoran data dari peserta BPJS Kesehatan.
Kelanjutan dari kasus ini, ujar Rusdi, akan ditentukan pasca-proses klarifikasi sebagai data awal rampung.
“Makanya Polri minta klarifikasi dulu untuk memperjelas apa dan bagaimana teknologi informasi di BPJS Kesehatan hari ini. Setelah mendapatkan informasi itu, tentu penyidik akan mempersiapkan langkah lanjutan untuk menuntaskan kasus tersebut,” tandas Rusdi.
Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan informatika (Kominfo) telah memblokir situs forum yang membocorkan 279 data kependudukan warga negara Indonesia (WNI) di Raid Forum.
Juru Bicara Kominfo, Dedy Permadi menyebut, langkah itu dilakukan karena Raid Forums telah melanggar hukum. Pemblokiran juga dilakukan guna mencegah kebocoran data penduduk meluas.
“Raid Forums teridentifikasi sebagai forum yang banyak menyebarkan konten yang melanggar perundang-undangan di Indonesia, sehingga website tersebut, termasuk akun bernama Kotz sedang dilakukan proses pemblokiran,” papar Dedy dalam keterangan tertulis di situs resmi Kominfo, Sabtu (22/5/2021).
Kominfo juga memblokir tautan bayfiles.com, mega.nz, dan anonfiles.com. Tiga tautan itu sebelumnya digunakan untuk mengunduh data penduduk yang bocor. (edd)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Minggu, 18 Okt 2026 13:30 WIB | Peristiwa

BRIN Dorong Energi Terbarukan agar Kualitas Hasil Panen dan Tangkapan Ikan Optimal

BRIN dorong pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung proses pascapanen di sektor perkebunan dan perikanan. ...
Minggu, 18 Okt 2026 10:25 WIB | Peristiwa

Pelatihan Jurnalistik Batch#3. Kolab GMNI Surabaya Raya dan RLD Asah Nalar Kritis Berbasis Fakta

Pelatihan Jurnalistik Batch #3 kolaborasi DPC GMNI Surabaya Raya dan Rumah Literasi Digital di The Alana Hotel. ...
Minggu, 18 Okt 2026 08:15 WIB | Hukum

Kasus Korupsi Bupati Klaten. KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Rp934 Juta

Drama lanjutan OTT di Klaten, penyidik KPK sita sebuah tong biru yang berisi uang Rp934 juta. Uang hasil korupsi? ...
Minggu, 18 Okt 2026 07:42 WIB | Ekonomi

Warga Jawa Timur Tak Perlu Cemas Soal BBM. Wagub Emil Pastikan Stok Aman

Wagub Emil: stok BBM di Jawa Timur dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. ...
Minggu, 18 Okt 2026 05:10 WIB | Ekonomi

Pemkab Lamongan Yakin, 2026 Produksi Padi Melimpah

Pada 2026, Pemkab Lamongan yakin mampu menghasilkan produksi padi melampaui capaian tahun sebelumnya, mencapai sekitar 1,335 juta ton. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...