x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Biaya Pendidikan dan Perawatan Picu Inflasi Jatim Agustus 2020

Avatar bukti.id

Ekonomi

Surabaya, bukti.id - Kelompok pengeluaran pendidikan dan kelompok perawatan pribadi memberi kontribusi signifikan terhadap kenaikan tingkat inflasi Provinsi Jawa Timur. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim melaporkan Jatim mengalami inflasi sebesar 0,04 persen pada Agustus 2020.

"Inflasi Jatim dipicu adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran," kata Kepala BPS Jatim Dadang Hardiwan, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (2/9/2020).

Tercatat tiga kelompok pengeluaran tertinggi dari sektor kelompok pendidikan naik sebesar 0,33 persen, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya naik sebesar 1,91 persen dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,30 persen.

Selain itu kelompok pakaian dan alas kaki naik sebesar 0,07 persen, perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,02 persen, kelompok transportasi sebesar 0,25 persen,serta kelompok rekreasi, olahraga dan budaya naik sebesar 0,04 persen.

Sedangkan untuk kelompok yang mengalami deflasi masing-masing kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,81 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,01 persen, dan kesehatan sebesar 0,03 persen.

"Dari delapan kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Jawa Timur, menunjukkan adanya kenaikan harga di sebagian besar komoditas yang dipantau, sehingga hal ini mendorong terjadi kenaikan IHK sebesar 0,04 persen yaitu dari 104,08 poin pada Juli 2020 menjadi 104,12 pada Agustus 2020," kata Dadang.

Sementara itu, kata Dadang, dari delapan kota IHK di Jatim, tiga kota mengalami inflasi dan lima kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi di Surabaya sebesar 0,07 persen, diikuti Sumenep 0,03 persen, dan Kediri 0,02 persen.

Kota yang mengalami deflasi masing-masing Jember sebesar 0,11 persen, Probolinggo 0,07 persen, Malang 0,06 persen, Madiun 0,02 persen, dan Banyuwangi 0,01 persen.

"Jika dibandingkan tingkat inflasi tahun kalender (Januari - Agustus) 2020 di 8 kota IHK Jawa Timur sampai dengan bulan Agustus 2020, Jember merupakan kota dengan inflasi tahun kalender tertinggi yaitu mencapai 1,27 persen, sedangkan kota yang mengalami inflasi tahun kalender terendah adalah Surabaya yang mengalami inflasi sebesar 0,82 persen," katanya. (agt)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 15:10 WIB | Peristiwa

Awas, Jukir mBetik Bakal Disanksi. Pemkab Sidoarjo Seriusi Parkir DigitalĀ 

Oknum jukir nakal di Sidoarjo bakal disanksi, seiring penerapan parkir digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 14:42 WIB | Ekonomi

Petikemas Internasional TTL Melonjak 78,69 Persen, Tembus 389 Ribu TEUs

Arus petikemas internasional Terminal Teluk Lamong mencapai 389.682 TEUs hingga Agustus 2026, meningkat 78,69 persen secara tahunan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 08:48 WIB | Pendidikan

Unibraw dan BRIN Ubah Limbah Pertanian Jadi Produk Kimia Bernilai Tambah

UB dan BRIN kolab kembangkan limbah pertanian jadi produk kimia. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 06:40 WIB | Peristiwa

Terminal Teluk Lamong Surabaya Raih Prestasi Internasional

Dalam ajang GPF Awards 2026 Singapura, anak perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas, PT Terminal Teluk Lamong sukses meraih dua penghargaan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Bunda Jelita, Tak Sekedar Berburu Tren. TP PKK Surabaya Bakal Dampingi Keluarga Bumil Hingga Lahiran

Pemkot dan TP PKK Surabaya dampingi keluarga Bumil hingga lahiran lewat Bunda Jelita. ...