x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Alamak...Burung Merak di Alun Alun Lamongan Tak Kantongi Ijin

Avatar bukti.id

Nusantara

Lamongan, bukti.id – Merak hijau (Pavo.muticus) di Taman Wisata Kota Alun Alun Lamongan, Jawa Timur, tidak berijin. Ini terungkap setelah Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jawa Timur memindahkannya ke Maharani Zoo, kebun binatang di Pantura Lamongan.

Salah satu satwa langka dilindungi itu sebelumnya hidup memprihatinkan. Bulu ekor satwa jenis unggas berbulu indah itu, rontok. Khususnya bulu paniang warna-warni yang biasa terlihat untuk aksesoris reog.

“Memang benar, setelah kita cek burung merak ynang ada di sini tidak terdaftar,” kata Kasi Konservasi Wilayah 3 Surabaya BKSDA Jawa Timur.

Tapi, lanjut Guntoro, upaya memindahkan merak di Taman Wisata Kota Akun Alun Lamongan sejak Rabu (8/6/2021) itu bukan persaoalan perijinan.

Tidak juga, karena alasan kurang perawatan, Melihat luar kandang sudah sesuai. Menurut persyaratan, minimal luas 15 meter persegi.

“Tapi, semata-mata, demi penyelamatan. Karena merak ini sangat membutuhkan perawatan lebih baik,” katanya waktu itu.

Sebenarnya, masih menurut Guntoro, rontoknya merak di kandang satwa alun alun kota ini disebabkan karena sedang ngorak. Bulu rontok di waktu tertentu, khususnya jika sedang birahi.

“Sedang merak ini tidak ada pasangannya. Karena tidakbterslalurkan, akhirnya rontok. Jafi bukan karena faktor makanan, “ terangnya.

Hanya, begitu merak tersebut diboyong, kemungkinan besar burung merak itu tidak bakal dikembalikan lagi. Memang, kandang memadai. Tapi faktor lingkungan sangat berpengaruh.

“ Adapun kandang ini mepet jalan raya. Tentu bising dan mengganggu keberadaan merak. Sehingga, semisal ada betina dipastikan tidak bisa bercunbu “imbuh oegawai BKSDA lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lamongan Anang Taufiq mengatakan keberadaan merak tersebut belum lama dalam wewenang pemeliharaannya.

“ Sebelumnya dikelola dinas perkim. Baru lima bulan dilimpahkan. Karena itu kita juga baru tahu kalau ternyata tidak ada ijinnya. Ini sedang kita pelajari agar aman, “ tandasnya. (ron)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Selasa, 03 Nov 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Jangan Remehkan Temulawak. Ini Hasil Penelitian BRIN

BRIN kembangkan bahan aktif antibakteri dari temulawak dengan mengombinasikan melalui teknologi berbasis nanoteknologi. ...
Selasa, 03 Nov 2026 17:30 WIB | Peristiwa

Pembangunan Inklusif. Lamongan Gencarkan Program Responsif Gender

Lamongan terus perkuat komitmen wujudkan pembangunan inklusif dan berkeadilan melalui strategi PUG. ...
Selasa, 03 Nov 2026 09:10 WIB | Peristiwa

Nggak Disiplin, 15 PPPK Paruh Waktu Pemkab Sidoarjo Tak Diperpanjang Kontrak

Dinilai tidak disiplin, 15 orang PPPK paruh waktu di lingkup Pemkab Sidoarjo, tidak dipanjangan kontraknya.  ...
Selasa, 03 Nov 2026 07:05 WIB | Wakil Rakyat

DPR RI Dorong Sertifikasi TKDN untuk Perluas Pasar IKM Sidoarjo

Pentingnya TKDN bagi IKM Sidoarjo agar mampu tembus pasar pengadaan pemerintah.  ...
Senin, 02 Nov 2026 15:15 WIB | Peristiwa

BRIN Minta Petani Waspadai Begomovirus yang Bisa Ancam Produksi Sayuran

BRIN ingatkan petani Indonesia meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Begomovirus, yang berpotensi mengganggu produksi hortikultura. ...
Senin, 02 Nov 2026 09:30 WIB | Peristiwa

Malang Autism Center. 11 Tahun Sahabat Bagi Anak Autisme melalui OTA

Selama 11 tahun Malang Autism Center kian memperkuat komitmen memberikan layanan terapi dan pendampingan bagi anak dengan autisme.  ...