x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Tagline Baru BKKBN, Dua Anak Lebih Sehat

Avatar bukti.id

Pemerintahan

Surabaya, bukti.id,- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) melakukan rebranding di tahun 2020 ini. Selain mengganti logo, BKKBN juga mengubah tagline dari dua anak lebih baik menjadi dua anak lebih sehat.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Sukaryo Teguh Santoso mengatakan untuk menyukseskan program bangga kencana, BKKBN melakukan rebranding. Ada bbeerapa prumahan yang dilakukan sebagai upaya peningkatan Sumber Daya Manusia di masa depan.

"Salah satunya dengan mengubah tagline atau slogan dari dua anak lebih baik menjadi dua anak lebih sehat," kata Sukaryo Teguh ditemui di kantornya, Rabu (26/08).

Pria yang akrab disapa Teguh ini menjelaskan, BKKBN sudah beberapa kali untuk melakukan perubahan tagline. Seperti diketahui, tagline dua anak cukup sudah sangat terkenal, lalu dua anak cukup laki perempuan sama saja juga sudah sangat dipahami oleh masyarakat Indonesia.

Perubahan tagline pun berubah seiring dengan perkembangan zaman. Teguh menjelaskan tagline baru dua anak lebih baik sudah mulai disosialisasikan beberapa tahun yang lalu.

"Dalam rangka rebranding, tagline dua anak lebih baik dinilai kurang mengena pada situasi dan kondisi saat ini. Maka dilakukan perubahan menjadi dua anak lebih sehat," ungkapnya.

Di beberapa daerah, sambung Teguh, tagline dua anak lebih baik kurang pas, sebab masih ada daerah yang luas dan jumlah penduduknya masih kurang. Sehingga ada kebijakan, jika memiliki anak lebih dari dua akan mendapatkan reward bahkan beasiswa dari pemerintah. Dari fenomena tersebut menjadi dasar perubahan tagline di atas.

"Tagline dua anak lebih sehat diharapkan akan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan baik kesehatan ibu maupun kesehatan anak-anak mereka," sambung Teguh.

Kata lebih sehat, ungkap Teguh, juga bisa diimplementasikan dengan sehatnya tingkat pendidikan, tingkat kesejahteraan keluarga sehingga akan tercipta keluarga yang harmonis yang terdiri dari SDM yang berkualitas.

Masih menurut Teguh, tantangan di masa depan tidak akan mudah, untuk itu, mulai sekarang Bangsa Indonesia harus mempersiapkan dan mencetak generasi yang berkualitas sebagai penerus pembangunan bangsa ini. (rhm)

Editor : Rahma

Artikel Terbaru
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 15:10 WIB | Peristiwa

Awas, Jukir mBetik Bakal Disanksi. Pemkab Sidoarjo Seriusi Parkir DigitalĀ 

Oknum jukir nakal di Sidoarjo bakal disanksi, seiring penerapan parkir digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 14:42 WIB | Ekonomi

Petikemas Internasional TTL Melonjak 78,69 Persen, Tembus 389 Ribu TEUs

Arus petikemas internasional Terminal Teluk Lamong mencapai 389.682 TEUs hingga Agustus 2026, meningkat 78,69 persen secara tahunan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 08:48 WIB | Pendidikan

Unibraw dan BRIN Ubah Limbah Pertanian Jadi Produk Kimia Bernilai Tambah

UB dan BRIN kolab kembangkan limbah pertanian jadi produk kimia. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 06:40 WIB | Peristiwa

Terminal Teluk Lamong Surabaya Raih Prestasi Internasional

Dalam ajang GPF Awards 2026 Singapura, anak perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas, PT Terminal Teluk Lamong sukses meraih dua penghargaan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Bunda Jelita, Tak Sekedar Berburu Tren. TP PKK Surabaya Bakal Dampingi Keluarga Bumil Hingga Lahiran

Pemkot dan TP PKK Surabaya dampingi keluarga Bumil hingga lahiran lewat Bunda Jelita. ...