x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Sandiaga Uno: Ekonomi Syariah Perlu Diperjuangkan

Avatar bukti.id

Ekonomi

Jakarta, bukti.id – Pandemi Covid-19 membuktikan prinsip ekonomi yang baik bisa memberikan keleluasaan kepada para usahawan yang sedang membutuhkan. Ekonomi yang baik adalah yang mempunyai kelebihan membantu yang kekurangan, berkecukupan membantu yang memerlukan bantuan. Hal tersebut diungkapkan Sandiaga Uno.

"Lembaga keuangan mikro syariah jadi fasilitatornya. Pada masa pandemi Covid-19 jadikan lembaga keuangan mikro syariah punya tempat," kata Sandiaga dalam keterangan di Jakarta, Jumat (1/5/2020)

Sandiaga mengatakan, lembaga keuangan mikro syariah harus benar-benar menjalankan prinsip kesyariahannya. Menurutnya, hal itu harus diimplementasikan mengingat saat ini ekonomi di Indonesia penuh dengan ketidakpastian akibat pandemi Covid-19.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, lembaga keuangan mikro syariah harus berkeadilan pada saat sekarang ini. Anggota jangan ditekan sebab dalam prinsip syariah anggota yang tidak bisa membayar cicilan harus dilakukan penjadwalan ulang.

Dia berpendapat, social investor juga harus dilibatkan kanena banyak lembaga keuangan yang saat ini berubah menjadi lembaga sosial. Dia mengatakan, lembaga tersebut memiliki banyak orang yang memiliki banyak dana.

Sehingga, lanjutnya, dapat mengajak masyarakat yang mempunyai dana untuk membantu sektor lain seperti mengadakan berbagai macam donasi dan investasi. Dia berharap, pandemi ini dapat mengubah portfolio serta prinsip ekonomi yang saat ini menurutnya lebih cenderung ke arah ekonomi berbasis kapitalis.

"Mari kita gunakan keadaan ini sebagai pengingat kita dan kita yakin bahwa keadaan ini semoga cepat berlalu," tegas Ketua Umum Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 ini.

Sandiaga mengungkapkan, kondisi ekonomi keluarga Indonesia di tengah pandemi Covid-19 terus menurun. Dia menduga kondisi ini akan terjadi dalam waktu yang panjang. Berdasarkan survei yang dia lakukan, 67 persen masyarakat merasa perekonomian keluarganya semakin hari semakin memburuk. Pandemi telah mengakibatkan setidaknya 1,2 juta pekerja dirumahkan dan terancam PHK. Sebanyak 25 persen dari masyarakat Indonesia menyatakan sudah tidak sanggup lagi memenuhi kebutuhan pokok tanpa pinjaman.

Sandiaga juga memaparkan, berdasarkan survei tersebut, masyarakat yang hanya cukup memenuhi kebutuhan pokoknya selama sepekan hanya berjumlah 20 persen. Sementara itu, yang sanggup memenuhi kebutuhan pokok tanpa meminjam hanya sebesar 33 persen. Selanjutnya, masyarakat yang masih memiliki tabungan hanya berjumlah 20 persen.

"Kondisi masyarakat saat ini sudah makan pinjaman. Kalau tidak ada yang memberikan pinjaman, mereka tidak bisa memenuhi kebutuhan pokok," pungkas Sandi. (hae)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 15:10 WIB | Peristiwa

Awas, Jukir mBetik Bakal Disanksi. Pemkab Sidoarjo Seriusi Parkir DigitalĀ 

Oknum jukir nakal di Sidoarjo bakal disanksi, seiring penerapan parkir digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 14:42 WIB | Ekonomi

Petikemas Internasional TTL Melonjak 78,69 Persen, Tembus 389 Ribu TEUs

Arus petikemas internasional Terminal Teluk Lamong mencapai 389.682 TEUs hingga Agustus 2026, meningkat 78,69 persen secara tahunan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 08:48 WIB | Pendidikan

Unibraw dan BRIN Ubah Limbah Pertanian Jadi Produk Kimia Bernilai Tambah

UB dan BRIN kolab kembangkan limbah pertanian jadi produk kimia. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 06:40 WIB | Peristiwa

Terminal Teluk Lamong Surabaya Raih Prestasi Internasional

Dalam ajang GPF Awards 2026 Singapura, anak perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas, PT Terminal Teluk Lamong sukses meraih dua penghargaan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Bunda Jelita, Tak Sekedar Berburu Tren. TP PKK Surabaya Bakal Dampingi Keluarga Bumil Hingga Lahiran

Pemkot dan TP PKK Surabaya dampingi keluarga Bumil hingga lahiran lewat Bunda Jelita. ...