x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Pantura Lamongan Waspada Narkoba

Avatar bukti.id

Hukum

Lamongan, bukti.id – Peredaran narkoba di kawasan pantai utara (pantura) memasuki ambang waspada. Bagaimana tidak? Sudah banyak tersangka pemakai maupun pengedar, khususnya narkoba jenis sabu,  berhasil diringkus. Tapi masih saja pelaku lain bermunculan.

Terakhir, data hasil Operasi Tuntas Semeru Polres Lamongan menyebutkan, 5 dari 7 tersangka hasil operasi selama 10 hari (24 Agustus – 4 September 2020), tercatat warga pantura. Bahkan, seorang tersangka didapatkan membawa barang bukti sabu-sabu seberat 44,5 gram.

Tujuh tersangka tersebut diantaranya, Risyia Winata (29), warga Desa Tanjung, Kecamatan Lamongan. Ditangkap dengan membawa 0,32 gram sabu. Mohamad Emir (40), asal Tembelang, Jombang,  membawa 11,1 gram sabu. Selain dua orang ini semua warga pantura.

Yakni, Wiwit Latif Amin (22), warga Lingkungan Semangu, Kelurahan Blimbing,  Kecamatan Paciran  membawa 0,42 gram sabu, Dendy Dwi Iswandi (22), warga Lingkungan Semangu, Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran membawa 0,95 gram sabu, Ipung Dedy Wijayanto (26), juga warga Lingkungan, Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran membawa 1,92 gram sabu, dan  Agus Ainur Rokim (19), warga Desa Karangtawar, Kecamatan Laren dengan membawa 40 pil dobel L.

Satu lagi, Alif Hakim Nasution (37), warga Desa Kandangsemangkon, Kecamatan Paciran membawa 44,36 gram sabu. Barng bukti sebanyak ini merupakan catatan rekor terbanyak sepanjang sejarah satreskoba dalam mengungkap kasus peredaran narkoba di Lamongan.

Tersangka Kolil, sapaan alias Alif Hakim, juga tercatat sebagai residivis yang ditangkap karena kepemilikan ganja dan sabu. Baru dua tahun dia keluar penjara setelah menjalani hukuman empat tahun penjara.

“Semua tersangka itu ditangkap dalam waktu dan tempat berbeda. Kebanyakan tersangka mendapatkan barang haram itu dari Surabaya dan Madura,” kata Kapolres Lamongan, AKBP Harun, Senin (7/9/2020).

Harun didampingi Kasatreskoba Iptu Khusen lebih jauh menjelaskan, sejumlah tersangka dijerat hokum berbeda. Untuk tersangka  Risyia Winata alias Resa, Wiwit Latif Amin, Moh. Dendy Dwi Iswandi dan  Ipung Dedy Wijayanto dikenai pasal 112 ayat 1 UU No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan anacaman hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 12 tahun.

“Sedang tersangka Mohamad Emir alias Embeng, Alif Hakim Nasution, dijerat Pasal 114 ayat 1 UU Npo. 35 Tahun 2009 tentang narkotika diacam pidana dengan hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. Atau denda paling sedikit satu miliar dan paling banyak 10 miliar rupiah,” tandasnya. (ron)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Senin, 26 Okt 2026 21:18 WIB | Ekonomi

BRI HR Muhammad Surabaya Kenalkan BRImo dan Aset Lelang di Reuni Alumni UB

SURABAYA - BRI Branch Office (BO) HR Muhammad Surabaya memanfaatkan Reuni Alumni Universitas Brawijaya (UB) di Malang pada 24–25 Oktober 2026 untuk memperluas p ...
Sabtu, 24 Okt 2026 19:30 WIB | Peristiwa

Sinergi Pemprov dan Pedagang Kaki Lima Didorong Berlanjutan

APKLI Jatim bakal gelar pelantikan DPW dan pengukuhan 38 DPD se-Jatim. ...
Minggu, 18 Okt 2026 13:30 WIB | Peristiwa

BRIN Dorong Energi Terbarukan agar Kualitas Hasil Panen dan Tangkapan Ikan Optimal

BRIN dorong pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung proses pascapanen di sektor perkebunan dan perikanan. ...
Minggu, 18 Okt 2026 10:25 WIB | Peristiwa

Pelatihan Jurnalistik Batch#3. Kolab GMNI Surabaya Raya dan RLD Asah Nalar Kritis Berbasis Fakta

Pelatihan Jurnalistik Batch #3 kolaborasi DPC GMNI Surabaya Raya dan Rumah Literasi Digital di The Alana Hotel. ...
Minggu, 18 Okt 2026 08:15 WIB | Hukum

Kasus Korupsi Bupati Klaten. KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Rp934 Juta

Drama lanjutan OTT di Klaten, penyidik KPK sita sebuah tong biru yang berisi uang Rp934 juta. Uang hasil korupsi? ...
Minggu, 18 Okt 2026 07:42 WIB | Ekonomi

Warga Jawa Timur Tak Perlu Cemas Soal BBM. Wagub Emil Pastikan Stok Aman

Wagub Emil: stok BBM di Jawa Timur dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. ...