x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Isinya, Golkar Gerindra NasDem dan Demokrat

Avatar bukti.id

Pemilu

Jakarta, bukti.id – Para pimpinan partai politik mulai gencar gelar silahturahmi. Bisa jadi tujuannya penjajakan ‘rangkul merangkul'. Membangun kekuatan koalisi menghadapi pilihan presiden (Pilpres) 2024. Partai Golongan Karya (Golkar), misalnya.

Entah penjajakan koalisi atau silahturahmi, yang pasti, Partai Golkar membuka pintu dengan sejumlah partai besar, seperti Gerindra, NasDem, dan Demokrat, untuk Pilpres 2024. Penjajakan ini masih dalam tahap lobi antara petinggi partai.

Hal tersebut dikatakan Ketua Bidang Penghubung Antarlembaga Politik DPP Partai Golkar, Firman Soebagyo yang menyebut jika tiga partai itu didirikan oleh politikus jebolan Golkar. Firman pun menyebut koalisi empat partai ini sebagai Koalisi Alumni Golkar.

“Kalau empat partai bisa menyatakan siap semua, ini jadi salah satu kemungkinan alternatif yang dalam posisi lobi. Mungkin namanya Koalisi Alumni Golkar,” ujar Firman kepada jurnalis, Minggu (6/6/2021).

Firman juga membuka peluang Golkar berkoalisi dengan sejumlah partai Islam, seperti PKS, PKB, dan PPP. Dan menyebut partainya selalu membuka ruang bagi partai lain untuk bekerja sama.

Firman bilang, Partai Golkar sudah mulai penjajakan membentuk koalisi demi mengusung Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto sebagai calon Presiden di 2024. Golkar butuh setidaknya 7,69 persen suara agar bisa mengusung Airlangga di bursa capres.

“Golkar tinggal mencari partai koalisi, karena modal dasarnya kita harus bisa memenuhi presidential treshold,” ujar Firman.

Terkait sosok yang layak sebagai pendamping Airlangga, Firman tak menjawab tegas. Meski begitu, pihaknya membuka peluang memasangkan Airlangga dengan Prabowo Subianto dari Gerindra atau Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dari Demokrat.

“Nanti kita lihat, terbuka karena sekarang ini ke depan yang paling mendasar masalah ekonomi. Pascapandemi ini, masalah recovery ekonomi sangat berat. Namun, pertahanan dan keamanan juga bagian penting,” ujar Firman.

Di internal Golkar, Firman menyatakan partainya sudah mantap mengusung Airlangga Hartarto sebagai calon presiden di Pilpres 2024.

Firman mengatakan seluruh kader telah sepakat dengan keputusan yang telah disahkan dalam Musyawarah Nasional Golkar pada 2019 lalu.

“Saya rasa tidak ada lagi tawar-menawar. Sampai sekarang Munas tidak ada perubahan. Artinya, sudah final dan mengikat, wajib dipatuhi, wajib dijalankan partai,” tegas Firman pada media, Sabtu (5/6/2021).

Bahkan dikatakan, survei internal Golkar menunjukkan peningkatan elektabilitas dan popularitas Airlangga. Firman mengklaim Airlangga sudah sangat layak dicalonkan pada Pilpres 2024.

Dirinya yakin, Airlangga juga memiliki pengalaman dan kapasitas sebagai calon presiden. Saat ini, partainya tinggal menggerakkan mesin politik partai untuk mengorbitkan Airlangga. (hea)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Rabu, 03 Jun 2026 17:55 WIB | Hukum

Eks Kepala BGN Jadi Tahanan Kejagung

Kejagung RI menahan eks Kepala dan dua Wakil Kepala BGN. ...
Rabu, 03 Jun 2026 09:05 WIB | Hukum

Sejak Dini Hari, Penyidik Kejagung Geledah Kantor BGN

Kejagung geledah kantor pusat BGN, sehari setelah Dadang dicopot jadi Kepala BGN. ...
Rabu, 03 Jun 2026 08:34 WIB | Pemerintahan

Gonjang-Ganjing BGN. Presiden Prabowo Copot Dadan, Nanik Naik Tahta

Presiden Prabowo copot Dadan dari Kepala BGN dan diganti Nanik, di tengah sorotan tajam terhadap pelaksanaan Program MBG. ...
Rabu, 03 Jun 2026 06:10 WIB | Pemerintahan

Dadan Dicopot sebagai Kepala BGN. Mensesneg: untuk Pastikan Program MBG Berjalan Efektif

Presiden Prabowo Subianto lakukan pergantian pimpinan BGN sebagai upaya memastikan program prioritas nasional berjalan efektif. ...
Rabu, 03 Jun 2026 05:05 WIB | Hukum

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Gedung Pemkab Lamongan

KPK tahan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan gedung kantor Pemkab Lamongan. ...
Selasa, 02 Jun 2026 20:20 WIB | Ekonomi

Juni ini Tiga Bansos Cair Lagi. Dari PKH hingga Kartu Sembako

Juni ini, Kemensos kembali salurkan berbagai program bansos dari PKH hingga Kartu Sembako. ...