x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Penetapan PMK Sebagai Wabah Nasional

Avatar bukti.id

Peristiwa

Jakarta, bukti.id – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI), Ryano Pandjaitan, mendesak pemerintah untuk menetapkan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ini sebagai wabah nasional. Karena PMK diketahui semakin menyebar di sejumlah wilayah di Indonesia. Hal itu diminta agar penanganan penyakit ini bisa lebih maksimal.

“Kami meminta pemerintah segara menetapkan status wabah nasional agar penanganan ini bisa lebih maksimal dan dari pemerintah pusat punya kendali dalam penanganan wabah ini. Kami sudah melihat banyak sekali peternak kecil maupun besar yang terdampak karena wabah PMK,” ujar Ryano dalam rilisnya , Selasa (14/6/2022).

Selain berdampak terhadap peternak, lanjut Ryano, wabah ini menyebabkan penjualan daging sapi di beberapa daerah mengalami penurunan akibat kekhawatiran masyarakat.

“Dampak lain yang belum terasa di masyarakat namun sudah dirasakan peternak adalah produksi susu sapi yang juga anjlok, yang jika tidak segera ditangani akan berdampak pada kelangkaan susu,” kata dia.

Ryano menyebutkan, pihaknya menerima informasi serapan susu lokal oleh salah satu industri pengolahan susu di Jawa Timur berkurang sebesar 230 ton dalam satu hari.

“Bahkan salah satu koperasi susu sapi terbesar di Jawa Timur sudah mengalami penurunan produksi sebesar 48 ton per hari yang tentu saja menimbulkan keresahan terutama bagi peternak sapi kecil yang menjadikan beternak susu sapi sebagai pekerjaan utama,” urai dia.

Selain meminta PMK dijadikan sebagai wabah nasional, KNPI juga mengusulkan agar pemerintah mengambil beberapa tindakan lain.

Di antaranya membentuk satuan tugas khusus menangani wabah PMK, menunjuk juru bicara pemerintah untuk penanganan wabah PMK, memastikan ketersediaan obat PMK untuk semua, menyiapkan program bantuan kepada peternak kecil dan besar, memastikan pasokan daging dan stabilitas harga daging menjelang hari raya Iduladha, dan menyiapkan serta mendorong industri yang memproduksi obat PMK dalam negeri sebagai langkah mitigasi di masa depan.

“Tentu kita tidak ingin wabah ini terjadi lagi, tapi kita perlu mitigasi agar jika suatu saat terjadi wabah lagi, kita sudah siap. Sejak tahun 1990an kita sudah bebas dari PMK, sekarang muncul lagi. Dan kita tidak siap. Ini pembelajaran penting buat kita bersama untuk menyiapkan mitigasi,” harap Ryano.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pihaknya mengalokasikan khusus anggaran Rp180 miliar untun penanganan wabah PMK. Mulai dari tracing (pelacakan), penanganan, hingga pemberian vaksin kepada hewan ternak.

“Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku tahun 2022, untuk mengakselerasi dan mendukung pelaksanaan kegiatan di lapangan, maka dirancang khusus alokasi anggaran sebesar Rp180.78 miliar rupiah untuk penanganan PMK, dari alokasi internal Dirjen PKH, dan dari eksternal,” ungkap Syahrul Yasin Limpo, saat melakukan rapat kerja bersama Komisi IV DPR, Senin (13/6/2022).

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi, meminta penanganan kasus PMK ditangani secara cepat dan tepat, mengingat masyarakat akan merayakan Idul Adha 2022.

“Seluruh skenario yang dibuat untuk penanganan PMK harus dibuat secara detail, komprehensif termasuk pembiayaannya, dan harus dilakukan secara cepat, karena kita berpacu dengan waktu, apalagi Idul Adha tinggal beberapa hari lagi, ini fokus utama karena penyelematan ekonomi rakyat,” kata Dedi. (pras)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Minggu, 18 Okt 2026 13:30 WIB | Peristiwa

BRIN Dorong Energi Terbarukan agar Kualitas Hasil Panen dan Tangkapan Ikan Optimal

BRIN dorong pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung proses pascapanen di sektor perkebunan dan perikanan. ...
Minggu, 18 Okt 2026 10:25 WIB | Peristiwa

Pelatihan Jurnalistik Batch#3. Kolab GMNI Surabaya Raya dan RLD Asah Nalar Kritis Berbasis Fakta

Pelatihan Jurnalistik Batch #3 kolaborasi DPC GMNI Surabaya Raya dan Rumah Literasi Digital di The Alana Hotel. ...
Minggu, 18 Okt 2026 08:15 WIB | Hukum

Kasus Korupsi Bupati Klaten. KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Rp934 Juta

Drama lanjutan OTT di Klaten, penyidik KPK sita sebuah tong biru yang berisi uang Rp934 juta. Uang hasil korupsi? ...
Minggu, 18 Okt 2026 07:42 WIB | Ekonomi

Warga Jawa Timur Tak Perlu Cemas Soal BBM. Wagub Emil Pastikan Stok Aman

Wagub Emil: stok BBM di Jawa Timur dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. ...
Minggu, 18 Okt 2026 05:10 WIB | Ekonomi

Pemkab Lamongan Yakin, 2026 Produksi Padi Melimpah

Pada 2026, Pemkab Lamongan yakin mampu menghasilkan produksi padi melampaui capaian tahun sebelumnya, mencapai sekitar 1,335 juta ton. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...