x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Pengendara R2 Belum Patuh Aturan PSBB Surabaya

Avatar bukti.id

Peristiwa

Surabaya, bukti.id – Pengendara roda dua (R2) masih mendominasi kendaraan yang masuk ke Surabaya, saat hari pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Selasa (28/4/2020). Kelompok ini pula yang sekaligus mendomininasi pelanggaran. Melabrak protokol wajib yang harus dijalani saat penerapan PSBB.

Seperti pengamatan ininusantara.com di check point Bundaran Waru, depan Mal City of Tomorrow (Cito Surabaya), serta sejumlah ruas jalan di Surabaya.

Di check point Bundaran Waru, Cito Surabaya, misalnya, masih banyak pengendara di luar pelat L dan W dihentikan petugas gabungan dari TNI/Polri/Satpol PP dan Dishub. Tidak sedikit pengendara yang berboncengan tapi bukan keluarga atau tidak satu alamat (KTP). Bahkan ada sejumlah pengendara yang tidak mengenakan masker dan sarung tangan.

“Mungkin karena pengendara roda dua belum banyak menerima informasi tentang Perwali 16 tahun 2020 tentang PSBB. Kami masih sedikit mentolelir kalau memang tidak tahu,” Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Surabaya, Irvan Wahyudrajat, di lokasi, menyikapi masih banyaknya pengendara R2 yang melanggar protokol PSBB di Surabaya.

Irvan menegaskan, kalau besok, di hari kedua, kok masih ada yang tidak patuh, akan dikenakan sanksi yang lebih tegas. Tidak sekadar diminta balik arah tapi juga ada sanksi teguran yang lebih keras.

Masih banyaknya pengendara R2 yang tidak patuh dan harus melewati lebih lama pemeriksaan baik dokumen maupun interogasi singkat, maka kepadatan antrean mengular di Bundaran Waru. Kemacetan mulai terjadi sejak pukul 07.30 WIB, tepatnya saat jam sibuk mobilitas masyarakat.

“Mungkin besok akan kami evaluasi rekayasa lalu lintasnya. Mungkin bagi kendaraan selain berplat L dan W akan dimasukkan ke frontage untuk pemeriksaan. Lalu, yang L dan W bisa langsung lancar asalkan bermasker dan tidak berboncengan,” ujar dia.

Namun, hingga pukul 09.00 WIB, kemacetan berangsur berkurang. Kelancaran baru terlihat sekitar pukul 11.00 WIB. Arus lalu lintas di Bundaran Waru kembali normal. Kondisi tersebut juga terlihat di beberapa ruas jalan utama di Surabaya.

Kondisi Pasar Pucang Surabaya di hari pertama penerapan PSBB di Surabaya Raya (ist)

Jalan Raya Darmo, misalnya. Arus lalu lintas di hari pertama penerapan PSBB, nampak begitu lengang. Pada hari bisa, di jam yang sama, salah satu jalan utama di Surabaya ini seolah tidak pernah ‘tidur’. Tingginya volume kendaraan, baik R2 dan roda empat (R4), nyaris tak menyisakan sekat sedikitpun.

“Mungkin masyarakat Surabaya sudah mengetahui dan paham, jika hari ini mulai diberlakukan PSBB. Jadi mereka cenderung memilih tinggal di rumah, melakukan physical distancing sesuai anjuran pemerintah. Ditambah lagi, saat ini kondisi bulan Ramadhan,” ujar seorang petugas gabungan di Jalan Darmo, kepada ininusantara.com

Meski begitu, volume kendaraan berkurang, masih saja dijumpai beberapa pengendara R2 yang tidak menggunakan masker, yang melintas di Jalan Darmo. Bahkan ada pula pengendara R2 yang tidak melengkapi diri dengan helm pengaman.

Kelengangan juga dijumpai di Jalan Pandegiling, kawasan Pasar Keputran. Penutupan akses jalan disini sudah berjalan sebelum penerapan PSBB. Isolasi wilayah ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Surabaya. Pembatas Jalan (Road Barrier) dipasang berjejer menutup akses dua sisi jalan tersebut.

Sejumlah petugas gabungan berulang kali menghentikan kendaraan R2 yang hendak memasuki Jalan Pandegiling. Kalaupun ada yang diijinkan masuk, pengendara wajib disemprot disinfektan, yang sebelumnya diperiksa apakah warga setempat atau tujuan memasuki Jalan Pandegiling.

Di sejumlah pasar tradisional terlihat berjalan seperti biasa. Pasar Pucang Anom, misalnya. Pengunjung dan penjual terlihat menggunakan masker, namun mereka masih belum menerapkan physical distancing yang sebenarnya. Saat penerapan PSBB hari pertama, seorang penjual mengaku jika pengunjung pasar menurun drastis sejak pagi hari. (hare)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Minggu, 23 Agu 2026 18:10 WIB | Peristiwa

Gempita HUT Kemerdekaan ke-81 RI di RW 16 Perum Sidokare Asri Sidoarjo

Warga RW 16 Perum Sidokare Asri Sidoarjo peringati HUT Kemerdekaan ke-81 RI dengan kegiatan sarat makna. ...
Rabu, 19 Agu 2026 12:15 WIB | Ekonomi

Pemerintah Bakal Manjakan Perempuan Prasejahtera

Pemerintah bakal terbitkan pedoman pelaksanaan kredit perempuan prasejahtera dengan suku bunga flat sebesar 8 persen/tahun ...
Rabu, 19 Agu 2026 08:05 WIB | Peristiwa

Karnaval Kemerdekaan 2026. BRIN Pamer Inovasi Antariksa hingga Energi Lewat

BRIN turut meriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dalam acara “Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara". ...
Selasa, 18 Agu 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Polresta Sidoarjo Raih Penghargaan Pelayanan Perempuan dan Anak

Polresta Sidoarjo dapat kado istimewa dari Pemkab Sidoarjo saat HUT ke-81 Republik Indonesia. ...
Senin, 10 Agu 2026 12:05 WIB | Peristiwa

Pemadaman dan Pencegahan Penyebaran Api di Kawasan Bromo Terus Dilakukan Secara Kolektif

Hingga kini, lebakaran di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru terus meluas. Wagub Emil pun tinjau langsung penanganan kebarakan. ...
Senin, 10 Agu 2026 10:10 WIB | Peristiwa

Ada Masalah Program MBG? Masyarakat Bisa Lapor Pengaduan BGN ke PO Box 45000

Bila alami dan menjumpai masalah Program MBG manfaatkan jalur pengaduan melalui mekanisme 'PO Box' 45000. ...