Surabaya, bukti.id – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memerintahkan jajarannya untuk mempercantik kawasan Gelora Bung Tomo. Apalagi kawasan yang bakal dijadikan venue Piala Dunia U-20 pada 2021 itu sangat dekat dengan lokasi tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Benowo. Untuk itu, lokasi sampah itu harus terlihat indah.
Wali kota pun memerintahkan Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau untuk menanami sekeliling TPA itu dengan berbagai pohon. Awalnya, wali kota melakukan penanaman pohon sebanyak 100 pohon yang terdiri dari pohon Trembesi, Flyamboyan dan Jaranan. Kemudian, Wali Kota Risma, sapaan akrabnya, meninjau kawasan TPA Benowo.
Baca juga: Budayawan Tanam Pohon. Bentuk Hubungan Alam dan Kebudayaan
Wali Kota Risma didampingi beberapa pejabat Pemkot Surabaya, salah satunya Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Anna Fajriatin. Wali Kota Risma meminta kepada Plt Kepala DKRTH Anna Fajriatin untuk menanam pohon setinggi sekitar 2,5 meter yang difungsikan sebagai green belt.
“Jadi gini Bu, ini wajah depannya, sehingga harus bagus. Makanya dikasih tanah lebih tinggi lalu di tanami pohon,” kata Wali Kota Risma sembari menunjuk arah sekeliling TPA.
Baca juga: Skema Pembuangan Sampah di Gelora Bung Tomo Selama Piala AFF U-19 2024
Wali Kota Risma menjelaskan, nantinya pohon yang ditanami di sekitaran TPA adalah pohon Trembesi, Flyamboyan, Palm Jepang, Palm Perak dengan ketinggian pohon kurang lebih 2,5 meter. Menurutnya, itu penting dilakukan agar pohon dan tanaman itu dapat menutupi tumpukan sampah, sehingga tampak lebih indah.
“Nanti trembesinya diletakkan di sini ya. Lalu juga menutup timbulan sampah dengan membran hitam sehingga tidak terlihat sampahnya,” jelas dia.
Baca juga: Piala Wali Kota Surabaya Bisa Ditonton di GBT
Plt Kepala DKRTH Anna Fajriatin mengatakan, selain penanaman pohon di sekitaran TPA Benowo, Wali Kota Risma juga memberi arahan untuk memindahkan beberapa pohon yang ada di depan stadion untuk digunakan sebagai perluasan lahan parkir. “Sedangkan sisi luarnya beberapa pohon diletakkan paling luar dan ditanami rumput. Kita juga lakukan pembersihan secara bertahap," kata dia.
Tidak hanya itu, Anna menegaskan untuk merampungkan pekerjaan itu, setiap harinya ia menugaskan satgasnya sebanyak 15 – 20 orang di area penanaman. Oleh karena itu, dia mentargetkan pada minggu ketiga Agustus akan selesai. (war)
Editor : W Aries