x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

206 KPU Daerah Terima Anggaran Pilkada 100 Persen

Avatar bukti.id

Pemilu

Lamongan, bukti.id – Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI), Arief Budiman menjelaskan, sebanyak 206 KPU kabupaten/kota sudah menerima kucuran dana 100 persen, untuk penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020.

Sisanya, dari total 270 penyelenggara pilkada se Indonesia, baru menerima antara 40 hingga 80 persen. Sebanyak 270 itu, terdiri 9 provinsi, 37 kota dan 224 kabupaten.

“Hanya sebagian kecil yang di bawah 40 persen. Adapun untuk Jawa Timur, yang belum sepenuhnya menyerap anggaran hanya tinggal Lamongan dan Surabaya. Pekan ini mungkin sudah kita transfer,” katanya, saat berkunjung di KPU Lamongan, Senin (27/7/2020).

Pada kesempatan itu Arief Budiman sempat menerangkan, KPU mengajukan tambahan anggaran karena pelaksanaan pilkada berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Anggaran tersebut dimaksudkan untuk kesehatan dan selamatan.

Yakni, untuk pemenuhan kesehatan dengan penyediaan vitamin. Tujuannya agar imun terjaga dengan baik. Kedua, rapid test agar ketika menjalankan tugasnya, petugas tidak terjangkit virus.

“Untuk keselamatan kita sediakan alat pelindung diri. Mulai masker face shield kemudian sarung tangan,” paparnya.

Dengan demikian, masih tutur Arief, masyarakat diharapkan tidak lagi khawatir. Karena seluruh petugas telah dilengkapi APD dan dipastikan negatif  Covid-19. Jadi saya mengimbau pemilih tetap saja beraktivitas secara aktif dalam setiap tahapan pemilu. 

“Karena kami menerapkan protokol kesehatan ketat,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Lamongan, Mahrus Ali mengatakan, dari Rp58 milliar anggaran APBN, lembaga yang dipimpinnya sudah menerima Rp10,3 miliar. Tapi, tergantung apakah mampu menyerap berapa dari anggran APBN ini atau tidak. Artinya, plotting anggaran APBN kan Rp58 milliar. Tapi tergantung dari progres.

“Semisal bulan ini kita dapat 10,3 milliar dan masih sisa, itu akan di geser ke bulan Agustus. Itu sistem dari pemerintah pusat. Pemerintah sendiri mencoba memberikan pengendalian dan efektifitas penyerapan anggaran tersebut,” pungkas dia. (ron)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 15:10 WIB | Peristiwa

Awas, Jukir mBetik Bakal Disanksi. Pemkab Sidoarjo Seriusi Parkir DigitalĀ 

Oknum jukir nakal di Sidoarjo bakal disanksi, seiring penerapan parkir digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 14:42 WIB | Ekonomi

Petikemas Internasional TTL Melonjak 78,69 Persen, Tembus 389 Ribu TEUs

Arus petikemas internasional Terminal Teluk Lamong mencapai 389.682 TEUs hingga Agustus 2026, meningkat 78,69 persen secara tahunan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 08:48 WIB | Pendidikan

Unibraw dan BRIN Ubah Limbah Pertanian Jadi Produk Kimia Bernilai Tambah

UB dan BRIN kolab kembangkan limbah pertanian jadi produk kimia. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 06:40 WIB | Peristiwa

Terminal Teluk Lamong Surabaya Raih Prestasi Internasional

Dalam ajang GPF Awards 2026 Singapura, anak perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas, PT Terminal Teluk Lamong sukses meraih dua penghargaan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Bunda Jelita, Tak Sekedar Berburu Tren. TP PKK Surabaya Bakal Dampingi Keluarga Bumil Hingga Lahiran

Pemkot dan TP PKK Surabaya dampingi keluarga Bumil hingga lahiran lewat Bunda Jelita. ...