3032023. wirawiri suroboyo Mengaspal di Kota Pahlawan

bukti.id
Penampakan unit wirawiri suroboyo yang siap melayani warga Surabaya ke berbagai tujuan. (foto: net)

Surabaya, bukti.id – Mulai hari ini, Jum’at (3/3/2023), aspal di sejumlah ruas jalan di Surabaya, bakal dilintasi ‘pendatang baru’. Namanya, wirawiri suroboyo.

Moda transportasi angkutan Feeder wirawiri suroboyo diresmikan Kamis (2/3/2023), oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Turut hadir saat peluncuran Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru, serta pejabat terkait lainnya.

Baca juga: SE Wali Kota Surabaya Terkait Ramadan dan Idul Fitri 1445 H

Eri Cahyadi menyatakan, peluncuran angkutan feeder itu juga bagian dari upaya untuk memberikan pelayanan angkutan umum yang merata di Surabaya.

“Kita mencoba di ujung-ujung Surabaya ini dapat menggunakan transportasi massal, agar tidak hanya di tengah kota saja,” ucap pejabat yang karib disapa Cak Eri itu.

Cak Eri berharap, dengan angkutan feeder tersebut, dapat berguna bagi seluruh masyarakat Surabaya dalam bepergian, sekaligus dapat mengurangi kemacetan di Surabaya.

“Dengan peresmian feeder ini mohon doanya agar ini bermanfaat bagi warga Kota Surabaya, karena ini perjuangan yang kami lakukan dengan DPRD Kota Surabaya hanya satu untuk mengurangi macet. Jadi harus dipertahankan,” imbuh Cak Eri.

Pada bagian lain, Tundjung Iswandaru menyatakan, angkutan umum tersebut ini merupakan transportasi yang memiliki dimensi lebih kecil.

Baca juga: Bursa Kerja ASSIK Bikin Asyik Arek Suroboyo

“Dengan harapan, dapat menjangkau penumpang ke wilayah atau jalan-jalan yang sempit di Surabaya,” ucap Tundjung di sela peluncuran.

Sehingga menurutnya, dapat menjadi angkutan umum yang pelayanannya dekat, dan bermanfaat bagi semua kalangan masyarakat di Surabaya.

Dalam seremoni peresmian angkutan tersebut, diluncurkan sebanyak 52 unit angkutan umum, terdiri dari dua jenis yaitu sebanyak 14 unit dengan kapasitas 14 penumpang dan sebanyak 38 unit dengan kapasitas 10 penumpang.

Baca juga: Berharap Surabaya Cross Culture Mendunia

Terkait jalur beroperasinya angkutan feeder ini, sebanyak lima rute, yakni Terminal Benowo-Tunjungan, PNR Mayjend Sungkono-Embong Wungu, Terminal Intermoda Joyoboyo- Kedung Asem, Penjaringan Sari- Gunung Anyar dan Puspa Raya-HR. Muhammad.

“Selain itu, fasilitas yang ditawarkan dalam angkutan umum itu, yakni terdapat AC, CCTV, kemudian tempat duduk khusus untuk anak-anak, perempuan, laki-laki, dan lansia,” ucap Tundjung.

Sedangkan tarif untuk angkutan feeder itu, sebesar Rp5000, khusus untuk siswa-siswi sekolah sebesar Rp2500, dan khusus untuk lansia gratis. Waktu beroperasinya, yakni dimulai pada pukul 05.30 hingga 21.30 WIB. (edd)

Editor : heddyawan

Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru