x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Penyaluran Zakat, Tak Timbulkan Kerumunan dan Terapkan Prokes Ketat

Avatar bukti.id

Religi

Jakarta, bukti.id – Karena pandemi Corona dan angka pasien Covid-19 belum bisa disebut aman, pemerintah terus mengimbau diterapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Imbauan ini juga berlaku pada saat penyaluran zakat yang bakal berlangsung dalam waktu dekat.

Karena itu, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan, agar penyaluran zakat yang dilakukan di berbagai tempat tidak sampai menimbulkan kerumunan. Diimbau panitia zakat di masjid dan mushala agar benar-benar menerapkan prokes ketat saat penerimaan dan penyaluran zakat.

“Pembagian zakat tidak boleh sampai membuat terjadinya kerumunan. Jangan sampai ada kejadian seperti tahun-tahun sebelumnya, di mana para mustahik berdesakan,” ujar Menag di Jakarta, saat Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 bersama Mendagri, Menhub, para kepala daerah, TNI/Polri, dan Kepala Satgas Covid-19 yang digelar secara virtual, belum lama ini.

Pejabat yang karib disapa Gus Yaqut mengatakan, Kemenag RI bakal memonitor dan berkoordinasi dengan para pengelola Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS), untuk memaksimalkan pelayanan melalui electronic channel dengan membuka rekening pembayaran zakat dari muzaki (orang yang membayar zakat).

“Jadi pembayaran zakat bisa dilakukan melalui electronic channel, sehingga muzaki tidak perlu datang secara fisik,” ucap dia.

Mendukung kebijakan tersebut Menag menerbitkan Surat Edaran Nomor 04 tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1442 H.

Sehingga Menag berharap kebijakan ini dapat menjadi panduan bagi perangkat daerah dan aparat keamanan, untuk melakukan penindakan bila mana ada pelanggaran protokol kesehatan.

“Kebijakan ini hanya akan jadi ‘macan kertas' bila mana tidak ada penegakkan di lapangan. Karenanya kami berharap kerja sama pemerintah daerah serta aparat keamanan untuk melakukan penindakan bila terjadi pelanggaran,” seru Gus Yaqut.

Bahkan, Menag meminta seluruh jajaran Kemenag di daerah untuk senantiasa melakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19 di daerah masing-masing. Khususnya untuk memantau protokol kesehatan pada setiap kegiatan peribadatan yang dilakukan umat. (hea)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Senin, 26 Okt 2026 21:18 WIB | Ekonomi

BRI HR Muhammad Surabaya Kenalkan BRImo dan Aset Lelang di Reuni Alumni UB

SURABAYA - BRI Branch Office (BO) HR Muhammad Surabaya memanfaatkan Reuni Alumni Universitas Brawijaya (UB) di Malang pada 24–25 Oktober 2026 untuk memperluas p ...
Sabtu, 24 Okt 2026 19:30 WIB | Peristiwa

Sinergi Pemprov dan Pedagang Kaki Lima Didorong Berlanjutan

APKLI Jatim bakal gelar pelantikan DPW dan pengukuhan 38 DPD se-Jatim. ...
Minggu, 18 Okt 2026 13:30 WIB | Peristiwa

BRIN Dorong Energi Terbarukan agar Kualitas Hasil Panen dan Tangkapan Ikan Optimal

BRIN dorong pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung proses pascapanen di sektor perkebunan dan perikanan. ...
Minggu, 18 Okt 2026 10:25 WIB | Peristiwa

Pelatihan Jurnalistik Batch#3. Kolab GMNI Surabaya Raya dan RLD Asah Nalar Kritis Berbasis Fakta

Pelatihan Jurnalistik Batch #3 kolaborasi DPC GMNI Surabaya Raya dan Rumah Literasi Digital di The Alana Hotel. ...
Minggu, 18 Okt 2026 08:15 WIB | Hukum

Kasus Korupsi Bupati Klaten. KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Rp934 Juta

Drama lanjutan OTT di Klaten, penyidik KPK sita sebuah tong biru yang berisi uang Rp934 juta. Uang hasil korupsi? ...
Minggu, 18 Okt 2026 07:42 WIB | Ekonomi

Warga Jawa Timur Tak Perlu Cemas Soal BBM. Wagub Emil Pastikan Stok Aman

Wagub Emil: stok BBM di Jawa Timur dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. ...