x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Airlangga Optimis Ekonomi RI Mampu Melaju Pesat di Level 7%

Avatar bukti.id

Ekonomi

Jakarta, bukti.id – Larangan mudik Lebaran 2021 rupanya tak berpengaruh secara signifikan terhadap sisi ekonomi Indonesia.

Buktinya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto tetap optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa kembali positif hingga level 7% pada kuartal II 2021. Hal itu didorong oleh beberapa kebijakan atau program yang dinilainya mampu mendorong perekonomian Indonesia.

“Kita optimistis, karena pelarangan mudik ini diikuti dengan kegiatan hari belanja online Ramadan yang Bangga Buatan Indonesia. Pemerintah juga memberikan beberapa stimulus, termasuk PPnBM di sektor otomotif dan properti,” ungkap menteri yang juga ditunjuk sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional itu.

Keyakinan Airlangga tersebut disampaikan dalam konferensi pers “Antisipasi Mobilitas Masyarakat dan Pencegahan Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Libur Lebaran,” secara virtual, Sabtu (15/5/2021).

Berbagai indikator juga makin memperkuat keyakinan Airlangga. Misalnya, Indeks Keyakinan Konsumen yang terus meningkat. Pada April 2021 sudah mencapai 101,5 yang masuk ke zona optimis (indeks >100), meningkat dibandingkan 93,4 pada bulan Maret 2021.

Selain itu Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada April 2021 tercatat di angka 54,6, meningkat dari rekor sebelumnya sebesar 53,2 di Maret 2021, dan merupakan rekor dalam dua bulan berturut-turut.

SPG di pameran automotif sebelum pandemi melanda Indonesia (foto: net) 

Meski ekonomi Indonesia di kuartal I 2021 masih terkontraksi 0,74%, namun kontraksi ini jauh membaik. Sebelumnya di triwulan II 2020, terjadi kontraksi ekonomi yang sangat dalam hingga 5,32%. Selanjutnya pada triwulan III 2020, masih terjadi kontraksi sebesar 3,49%, dan di triwulan IV 2020 terkontraksi 2,19%.

“Di kuartal II 2021, konsumsi akan terus kita dorong (pertumbuhannya) ke 6,9% sampai 7,9%. Konsumsi pemerintah kita dorong ke 7,6% sampai 7,9. Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) kita dorong ke 6,7% sampai 8,3%. Ekspor 10,5% sampai 12%, impor 9,5% sampai 14%, dan PDB-nya kita perkirakan bisa kita dorong di kisaran 7%,” papar dia.

Keyakinan pertumbuhan ekonomi di triwulan II 2021 bisa di atas 7% juga didasarkan pada low base effect, di mana pertumbuhan ekonomi triwulan II 2020 mengalami kontraksi yang dalam hingga 5,32%.

Ketika itu PDB harga konstannya di Rp2.589,8 triliun, turun dibandingkan triwulan II 2019 yang berada di level Rp2.735,2 triliun.

“Di kuartal II tahun lalu itu basisnya sudah rendah. Sedangkan di kuartal I 2021 ini sudah di Rp2.700-an triliun. Dengan basis yang rendah di kuartal II 2020, kenaikan sudah di atas sekitar 4,7%. Sehingga untuk mencapai 7% itu tinggal didorong sedikit lagi,” pungkas Airlangga. (hed)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Minggu, 23 Agu 2026 18:10 WIB | Peristiwa

Gempita HUT Kemerdekaan ke-81 RI di RW 16 Perum Sidokare Asri Sidoarjo

Warga RW 16 Perum Sidokare Asri Sidoarjo peringati HUT Kemerdekaan ke-81 RI dengan kegiatan sarat makna. ...
Minggu, 23 Agu 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Puluhan Jurnalis Adu Strategi agar Lawan Kalah Telak

ORADO Jatim gelar Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026. ...
Rabu, 19 Agu 2026 08:05 WIB | Peristiwa

Karnaval Kemerdekaan 2026. BRIN Pamer Inovasi Antariksa hingga Energi Lewat

BRIN turut meriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dalam acara “Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara". ...
Selasa, 18 Agu 2026 13:15 WIB | Peristiwa

Disdukcapil Surabaya Bakal Tertibkan Penghuni Kos Pakai Sistem Pelaporan

Disdukcapil Kota Surabaya siapkan sistem informasi untuk mendata dan melaporkan penghuni rumah kos. ...
Selasa, 18 Agu 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Polresta Sidoarjo Raih Penghargaan Pelayanan Perempuan dan Anak

Polresta Sidoarjo dapat kado istimewa dari Pemkab Sidoarjo saat HUT ke-81 Republik Indonesia. ...
Minggu, 16 Agu 2026 06:15 WIB | Peristiwa

GEMI Jatim Dorong Sinergi Pariwisata dan UMKM

GEMI Jatim terus berupaya kembangkan potensi pariwisata dan dorong UMKM daerah. ...