x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Budayawan Pasuruan Apresiasi Resolusi Munas Dewan Kebudayaan

Avatar bukti.id

Nusantara

Pasuruan,- Sosialisasi Resolusi Musyawarah Nasional (Munas) Dewan Kebudayaan yang dilakukan oleh pengurus Dewan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan (DKKP) disambut positif oleh budayawan Kabupaten Pasuruan.

Sosialisasi yang dikemas dengan bincang budaya terlihat gayeng dengan hadirnya beberapa komunitas kesenian, budayawan, pengurus Dewan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan dan juga dihadiri Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Lumajang. digelar di Rumah Budaya Saraswati Prigen, Pasuruan, Selasa (26/11/2023).

Dalam paparannya, Penasehat DKKP, Ki Bagong Sabdo Sinukarto mengatakan, ada rekomendasi yang dihasilkan dalam Munas yang bisa berdampak positif bagi pelaku budaya meski bukan dewan kesenian, yaitu usulan adanya Kementerian Kebudayaan serta adanya Menteri Kebudayaan.

Selain itu, di tingkat Kota dan Kabupaten dibentuk Dinas Kebudayaan yang berdiri sendiri, tanpa gabungan dengan bidang lain.

“Usulan ini sangat bermanfaat tidak hanya untuk dewan kebudayaan, tapi masyarakat pelaku budaya bisa menikmati rekomendasi ini” ujar Ki Bagong.

Hal senada diungkapkan Ketua DKKP, Lukas Cahyabuana, yang menambahkan jika rekomendasi ini hampir sama dengan apa yang menjadi konsep pembangunan kebudayaan di Kabupaten Pasuruan.

Menurutnya, Dinas Kebudayaan mutlak harus ada di Kabupaten Pasuruan bahkan di kota lainnya. Karena dengan adanya dinas khusus kebudayaan, ini bisa lebih mudah untuk melakukan upaya pemajuan kebudayaan karena akan ditunjang regulasi dan alokasi anggaran yang berpihak pada kebudayaan.

“Dengan regulasi yang memadai dan alokasi anggaran yang berpihak pada kebudayaan, maka tidak akan sulit laju Pemajuan Kebudayaan di Kabupaten Pasuruan” ujar auditor perhotelan ini.

Hal lain diungkapkan Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Lumajang, Gatut, yang hadir dalam acara sosialisasi ini. Dia lebih menyoroti banyaknya Dewan Kesenian yang kurang perhatian dari pemerintah.

“Jangankan bicara anggaran, tidak sedikit dewan kesenian atau dewan Kebudayaan yang belum menerima SK Bupati atau Walikota, meski sudah lebih tiga tahun terbentuk,” cetus dia.

Menurut pria berblangkon ini, intervensi dalam konteks mediasi oleh Dewan Kesenian Propinsi kepada dinas terkait sangat diperlukan

“Dewan kesenian propinsi harus ikut memediasi dan melakukan koordinasi dengan Pemda setempat agar masalah di daerah bisa terselesaikan” pungkas dia.

Selain dihadiri budayawan Pasuruan, acara sosialisasi diikuti juga budayawan dari Mojokerto, Sidoarjo dan Surabaya. (ceb/kwan)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Rabu, 03 Jun 2026 17:55 WIB | Hukum

Eks Kepala BGN Jadi Tahanan Kejagung

Kejagung RI menahan eks Kepala dan dua Wakil Kepala BGN. ...
Rabu, 03 Jun 2026 09:05 WIB | Hukum

Sejak Dini Hari, Penyidik Kejagung Geledah Kantor BGN

Kejagung geledah kantor pusat BGN, sehari setelah Dadang dicopot jadi Kepala BGN. ...
Rabu, 03 Jun 2026 08:34 WIB | Pemerintahan

Gonjang-Ganjing BGN. Presiden Prabowo Copot Dadan, Nanik Naik Tahta

Presiden Prabowo copot Dadan dari Kepala BGN dan diganti Nanik, di tengah sorotan tajam terhadap pelaksanaan Program MBG. ...
Rabu, 03 Jun 2026 06:10 WIB | Pemerintahan

Dadan Dicopot sebagai Kepala BGN. Mensesneg: untuk Pastikan Program MBG Berjalan Efektif

Presiden Prabowo Subianto lakukan pergantian pimpinan BGN sebagai upaya memastikan program prioritas nasional berjalan efektif. ...
Rabu, 03 Jun 2026 05:05 WIB | Hukum

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Gedung Pemkab Lamongan

KPK tahan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan gedung kantor Pemkab Lamongan. ...
Selasa, 02 Jun 2026 20:20 WIB | Ekonomi

Juni ini Tiga Bansos Cair Lagi. Dari PKH hingga Kartu Sembako

Juni ini, Kemensos kembali salurkan berbagai program bansos dari PKH hingga Kartu Sembako. ...