x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Tinggi, Angka Penderita Katarak di Lamongan

Avatar bukti.id

Peristiwa

Lamongan, bukti.id - Penderita katarak di Lamongan tergolong tinggi. Hampir sama secara nasional. Tercatat, 4 persen dari jumlah penduduk.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Lamongan, dr Taufik Hidayat, penyebab tingginya angka penderita katarak di Lamongan tidak hanya faktor usia. Tetapi, ada faktor lain, seperti Diabet Melitus (DM) atau hipertensi. Termasuk pengaruh gangguan gizi.

Penyebabnya banyak faktor. Karena mata itu banyak interaksi dengan jenis penyakit lain. Adapun untuk meminimalisir, Dinas Kesehatan Lamongan sedang meningkatkan program penanggulangan penyakit mata.

‘’Hanya saja, sifatnya preventif dan promotif. Intinya, bagaimana masyarakat penderita beberapa faktor penyebab tadi agar tidak terjadi katarak ,’’ katanya, usai mengikuti peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Mata, di Plosowahyu, Lamongan, Senin (26/10/2020).

Lebih jauh Taufik mengungkapkan, rumah sakit milik pemerintah saat ini—RSUD di Ngimbang dan RSUD dr Soegiri baru sebatas bisa menangani katarak dan glukoma. Alasannya, karena keterbatasan atau belum sumber daya manusia (SDM). Untuk penanganan retina, pasien harus dibawa atau diarahkan ke Rumah Sakit Adi Husada, Undaan Wetan, Surabaya.

‘’Tapi kita pastikan akan ada peningkatan untuk SDM tersebut. Salah satunya langkah yang kita lakukan dengan menyekolahkan dokter. Itu pasti. Pasti itu. Karena rumah sakit pemerintah juga harus bersaing dengan swasta dan harus mampu bekerja sama untuk saling menunjang, ‘’ tandasnya.

Sementara itu, Bupati Lamongan, Fadeli, mengaku bangga dengan adanya rumah sakit mata. Dikatakan juga, Pemkab Lamongan membuka lebar pada siapapun yang ingin membangun rumah sakit atau balai pengobatan di Lamongan.

"Saya persilakan,Tapi, membangun rumah sakit pelayanannya harus maksimal. "Tidak sekedar ada. Kita berharap penderita penyakit mata cukup bisa dilayani di Lamongan. Tidak harus ke rumah sakit Undaan, harapnya. (ron)

 

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Jumat, 30 Okt 2026 10:30 WIB | Ekonomi

BRIN Gandeng BNI Ventures. Bantu UMKM dan Startup Berbasis Riset Tembus Pasar Komersial

BRIN kolaborasi dengan BNI Ventures ajak UMKM dan startup berbasis riset tembus pasar komersial. ...
Jumat, 30 Okt 2026 08:10 WIB | Hukum

PMII Desak Polda Jatim Tindak Tegas Pelaku Pengeroyokan di Kawasan PIER

PMII desak Polda Jatim tindak tegas pelaku pengeroyokan di Kawasan PIER. ...
Selasa, 27 Okt 2026 17:10 WIB | Peristiwa

BRIN Perkuat Stasiun Satelit untuk Mitigasi Bencana

BRIN dorong penguatan ekosistem jaringan stasiun bumi satelit penginderaan jauh nasional untuk mitigasi bencana. ...
Selasa, 27 Okt 2026 12:30 WIB | Ekonomi

Diskusi Publik Refleksi Dua Tahun Asta Cita. Dorong UMKM Lewati Tantangan untuk Naik Kelas

Refleksi Dua Tahun Asta Cita gelar diskusi publik untuk dorong UMKM lewati tantangan agar naik kelas. ...
Senin, 26 Okt 2026 21:18 WIB | Ekonomi

BRI HR Muhammad Surabaya Kenalkan BRImo dan Aset Lelang di Reuni Alumni UB

SURABAYA - BRI Branch Office (BO) HR Muhammad Surabaya memanfaatkan Reuni Alumni Universitas Brawijaya (UB) di Malang pada 24–25 Oktober 2026 untuk memperluas p ...
Minggu, 25 Okt 2026 17:10 WIB | Ekonomi

Manfaatkan Handphone. RLD Ajak UMKM Surabaya Dongkrak Penjualan Via Promosi Digital

RLD ajak UMKM Surabaya dongkrak penjualan lewat promosi digital memanfaatkan handphone. ...