x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

PT KAI Tembus Layani 243 Ribu Pelanggan KA Jarak Jauh dalam Sehari

Avatar bukti.id

Peristiwa

Rekor baru Lebaran gunakan kereta api

Jakarta – Pada Lebaran 2026, moda transportasi kereta api di Indonesia mencetak pencapaian luar biasa. Bahkan disebut merupakan rekor baru dalam melayani pemudik saat melakukan mudik dan arus balik.

Versi PT Kereta Api Indonesia (Persero) alias KAI menyebutkan, catatan rekor jumlah pengguna kereta api jarak jauh saat periode mudik Lebaran, yakni 242.773 pelanggan atau 150,7�ri kapasitas tempat duduk yang tersedia, per Minggu (22/3/2026). 

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba menjelaskan, tingkat okupansi di atas 100% dimungkinkan karena pola perjalanan yang dinamis dalam satu rangkaian. 

“Dalam satu perjalanan kereta api jarak jauh, satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan pada relasi yang berbeda. Skema ini memungkinkan jumlah pelanggan yang dilayani lebih besar dibandingkan jumlah kursi yang tersedia dalam satu lintas perjalanan,” ujar Anne dalam rilis kepada media, Senin (23/3/2026). 

Selama periode Angkutan Lebaran, yaitu 11 hingga 22 Maret, KAI telah melayani 2.131.656 pelanggan Kereta Api (KA) Jarak Jauh dan 387.852 pelanggan KA Lokal di Pulau Jawa dan Sumatra. Dengan total mencapai 2.519.508 pelanggan. 

Volume pelanggan dan tingkat okupansi harian KA Jarak Jauh pada 11–22 Maret menunjukkan tren yang terus bergerak naik. Secara detail, inilah rinciannya;

11 Maret: 101.617 pelanggan dari 159.404 kapasitas tempat duduk (63,7%) 

12 Maret: 126.208 pelanggan dari 159.404 kapasitas tempat duduk (79,2%) 

13 Maret: 165.675 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (101,4%) 

14 Maret: 185.873 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (113,7%) 

15 Maret: 180.836 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (110,6%) 

16 Maret: 173.753 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (106,3%) 

17 Maret: 191.413 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (117,1%) 

18 Maret: 205.842 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (125,9%) 

19 Maret: 196.324 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (120,1%) 

20 Maret: 167.659 pelanggan dari 160.252 kapasitas tempat duduk (104,6%) 

21 Maret: 193.583 pelanggan dari 161.100 kapasitas tempat duduk (120,2%) 

22 Maret: 242.773 pelanggan dari 161.100 kapasitas tempat duduk (150,7%) 

Selanjutnya, per Senin (23/3/2026), sedikitnya 222.948 pelanggan kereta api jarak jauh telah dijadwalkan berangkat dengan tingkat okupansi sementara mencapai 139,1%. Jumlah ini masih berpotensi bertambah seiring penjualan tiket yang terus berlangsung. 

Terkait arus balik, hingga Senin (23/3/2026) pukul 09.00 WIB, tiket yang telah terjual mencapai 4.028.839 tiket atau 89,6�ri total 4.498.696 tempat duduk, yang disediakan untuk perjalanan KA jarak jauh dan KA lokal, pada periode 11 Maret hingga 1 April. Dengan capaian ini, masih tersedia 469.857 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk arus balik. 

Pada layanan KA jarak jauh, penjualan tiket telah mencapai 3.507.988 tiket atau 98,2�ri total 3.571.760 tempat duduk yang disediakan. Artinya, masih tersedia 63.772 tempat duduk yang dapat dipesan masyarakat untuk perjalanan arus balik. 

Sementara itu, pada layanan KA lokal, penjualan tiket tercatat 520.851 tiket atau 56,2�ri total 926.936 tempat duduk yang tersedia. Sehingga masih terdapat 406.085 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan pelanggan. 

Penjualan tiket KA Lokal umumnya akan terus meningkat mendekati tanggal keberangkatan, karena sebagian besar layanan baru dapat dipesan mulai H-7. Di tengah tingginya permintaan tersebut, sejumlah kereta api dengan tingkat pemesanan tinggi selama periode Angkutan Lebaran 2026 antara lain KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Rajabasa, dan KA Jayakarta. 

Namun, masyarakat masih memiliki peluang untuk mendapatkan tiket, terutama untuk arus balik, melalui pilihan relasi alternatif, jadwal keberangkatan yang berbeda, maupun skema perjalanan lanjutan. PT KAI juga mengimbau pelanggan untuk memanfaatkan layanan connecting train serta memilih tanggal perjalanan yang lebih fleksibel agar peluang memperoleh tiket semakin besar. (haried)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 15:10 WIB | Peristiwa

Awas, Jukir mBetik Bakal Disanksi. Pemkab Sidoarjo Seriusi Parkir Digital 

Oknum jukir nakal di Sidoarjo bakal disanksi, seiring penerapan parkir digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 14:42 WIB | Ekonomi

Petikemas Internasional TTL Melonjak 78,69 Persen, Tembus 389 Ribu TEUs

Arus petikemas internasional Terminal Teluk Lamong mencapai 389.682 TEUs hingga Agustus 2026, meningkat 78,69 persen secara tahunan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 08:48 WIB | Pendidikan

Unibraw dan BRIN Ubah Limbah Pertanian Jadi Produk Kimia Bernilai Tambah

UB dan BRIN kolab kembangkan limbah pertanian jadi produk kimia. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 06:40 WIB | Peristiwa

Terminal Teluk Lamong Surabaya Raih Prestasi Internasional

Dalam ajang GPF Awards 2026 Singapura, anak perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas, PT Terminal Teluk Lamong sukses meraih dua penghargaan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Bunda Jelita, Tak Sekedar Berburu Tren. TP PKK Surabaya Bakal Dampingi Keluarga Bumil Hingga Lahiran

Pemkot dan TP PKK Surabaya dampingi keluarga Bumil hingga lahiran lewat Bunda Jelita. ...