x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Rontok Sebelum Bertarung. Tak Bisa Ikuti Tahapan Lanjutan

Avatar bukti.id

Pemilu

Banyuwangi, bukti.id – Terjadi fenomena menarik di kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Banyuwangi. Sejumlah peserta bakal calon legislatif 2024 menyatakan mundur. Mereka tak bisa melanjutkan ‘pertarungan’ lima tahunan tersebut.

Kejadian itu diamini anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi, Ari Mustofa. KPU Banyuwangi, kata Ari, telah menerima surat pemberitahuan pengunduran diri sejumlah bakal calon legislatif (bacaleg). Padahal, nama-nama mereka sudah masuk dalam Daftar Caleg Sementara (DCS).

“Bacaleg yang mengirimkan surat pemberitahuan pengunduran diri itu berasal dari Partai Bulan Bintang (PBB), sedangkan satu bacaleg lagi dari partai yang berbeda masih tahap konsultasi ke KPU Banyuwangi,” ujar Ari.

“Kami menerima surat pemberitahuan atau surat tembusan pengunduran bacaleg dari Partai Bulan Bintang, sedangan satu bacaleg lagi masih tahap konsultasi kepada kami terkait pengunduran diri dari caleg,” imbuh dia, Rabu (6/9/2023).

Menurut Ari, untuk mekanisme pengunduran bacaleg dari kontestasi Pemilu 2024, ranahnya ada pada partai politik. Sebab bacaleg yang bersangkutan diajukan oleh partai politik.

Nantinya, tandas Ari, jika disetujui oleh partai politik pengusung, proses pergantianya pada tanggal 14-20 September yang memang tahapan pergantian bacaleg sebelum ditetapkan menjadi DCT.

“Sebenarnya kalau di tahapan itu berbunyi karena tanggapan masyarakat, cuma partai itu berhak untuk mencalonkan atau tidak mencalonkan bacalegnya. Sehingga tanggal 14-20 September itu waktu bagi partai politik untuk menganti bacalegnya,” jelas dia.

Dirinya mengaku tidak bisa memastikan, apakah pengunduran diri sejumlah bacaleg ini ada kaitanya dengan putusan MA tentang keterwakilan 30 persen kuota perempuan tersebut.

Ari bilang, alasan yang diajukan ke KPU Banyuwangi, bahwa bacaleg yang bersangkutan tidak sanggup lagi untuk mengikuti tahapan Pemilu 2024 sebagai caleg kedepannya.

“Saya tidak tahu persis alasan mereka mundur dari pencelegan ini, padahal kan sudah masuk DCS. Tapi mereka mengutarakan karena tidak sangup mengikuti tahapan Pemilu 2024 ini,” sergah dia.

Ditambahkan, untuk proses pergantian bacaleg yang mengundurkan diri, persyaratannya sama seperti bacaleg yang lainya, yaitu harus lengkap persyaratan adminsitrasinya.

Jika tidak lengkap, kata Ari, maka dianggap bacaleg penganti tidak memenuhi syarat (TMS). Sehingga kuota caleg dari partai asal bacaleg tersebut akan kosong, tidak mempunyai caleg yang maju dalam Pemilu 2024 mendatang.

“Untuk proses pergantian bacaleg persyaratanya tetap. Jika tahapan verifikasi nantinya tidak memenuhi syarat ya tidak bisa berarti gagal alias TMS,” pungkas Ari. (edd)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Minggu, 18 Okt 2026 13:30 WIB | Peristiwa

BRIN Dorong Energi Terbarukan agar Kualitas Hasil Panen dan Tangkapan Ikan Optimal

BRIN dorong pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung proses pascapanen di sektor perkebunan dan perikanan. ...
Minggu, 18 Okt 2026 10:25 WIB | Peristiwa

Pelatihan Jurnalistik Batch#3. Kolab GMNI Surabaya Raya dan RLD Asah Nalar Kritis Berbasis Fakta

Pelatihan Jurnalistik Batch #3 kolaborasi DPC GMNI Surabaya Raya dan Rumah Literasi Digital di The Alana Hotel. ...
Minggu, 18 Okt 2026 08:15 WIB | Hukum

Kasus Korupsi Bupati Klaten. KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Rp934 Juta

Drama lanjutan OTT di Klaten, penyidik KPK sita sebuah tong biru yang berisi uang Rp934 juta. Uang hasil korupsi? ...
Minggu, 18 Okt 2026 07:42 WIB | Ekonomi

Warga Jawa Timur Tak Perlu Cemas Soal BBM. Wagub Emil Pastikan Stok Aman

Wagub Emil: stok BBM di Jawa Timur dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. ...
Minggu, 18 Okt 2026 05:10 WIB | Ekonomi

Pemkab Lamongan Yakin, 2026 Produksi Padi Melimpah

Pada 2026, Pemkab Lamongan yakin mampu menghasilkan produksi padi melampaui capaian tahun sebelumnya, mencapai sekitar 1,335 juta ton. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...