x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Perlu Tahu, Air Hujan Bisa Jadi Air Layak Minum

Avatar bukti.id

Nusantara

Sleman, bukti.id – Memanfaatkan air hujan untuk dijadikan air layak minum. Inilah yang dilakukan Komunitas Banyu Bening. Bahkan, sukses mereka telah ditengok dan mendapatkan apresiasi dari anggota DPR RI.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania, menilai program Komunitas Banyu Bening tersebut cukup bagus dan perlu terus dikampanyekan. Mengingat Indonesia mempunyai curah hujan yang cukup tinggi.

Komunitas Banyu Bening yang berada di Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sendiri, merupakan komunitas yang memanfaatkan air hujan menjadi air minum. Komunitas ini sudah bergerak sejak tahun 2012 memanfaatkan air hujan.

Komunitas Banyu Bening ini membuat solusi baru memanfaatkan curah hujan yang ada di Indonesia. Air yang dikelola tersebut memiliki kandungan basa yang tinggi, sehingga ini bisa dikonsumsi untuk manusia.

Sekolah Air Hujan Banyu Bening di Sleman, DIY (foto: ist)

“(Program) ini merupakan solusi baru memanfaatkan air hujan menjadi air layak minum, terutama untuk daerah-daerah yang mengalami sulitnya mendapatkan air bersih. Gagasan ini harus disebarluaskan ke seluruh pelosok negeri agar hak mendapatkan air bersih kualitsas baik tercukupi,” ucap Ina, usai mengikuti Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI meninjau Sekolah Air Hujan Banyu Bening di Sleman, DIY, belum lama berselang.

Politisi PDI Perjuangan ini berharap program ini bisa dikembangkan di seluruh daerah di Indonesia.

Legislator Dapil Jawa Timur VII itu juga berharap lembaga atau kementerian terkait dapat menganggarkan dalam program kerjanya dan menerapkannya ke seluruh Indonesia.

Gagasan Komunitas Banyu Bening ini juga didukung oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan slogan ‘Gerakan Memanen Air Hujan, Banyu Udan, Sumber Penguripan’. (hea)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Selasa, 03 Nov 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Jangan Remehkan Temulawak. Ini Hasil Penelitian BRIN

BRIN kembangkan bahan aktif antibakteri dari temulawak dengan mengombinasikan melalui teknologi berbasis nanoteknologi. ...
Selasa, 03 Nov 2026 17:30 WIB | Peristiwa

Pembangunan Inklusif. Lamongan Gencarkan Program Responsif Gender

Lamongan terus perkuat komitmen wujudkan pembangunan inklusif dan berkeadilan melalui strategi PUG. ...
Selasa, 03 Nov 2026 13:11 WIB | Ekonomi

Tingkatkan Efisiensi. Petambak Wajib Kenali Internet untuk Segala

Petambak Lamongan didorong manfaatkan penerapan teknologi berbasis Internet of Things (IoT). ...
Selasa, 03 Nov 2026 09:10 WIB | Peristiwa

Nggak Disiplin, 15 PPPK Paruh Waktu Pemkab Sidoarjo Tak Diperpanjang Kontrak

Dinilai tidak disiplin, 15 orang PPPK paruh waktu di lingkup Pemkab Sidoarjo, tidak dipanjangan kontraknya.  ...
Selasa, 03 Nov 2026 07:05 WIB | Wakil Rakyat

DPR RI Dorong Sertifikasi TKDN untuk Perluas Pasar IKM Sidoarjo

Pentingnya TKDN bagi IKM Sidoarjo agar mampu tembus pasar pengadaan pemerintah.  ...
Senin, 02 Nov 2026 15:15 WIB | Peristiwa

BRIN Minta Petani Waspadai Begomovirus yang Bisa Ancam Produksi Sayuran

BRIN ingatkan petani Indonesia meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Begomovirus, yang berpotensi mengganggu produksi hortikultura. ...