x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Awal Juni BLT Corona Cair

Avatar bukti.id

Ekonomi

Warga yang belum dapat masih berpeluang peroleh bansos

Jakarta, bukti – Uang bantuan langsung tunai (BLT) tahap kedua bagi warga terdampak virus corona, sudah berada di PT Pos Indonesia selaku pihak penyalur. Dana yang diharapkan masyarakat itu langsung dicairkan, tinggal menunggu ‘semprit’ aba-aba dari pemerintah.

Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial (Kemensos), Asep Sasa Purnama menyebut, dana bantuan tersebut saat ini sudah di PT Pos Indonesia. Aba-aba akan segera dikeluarkan pemerintah supaya uang bansos tersebut bisa cair awal Juni nanti.

"Sedangkan untuk gelombang ketiga, kalau sesuai jadwal itu pekan ketiga bulan Juni," kata dia, baru-baru ini.

Pada bagian lain, hingga kini, penyaluran bantuan sosial (bansos) mencapai 80 persen, dan masih ada peluang bagi warga untuk mendapatkan.

Sejauh ini, penyaluran bansos di sejumlah daerah disebut telah mencapai 80 persen meski diakui menemukan banyak kendala. Menterian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy menilai, masih ada peluang bagi masyarakat yang belum mendapatkan bantuan sosial untuk memperolehnya, selama memenuhi persyaratan.

"Asal memenuhi syarat dan tidak mengada-ada dan tidak dibuat-buat, akan tetap diberikan bantuan sesuai dengan skema yang ada," ujar Muhadjir, saat melakukan kunjungan kerja bersama Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara di Bandung Barat, belum lama ini.

Muhadjir menilai penyaluran bansos di wilayah Jawa Barat secara umum sudah berjalan dengan baik dan lancar, dengan penyaluran bantuan kini sudah mencapai 80 persen setelah sebelum Lebaran hanya 27 persen.

Muhadjir mengakui penyaluran bansos menghadapi banyak kendala. Di Jawa Barat, wilayah yang luas dengan lebih dari lima ribu desa/kelurahan dengan banyak tujuan berada di daerah pelosok bermedan sulit, jadi salah satu rintangan penyaluran bansos.

Namun menurut Juliari, kendala lain yang ditemukan di lapangan terkait penyaluran bansos adalah terkait akurasi data di awal penyaluran program.

“Namun, masalah itu telah teratasi berkat koordinasi yang baik antara pusat dengan daerah, mulai dari provinsi hingga kabupaten/kota,” klaim Juliari.

Juliari menyebut pemerintah pusat terus mengevaluasi penyaluran bansos. "Jika dalam penyaluran BST dan sembako ada kendala penerima, tinggal diperbaiki oleh Pemda data penerima agar tahap berikutnya lebih tepat sasaran," kata dia.

Terkait penyaluran bantuan sosial berupa uang tunai dan sembako kala pandemi, program tersebut telah diperpanjang oleh pemerintah pusat hingga Desember 2020. Namun jumlahnya akan dikurangi secara bertahap.

Semula, bansos hanya diberikan pada April-Juni 2020 dengan total Rp600 ribu. Berikutnya, nominal bansos untuk Juli-Desember akan menjadi Rp300 ribu.

"Jadi untuk memutus bantuan ini, sambil menunggu pemulihan ekonomi, akan kami lakukan secara bertahap. Tidak langsung diputus (dihentikan). Begitu juga mereka yang masuk dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) yang (miskin) baru akan terlebih dahulu didata RT/RW," tukas Muhadjir.

Muhadjir bilang,"Bagi yang memenuhi syarat dan akan dipermanenkan, dimasukkan ke DTKS. Tapi untuk mereka yang terdampak Covid-19 tapi kemudian (ekonominya) bisa pulih, akan dapat [bansos] sampai Desember saja,". (hea)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 15:10 WIB | Peristiwa

Awas, Jukir mBetik Bakal Disanksi. Pemkab Sidoarjo Seriusi Parkir DigitalĀ 

Oknum jukir nakal di Sidoarjo bakal disanksi, seiring penerapan parkir digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 14:42 WIB | Ekonomi

Petikemas Internasional TTL Melonjak 78,69 Persen, Tembus 389 Ribu TEUs

Arus petikemas internasional Terminal Teluk Lamong mencapai 389.682 TEUs hingga Agustus 2026, meningkat 78,69 persen secara tahunan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 08:48 WIB | Pendidikan

Unibraw dan BRIN Ubah Limbah Pertanian Jadi Produk Kimia Bernilai Tambah

UB dan BRIN kolab kembangkan limbah pertanian jadi produk kimia. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 06:40 WIB | Peristiwa

Terminal Teluk Lamong Surabaya Raih Prestasi Internasional

Dalam ajang GPF Awards 2026 Singapura, anak perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas, PT Terminal Teluk Lamong sukses meraih dua penghargaan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Bunda Jelita, Tak Sekedar Berburu Tren. TP PKK Surabaya Bakal Dampingi Keluarga Bumil Hingga Lahiran

Pemkot dan TP PKK Surabaya dampingi keluarga Bumil hingga lahiran lewat Bunda Jelita. ...