Connect with us

Klaim Wasekjen PKP

Lebih dari 50% DPP Desak Digelar Munaslub PKP


Jakarta, bukti.id – Pergesekan politik di dalam tubuh Partai Keadilan dan Pembangunan (PKP) terus berlanjut. Cenderung memanas. Hingga kini, lebih dari 50% Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) mendesak agar digelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).

“Setahu saya, jumlahnya sudah lebih dari 50 persen. Ini kan berarti sudah mayoritas,” kata Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PKP, Indri Yuli Hartati kepada jurnalis, Minggu (7/11/2021).

Indri bilang, jumlah tersebut menunjukan jika tingkat kepercayaan pengurus DPP kepada Ketua Umum PKP, Yussuf Solichien, sudah sangat rendah. Terlebih, isi surat usulan Munaslub yang dikirimkan tiap DPP secara tegas meminta pertanggungjawaban Ketua Umum PKP.

“Teman-teman di daerah juga mempertanyakan adanya kebijakan yang dianggap merugikan pengurus di daerah. Misal, ada DPP yang menginformasikan bahwa kantornya disegel oleh oknum pengurus pusat. Bahkan infonya juga ada dugaan pemalsuan tanda tangan oleh oknum bersangkutan,” papar Indri.

Menurut Indri, problematika yang dirasakan di tingkat DPP menjadi pemicu gerakan DPP lain agar tidak diperlakukan secara sewenang-wenang.

Di samping itu, masalah lainnya adalah soal AD/ART dan kepengurusan di DPN. Ia mencontohkan, seperti isu soal AD/ART yang diubah. Ada pasal yang menurut tim perumus sudah dihapus tetapi muncul kembali.

Adanya beberapa versi AD/ART yang ditemukan semakin membuat teman-teman tingkat DPP menjadi makin curiga.

“Lalu dalam AD/ART juga ditentukan Wakil Ketua Umum jumlahnya beberapa tapi faktanya PKP hanya punya satu Wakil Ketua Umum. Kalau disebut beberapa kan artinya lebih dari dua. Kenapa ini Cuma satu?,” tukas Indri.

Perlu diketahui, kabar mengenai desakan Munaslub sebelumnya sempat dihembuskan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPN PKP Said Salahudin, Kamis (4/11/2021) lalu.

Dia mengaku, telah datang kepada dirinya permohonan dari pengurus partai di berbagai daerah di Indonesia untuk mendesak diselenggarakannya Munaslub. Usulan mereka meminta pertanggungjawaban Ketua Umum PKP Yussuf Solichien terkait berbagai masalah yang muncul di internal partai.

Menurutnya, desakan Munaslub dari pengurus DPP kepada DPN ini tentu tidak bisa dia abaikan.

“Sebab mereka memiliki dasar dan alasan yang kuat sesuai Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) PKP. Menurut AD/ART PKP, Munaslub memang dibenarkan untuk diusulkan oleh DPP,” ucap dia melalui keterangan resminya, Kamis (4/11/2021). (hea)

Click to comment

bukti.id tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Trending