x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Kurang Perhatian Pusat, Dampaknya Jalan Kabupaten Memprihatinkan

Avatar bukti.id

Komisi DPR

Jakarta, bukti.id – Jalan-jalan di kota besar, tentu berbanding terbalik dengan jalan kabupaten yang jadi penghubung antar desa. Padahal jalan penghubung di daerah pelosok itu sangat dibutuhkan. Hal ini tentu butuh perhatian serius dari pemerintah pusat.

Disampaikan anggota Komisi V DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Jimmy Demianus, dirinya meminta revisi Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Jalan bisa memasukkan klausul pemerintah pusat dapat mengintervensi pembangunan jalan kabupaten.

Selama ini, menurut Jimmy, pembangunan jalan kabupaten hanya boleh dilakukan pemerintah daerah (Pemda) tingkat II. Sementara, tanpa intervensi pemerintah melalui APBN, maka jalan kabupaten dan penghubung antar desa akan terus relatif tidak layak.

"Sejauh ini jalan kabupaten relatif tertinggal. Misalnya di dapil saya di Papua Barat, dimana distribusi barang kebutuhan menjadi terganggu. Membuat inefisiensi ekonomi karena biaya angkut menjadi makin mahal," kata Jimmy di Jakarta, Minggu (6/9/2020).

Jimmy menjelaskan, Komisi V DPR sudah menginisiasi proses legislasi yakni revisi terhadap UU Jalan. Hal itu dilatarbelakangi keprihatinan banyaknya keluhan terkait jalan, khususnya di wilayah pedesaan.

Jimmy berharap, pemerintah pusat bisa memberikan kontribusi lebih kepada pembangunan jalan kabupaten. Menurutnya, jika tidak ada intervensi pemerintah dalam bentuk APBN, maka sulit atau perlu waktu relatif lama bagi jalan-jalan kabupaten dan penghubung desa bisa mengejar ketertinggalan dari jalan utama.

"Kalau diharapkan APBD kabupaten/kota yang kebanyakan hanya bersumber dari dana alokasi umum (DAU), maka tidak akan mampu membangun jalan, jembatan yang layak, terutama di pedesaan. Hanya dengan pembangunan jalan penghubung desa dengan layak, maka kemajuan kita sebagai bangsa ini bisa terwujud," pungkasnya.

Pemerataan pembangunan tentu harus dilakukan agar tak terjadi ketimpangan antara daerah dan pusat. Sebab, layaknya jalan di daerah tentu akan membantu meningkatkan arus ekonomi daerah itu sendiri. (hea)

Editor : W Aries

Artikel Terbaru
Minggu, 23 Agu 2026 18:10 WIB | Peristiwa

Gempita HUT Kemerdekaan ke-81 RI di RW 16 Perum Sidokare Asri Sidoarjo

Warga RW 16 Perum Sidokare Asri Sidoarjo peringati HUT Kemerdekaan ke-81 RI dengan kegiatan sarat makna. ...
Minggu, 23 Agu 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Puluhan Jurnalis Adu Strategi agar Lawan Kalah Telak

ORADO Jatim gelar Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026. ...
Rabu, 19 Agu 2026 12:15 WIB | Ekonomi

Pemerintah Bakal Manjakan Perempuan Prasejahtera

Pemerintah bakal terbitkan pedoman pelaksanaan kredit perempuan prasejahtera dengan suku bunga flat sebesar 8 persen/tahun ...
Rabu, 19 Agu 2026 08:05 WIB | Peristiwa

Karnaval Kemerdekaan 2026. BRIN Pamer Inovasi Antariksa hingga Energi Lewat

BRIN turut meriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dalam acara “Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara". ...
Selasa, 18 Agu 2026 13:15 WIB | Peristiwa

Disdukcapil Surabaya Bakal Tertibkan Penghuni Kos Pakai Sistem Pelaporan

Disdukcapil Kota Surabaya siapkan sistem informasi untuk mendata dan melaporkan penghuni rumah kos. ...
Selasa, 18 Agu 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Polresta Sidoarjo Raih Penghargaan Pelayanan Perempuan dan Anak

Polresta Sidoarjo dapat kado istimewa dari Pemkab Sidoarjo saat HUT ke-81 Republik Indonesia. ...