Ibadah Haji 2026 Sesuai Jadwal. Komisi VIII DPR Pasang Badan

bukti.id

Jakarta – Jemaah haji Indonesia 2026 sedikit bisa bernafas lega terkait jadwal pelaksaan ibadah, setelah wakil rakyat pasang badan. Karena Komisi VIII DPR RI sanggup menggaransi penyelenggaraan ibadah haji 2026 jemaah Indonesia, tetap berjalan aman dan sesuai jadwal. 

Pemerintah bersama Parlemen, telah menyiapkan langkah antisipatif untuk menghadapi berbagai potensi dampak konflik internasional, khususnya di kawasan Timur Tengah.

Baca juga: Gubernur Khofifah Sambut Kepulangan 378 Jemaah Haji Kloter I di Asrama Haji Surabaya

Anggota Komisi VIII DPR RI, Aprozi Alam mengatakan, Indonesia memiliki pengalaman mengelola penyelenggaraan haji di tengah dinamika geopolitik. Karena itu, eskalasi konflik yang terjadi saat ini dinilai tidak akan mengganggu pelaksanaan ibadah haji 2026.

“Haji (2026) tetap berjalan meskipun konflik terjadi, ini bukan hal baru. Pelaksanaan ibadah haji sudah memiliki sistem pengamanan dan komitmen internasional untuk melindungi jemaah,” kata Aprozi dalam diskusi Dialektika Demokrasi, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Aprozi memastikan, jadwal keberangkatan jamaah haji Indonesia pada 22 April 2026 tidak mengalami perubahan. Hingga kini, tidak ada kendala berarti baik dari sisi transportasi udara maupun koordinasi dengan otoritas Arab Saudi.

Baca juga: Kemenhaj Klaim Tiga Juta Paket Makanan Siap Santap untuk Jemaah Haji Aman Selama Armuzna

"Pemerintah dan DPR telah mengantisipasi berbagai skenario risiko, termasuk kemungkinan memburuknya situasi keamanan di kawasan Timur Tengah. Namun, pelaksanaan haji akan tetap berlangsung selama tidak ada penetapan status darurat oleh pemerintah," ujar dia.

Ketentuan tersebut, imbuh legislator Golkar ini, merujuk pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji. UU tersebut, memberikan kewenangan kepada presiden untuk menetapkan kondisi darurat yang dapat memengaruhi pelaksanaan haji.

Baca juga: Harga Avtur Naik, Biaya Haji Tahun 2026 Justru Turun Rp2 Juta

"Koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga stabilitas nasional di tengah ketidakpastian global. Pemerintah dan parlemen optimistis berbagai langkah mitigasi yang telah disiapkan mampu memastikan pelayanan publik tetap berjalan," ujar dia.

Sebelumnya, konflik geopolitik Iran dengan Israel, dan Amerika Serikat turut menjadi perhatian dalam penyelenggaraan ibadah haji 2026. Meski demikian, pemerintah memastikan bahwa keberangkatan jamaah haji Indonesia tetap dalam kondisi aman dan terkendali. (aditya)

Editor : heddyawan

Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru