x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Prabowo Bilang Banyak yang Harus Diganti. Puan Minta Jangan Beli Bekas

Avatar bukti.id

Pemerintahan

Jakarta, bukti.id – Minggu terakhir ini, masalah alat utama sistem senjata (alutsista) menjadi topik bahasan utama di kalangan elit pemangku jabatan negeri ini.
Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto mengaku bahwa banyak alutsista yang kudu diganti karena sudah tergolong tua. Termakan usia.
“Sebagai mana diketahui, banyak alutsista kita sudah tua, sudah saatnya memang mendesak harus diganti,” kata Prabowo usai Rapat Kerja dengan Komisi I DPR RI di Senayan, Rabu (2/6/2021).
Prabowo berujar,“Kebutuhan-kebutuhan sangat penting dan kita siap menghadapi dinamika lingkungan startegis yang berkembang dengan sangat pesat,”.
Karenanya, Kementerian Pertahanan (Kemhan) saat ini serius menggodok anggaran pengadaan alutsista milik TNI bersama pihak-pihak terkait. Pembahasan anggaran tersebut pun dijelaskan Prabowo di hadapan Komisi I.
“Rencana ini masih kita godok bersama Bapennas, bersama Kemenkeu, dan pemangku-pemangku kepentingan lainnya,” tukas menteri yang pernah mencalonkan dirinya sebagai Presiden RI itu.

Puan: Jangan Beli Bekas

Rencana pembelanjaan alutsista juga mendapat perhatian khusus kalangan dewan.
Ketua DPR RI, Puan Maharani meminta pembelian alutsista bukanlah barang bekas.
Puan, mengacu pada tragedi tenggelamnya Kapal Selam KRI Nanggala 402, di perairan Bali waktu lalu.

Puan Maharani dan Prabowo Subianto dalam sebuah kesempatan (foto: net)

“Sejak peristiwa KRI Nanggala, saya minta dan usulkan agar alutsista apa yang akan kita beli bukan barang bekas,” ujar Puan, melalui rilis kuliah umum di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal), Jakarta, Rabu (2/6/2021).
Membangun pertahanan negara, papar Puan, membutuhkan cara pandang geopolitik yang menempatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai negara kepulauan. Sehingga kebijakan strategis pertahanan negara juga diarahkan pada pembangunan pertahanan maritim Indonesia.
“Maka pembangunan kekuatan TNI AL sebagai komponen utama pertahanan negara di laut, sekaligus sebagai salah satu komponen kekuatan maritim, adalah suatu kebutuhan dalam pembangunan pertahanan Negara,” ungkap Puan.
Puan memastikan jika DPR RI mendukung upaya membangun kekuatan TNI untuk melaksanakan pertahanan negara.
Menurut Puan, salah satu upaya negara untuk memenuhi ketersediaan peralatan pertahanan adalah dengan memperkuat Industri Pertahanan sesuai UU No 16 Tahun 2012 tentang Industri Pertahanan.
“Kekuatan pertahanan negara juga sangat membutuhkan sumber daya manusia, prajurit TNI, yang tidak hanya andal tetapi juga memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi,” ungkap politisi PDI Perjuangan itu. (hed)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Minggu, 18 Okt 2026 13:30 WIB | Peristiwa

BRIN Dorong Energi Terbarukan agar Kualitas Hasil Panen dan Tangkapan Ikan Optimal

BRIN dorong pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung proses pascapanen di sektor perkebunan dan perikanan. ...
Minggu, 18 Okt 2026 10:25 WIB | Peristiwa

Pelatihan Jurnalistik Batch#3. Kolab GMNI Surabaya Raya dan RLD Asah Nalar Kritis Berbasis Fakta

Pelatihan Jurnalistik Batch #3 kolaborasi DPC GMNI Surabaya Raya dan Rumah Literasi Digital di The Alana Hotel. ...
Minggu, 18 Okt 2026 08:15 WIB | Hukum

Kasus Korupsi Bupati Klaten. KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Rp934 Juta

Drama lanjutan OTT di Klaten, penyidik KPK sita sebuah tong biru yang berisi uang Rp934 juta. Uang hasil korupsi? ...
Minggu, 18 Okt 2026 07:42 WIB | Ekonomi

Warga Jawa Timur Tak Perlu Cemas Soal BBM. Wagub Emil Pastikan Stok Aman

Wagub Emil: stok BBM di Jawa Timur dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. ...
Minggu, 18 Okt 2026 05:10 WIB | Ekonomi

Pemkab Lamongan Yakin, 2026 Produksi Padi Melimpah

Pada 2026, Pemkab Lamongan yakin mampu menghasilkan produksi padi melampaui capaian tahun sebelumnya, mencapai sekitar 1,335 juta ton. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...