x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Napak Tilas 11 Tahun dan Perjalanan Spiritual

Avatar bukti.id

Religi

Surabaya, bukti.id – Eksistensi Jamaah Merdeka Kaffah (JMK) selama 11 tahun diwujudkan dengan kegiatan napak tilas dan perjalanan spiritual.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (20-21/8/2022), secara estafet yang diawali di Sendang Tirto Kamandanu, Petilasan Sri Aji Joyoboyo, Makam Eyang Putri Kawedusan, dan berakhir di Makam Eyang Mpu Reges Tulungagung.

“Napak tilas dan melakukan perjalanan spiritual ke beberapa petilasan, kita pilih di saat usia kita (JMK Community) selama 11 tahun terbentuk. Ini sebagai wujud syukur dan sekaligus sebagai introspeksi kita untuk tetap solid dan mampu bertahan,” ujar Dwi Purnomo, Ketua dan pencetus JMK, di sela melakukan kegiatan.

Sekitar pukul 21.00 WIB, rekan-rekan JMK tiba di Sendang Tirto Kamandanu, termasuk dalam areal petilasan Prabu Sri Aji Joyoboyo, di Pamenang Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, untuk melakukan pembersihan diri (baca: mensucikan diri).

Sumber air sendang ini berasal dari sumur tua yang berada di sisi Selatan atas area, tepatnya di samping makam Eyang Srigati.

Konon, Eyang Srigati dipercaya sebagai juru kunci sendang pada jaman Prabu Sri Aji Joyoboyo. Hampir semua peziarah yang akan melakukan peziarahan ke Pamuksan Prabu Brawijaya bersuci ke sendang ini.

Komplek Sendang Tirto Kamandanu berbentuk seperti lapangan bulat yang dipagari memutar, yang di sisi pingirnya berupa jalan yang bisa dilalui kendaraan. Tempat ini buka 24 jam non stop. Mandi dan datang ke areal ini gratis. Ada kotak amal, boleh mengisi dan boleh tidak. Ada juru kunci yang akan memandu bila diperlukan.

Tak sedikit peziarah yang datang juga mengambil air dari sumur tua disitu, untuk dibawa pulang. Atau mereka ada yang langsung meminumnya.

Selanjutnya, rekan-rekan JMK menggelar tasyakuran yang ditandai pemotongan tumpeng, untuk dimakan bersama. Nampak juga pengunjung lain juga ikut menikmati sajian.

Jelang pukul 02.00 WIB, kegiatan dilanjutkan ziarah ke Petilasan Makam Sri Aji Joyoboyo. Lokasinya, tak seberapa jauh dari Sendang Tirto Kamandanu. Kegiatan berlangsung selama dua jam.

Seusai melakukan sholat Subuh, di mushola kampung sekitar Petilasan Makam Sri Aji Joyoboyo, rekan-rekan JMK berlanjut menuju Makam Eyang Putri Kawedusan.

Di akhir perjalanan, rekan-rekan JMK melakukan kegiatan sejenis, yakni ke petilasan Makam Eyang Mpu Reges di Tulungagung.

JMK, ujar pria yang karib disapa Abah Dwi itu, terbentuk saat perayakan Kemerdekaan RI ke 66 tahun, tepatnya Kamis 18 Agustus 2011 dini hari. Kala itu, dirinya dan beberapa teman dimintai tolong menyembuhkan seorang pria yang sakit.

“Secara medis sudah dilakukan keluarganya, kita hanya membantu penanganan dari sisi non medis. Di saat menjalani ritual di rumah pasien, tiba-tiba saya dijatuhi uang sejumlah Rp17.000 dalam bentuk lembaran uang Rupiah. Kita tetap melakukan penanganan ke pasien,” cerita Abah Dwi, seraya menambahkan jika pasien yang bertempat tinggal di Jalan Penanggungan Surabaya itu berangsur pulih, sehat dan bisa beraktifitas lagi.

“Alhamdulillah berkat kebesaran Allah, pasien itu bisa sembuh dan berkegiatan lagi,” tandas Abah Dwi.

Dari rangkaian kejadian tersebut, lanjut Abah Dwi, dirinya dan teman sepakat membentuk kelompok dengan nama Jamaah Merdeka Kaffah, yang terfokus untuk membantu rakyat Indonesia dan demi kemaslahatan umat untuk memelihara agama, akal, harta, jiwa, dan keturunan/kehormatan.

“Kelima hal tersebut merupakan kebutuhan pokok yang menjadi tegaknya kehidupan manusia,” pungkas Abah Dwi. (edd-pras)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Minggu, 18 Okt 2026 13:30 WIB | Peristiwa

BRIN Dorong Energi Terbarukan agar Kualitas Hasil Panen dan Tangkapan Ikan Optimal

BRIN dorong pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung proses pascapanen di sektor perkebunan dan perikanan. ...
Minggu, 18 Okt 2026 10:25 WIB | Peristiwa

Pelatihan Jurnalistik Batch#3. Kolab GMNI Surabaya Raya dan RLD Asah Nalar Kritis Berbasis Fakta

Pelatihan Jurnalistik Batch #3 kolaborasi DPC GMNI Surabaya Raya dan Rumah Literasi Digital di The Alana Hotel. ...
Minggu, 18 Okt 2026 08:15 WIB | Hukum

Kasus Korupsi Bupati Klaten. KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Rp934 Juta

Drama lanjutan OTT di Klaten, penyidik KPK sita sebuah tong biru yang berisi uang Rp934 juta. Uang hasil korupsi? ...
Minggu, 18 Okt 2026 07:42 WIB | Ekonomi

Warga Jawa Timur Tak Perlu Cemas Soal BBM. Wagub Emil Pastikan Stok Aman

Wagub Emil: stok BBM di Jawa Timur dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. ...
Minggu, 18 Okt 2026 05:10 WIB | Ekonomi

Pemkab Lamongan Yakin, 2026 Produksi Padi Melimpah

Pada 2026, Pemkab Lamongan yakin mampu menghasilkan produksi padi melampaui capaian tahun sebelumnya, mencapai sekitar 1,335 juta ton. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...