x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Komisi IX Desak Percepat Vaksinasi

Avatar bukti.id

Komisi DPR

Jakarta, bukti.id – Kabar jika pemerintah telah memesan 426 juta dosis, langsung mendapat reaksi dari Anggota Komisi IX DPR RI, Kurniasih Mufidayati. Dan mendesak pemerintah memastikan bahwa vaksin Covid-19 dapat tersedia dengan segera sesuai kebutuhan untuk mencapai Herd Immunity.

"Mengingat sampai saat ini, jumlah vaksin yang sudah masuk ke Indonesia baru sekitar 18 juta dosis dengan rincian 3 juta vaksin jadi dan 15 juta seed vaccine yang akan dijadikan vaksin oleh Biofarma," ujar Mufida dalam keterangan pers, Sabtu (13/2/2021).

Apalagi, imbuh dia, situasi pandemi membuat semua negara berlomba mendapatan vaksin Covid-19. Buktinya, negara-negara dengan jumlah konfirmasi positif besar seperti Amerika Serikat, India, Meksiko, Inggris yang perekonomiannnya kuat juga ikut memperebutkan vaksin ini.

"Kita minta pemerintah memberikan informasi yang jelas jadwal kedatangan daru vaksin yang sudah dipesan untuk menjamin ketersediaan," tandasnya.

Di sisi lain, Mufida juga meminta agar pemerintah dapat lebih mempercepat pelaksanaan vaksinasi pada kelompok target kedua dan seterusnya yaitu petugas layanan publik dan lansia.

“Sebab, saat ini, setelah hampir satu bulan pelaksanaan vaksinasi saja baru sekitar 1.01 juta tenaga medis yang sudah divaksin dosis pertama atau 70 persen dari target, sedangkan untuk dosis kedua baru 345 ribuan atau baru 23.5 persen dari target,” ujar legislator Dapil Jakarta II ini.

Melihat realisasi ini, timpal dia, maka pelaksanaan vaksinasi ini harus lebih digenjot, di antaranya dengan menambah fasilitas dan tenaga vaksinator sehingga jumlah yang divaksin setiap harinya dapat lebih banyak. Apalagi target pemerintah sampai bulan April sudah terlaksana vaksinasi untuk petugas publik (target 17.4 juta) dan lansia (target 21.5 juta).

"Jika tidak dilakukan upaya percepatan, maka target ini tidak akan bisa terealisasi dan akan berdampak pada kemunduran jadwal dan target keseluruhan," cetus Mufida.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyakinkan jika pemerintah telah melakukan pengadaan vaksin Covid-19 sebanyak 426 juta dosis. Jumlah sebanyak itu, akan digunakan untuk melakukan vaksinasi terhadap 181.5 juta penduduk dengan masing-masing 2 dosis dan cadangan 15 persen untuk mencapai Herd Immunity 70 persen penduduk. (pra)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Senin, 20 Jul 2026 17:05 WIB | Hukum

Perkara Agustin Widyawati dan Ranto Hensa Barlin Sidauruk Berlanjut, Usai Perlawanan Dakwaan Ditolak Hakim

Hakim PN Surabaya tolak pengajuan terdakwa Agustin dan Ranto dalam perkara penipuan ...
Minggu, 19 Jul 2026 08:34 WIB | Peristiwa

Tokoh Penggerak UMKM Ari Prabowo Berjanji Sinergikan Pariwisata dan UMKM

Jadi Ketum GEMI, Ari berjanji sinergikan pariwisata dan UMKM. ...
Sabtu, 18 Jul 2026 11:42 WIB | Peristiwa

Sah. Ari Prabowo Terpilih Jadi Ketum MANTRA periode 2026–2031

Munas I MANTRA sepakat memilih Ari Prabowo sebagai Ketum MANTRA periode 2026-2031. ...
Sabtu, 18 Jul 2026 08:08 WIB | Peristiwa

MANTRA Gelar Munas I di Surabaya. Fokus Tingkatkan Kualitas SDM Konstruksi

Munas I Mantra momen penting bagi pekerja konstruksi Indonesia. ...
Jumat, 17 Jul 2026 05:10 WIB | Peristiwa

Urai Kemacetan Gedangan. Sidoarjo Bakal Miliki Flyover di Lokasi ini

Urai kemacetan di Gedangan, Pemkab Sidoarjo bakal bangun flyover. ...
Jumat, 17 Jul 2026 04:05 WIB | Hukum

Beli Solar Subsidi Ber-barcode Kerjasama Operator SPBU, Hendrik Setiawan dan Rudi Agus Jalani Sidang

Sidang perkara pembelian BBM solar subsidi, majelis hakim pertanyakan status operator SPBU. ...