x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Penangkapan Dua Terduga Teroris di Lamongan. Ustadz DP dan Dokter AG

Avatar bukti.id

Peristiwa

Lamongan, bukti.id – Kabar penangkapan dua orang terduga teroris asal Lamongan, Jawa Timur, bukan isapan jempol. Benar adanya. Bahkan, siapa jati diri keduanya, terkuak.

Informasi diperoleh bukti.id menyebutkan, pastinya ke dua terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, Minggu sore ((15/8/2021) itu, kelompok Jamaah Islamiyah (JI) dan mantan narapidana teroris (napiter).

Ustadz Dp, salah seorang pengasuh salah satu pondok pesantren di Kecamatan Brondong, Lamongan, pernah menjalani hukuman enam tahun penjara karena terkait kasus bom Bali I. Hukuman itu lebih berat tiga tahun dari tuntutan yang diajukan jaksa.

“Sementara dokter Ag, dia juga napiter. Beliau ditangkap di Malaysia dan ditahan di Indonesia. Dokter Agus saat itu mau ke Syria," terang Ali Fauzi.

Ali Fauzi sendiri, adalah adik trio bomber kasus bom Bali I. Yakni, Ali Ghufron dan Amrozi, yang telah dieksekusi mati. Serta Ali Imron, napiter seumur hidup.
Ali Fauzi, juga mantan kombatan yang sudah malang melintang di Ambon dan Poso.

Tapi, dia sudah kembali ke NKRI. Dia kemudian mendirikan Yayasan Lingkar Perdamaian. Berkantor, di desa kelahirannya, di Desa Tenggulin, Kecamatan Solokuro, Lamongan.

Beranggotakan sejumlah napiter dan mantan kombatan. Baik yang terlibat kasus lama, maupun napiter kasus baru. Karena setiap ada napiter yang keluar penjara pasti di dekati. Untuk masuk ke Lingkar Perdamaian, untuk diajak sadar dan insyaf dan segera kembali ke NKRI.

"Tapi, tidak semua mereka mau. Ada yang tidak. Justru itu tantangan kami, dan kami tetap bersaudara, " imbuhnya.

Disinggung soal Ustadz Dp dan dokter Ag, sama-sama napiter dan kebetulan tinggal di Lamongan, apakah keduanya tidak atau setidaknya pernah tergabung di Lingkar Perdamaian?

Ali Fauzi kepada bukti.id, Selasa (17/8/2021) malam menegaskan bahwa keduanya tidak pernah bergabung.

"Bahkan, bisa dibilang Ustad Dp itu anti dengan Lingkar Perdamaian, " ungkapnya.

Ali Fauzi saat diwawancarai jurnalis luar negeri. (Dok pribadi)

Adapun soal penangkapan Ustad Dp dan dokter Ag, Ali Fauzi menduga keduanya terkait dengan penangkapan beberapa terduga teroris lainnya di sejumlah daerah belakangan ini.

Seperti di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Surabaya dan Malang. Adapun Lamongan sendiri ternyata juga masih ada, itu karena diyakini aparat sendiri sudah tahu mapingnya.

Kalaupun mantan napiter, masih ditangkap lagi, ditegaskan Ali Fauzi, karena dia menikai petugas atau Densus 88 dipastikan tidak ngawur. Tentu sudah tahu mapingnya.

“Dan, lebih detil lagi pasti sudah ada delik kasus yang disangkakan kepada keduanya. Jadi tidak ngawur," tegasnya.

Pastinya, lanjut Manzi, sapaan akrabnya, pada 2021 Densus 88 fokus melakukan penangkapan anggota JI yang masih aktif. Tiga bulan lalu ada penangkapan 22 teroris, pimpinan Fahin di Surabaya. Ditambah empat orang di Bojonegoro dan beberapa orang di Solo.

"Jadi praktis ini pemain JI lama yang eksis kembali, muncul kembali,” tuturnya.

Kembali menyinggung penangkapan ustadz Dp dan dokter Ag, Ali Fauzi menduga mungkin lebih dari jaringan JI. Dimungkinkan, keterlibatannya bisa jadi membantu anggota JI aktif yang mengirim orangnya ke Syria. Atau mungkin sebagai pendana.

Lantas, apakah mungkin di Lamongan masih ada anggota JI dan aktif? Ali Fauzi tidak berani memastikan. Hanya, dia menyebut kalau sosok ustadz Dp yang dikenal sebagai leader, dimungkinkan memiliki anggota.

Puluhan atau ratusan bisa saja. Artinya, dengan penangkapan di Lamongan memberikan sinyal bahwa di Lamongan masih ada personal-personal yang aktif.

"Itu tak terbantahkan. Artinya, ini tugas polri, terkhusus Polres Lamongan untuk melakukan pembinaan. Khususnya yang di pantura,” pungkasnya.

Diketahui, Densus 88 Anti Teror Mabes Polri menangkap dua orang terduga teroris asal Lamongan. Yakni, Ustadz Dp ditangkap di Tuban saat hendak bepergian. Satunya, dokter Ag ditangkap di tempat tinggalnya, di Desa/Kecamatan Brondong, Lamongan, Jawa Timur. (ron)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Selasa, 21 Jul 2026 05:45 WIB | Hukum

Jual Kosmetik asal Cina Tanpa Izin BPOM, Sidang Jefry Berlanjut

Sidang perkara penjualan obat tanpa ijin edar BPOM, dengan terdakwa Jefry tetap berlanjut. ...
Senin, 20 Jul 2026 17:05 WIB | Hukum

Perkara Agustin Widyawati dan Ranto Hensa Barlin Sidauruk Berlanjut, Usai Perlawanan Dakwaan Ditolak Hakim

Hakim PN Surabaya tolak pengajuan terdakwa Agustin dan Ranto dalam perkara penipuan ...
Minggu, 19 Jul 2026 08:34 WIB | Peristiwa

Tokoh Penggerak UMKM Ari Prabowo Berjanji Sinergikan Pariwisata dan UMKM

Jadi Ketum GEMI, Ari berjanji sinergikan pariwisata dan UMKM. ...
Sabtu, 18 Jul 2026 11:42 WIB | Peristiwa

Sah. Ari Prabowo Terpilih Jadi Ketum MANTRA periode 2026–2031

Munas I MANTRA sepakat memilih Ari Prabowo sebagai Ketum MANTRA periode 2026-2031. ...
Sabtu, 18 Jul 2026 08:08 WIB | Peristiwa

MANTRA Gelar Munas I di Surabaya. Fokus Tingkatkan Kualitas SDM Konstruksi

Munas I Mantra momen penting bagi pekerja konstruksi Indonesia. ...
Jumat, 17 Jul 2026 05:10 WIB | Peristiwa

Urai Kemacetan Gedangan. Sidoarjo Bakal Miliki Flyover di Lokasi ini

Urai kemacetan di Gedangan, Pemkab Sidoarjo bakal bangun flyover. ...