x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Hari Lahir Pancasila. FPK Nganjuk Blusukan Budaya ke Situs Bersejarah

Avatar bukti.id

Peristiwa

Nganjuk – Peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni, menjadi momentum berharga bagi pengurus dan anggota Forum Pamong Kebudayaan (FPK) Nganjuk. Bareng-bareng pelaku budaya setempat, rombongan ini melakukan napak tilas ke beberapa situs, dan diakhiri ‘sowan’ ke Museum Marsinah.

Salah satu situs yang dikunjungi, yakni Watu Kenong dan Manhir Banaran Bagor. Batu Kenong merupakan salah satu peninggalan budaya megalitikum, berupa bongkahan batu dengan tonjolan di atasnya yang menyerupai alat musik gamelan kenong. Di kawasan Banaran, Nganjuk, batu-batu ini berfungsi sebagai penanda tapak permukiman Jawa Kuno atau Umpak Pondok.

Seorang penginisisasi acara tersebut, Ujang Wilwatikta mengatakan, jika peninggalan tersebut dibuat  di Zaman Megalitikum (atau Zaman Batu Besar) adalah periode prasejarah di mana manusia membuat dan menggunakan struktur atau monumen dari batu-batu berukuran besar. 

"Kemungkinan besar peninggalan berupa Watu Kenong, Manhir di Bagor ini ada sejak jaman Megalitikum," ujar pengurus FPK Nganjuk ini. 

Sedangkan, Ketua FPK Nganjuk, Kaswati yang juga turut serta dalam rombongan menambahkan, FPK akan terus melakukan pendataan situs peninggalan sejarah yang ada di Nganjuk, agar lebih banyak yang mengetahui khususnya generasi muda. 

"Jangan sampai generasi muda Nganjuk hanya tahu Candi Ngetos dan Candi Lor  saja, setidaknya mereka juga tahu Candi Joko Selo yang ada di hutan jati Wilangan," ujar perempuan aktivis olahraga tradisional ini. 

Sekedar informasi, ada dua candi besar di Nganjuk, yaitu Candi Ngetos dan Candi Lor. Bahkan Candi Lor merupakan bangunan candi yang terbuat dari batu bata merah, dan diyakini sebagai monumen cikal bakal berdirinya Kabupaten Nganjuk, yang diperingati setiap tanggal 10 April. 

Napak tilas yang mereka sebut sebagai acara blusukan budaya ini, juga mengunjungi Sumur Batu, Punden Mojorembun, Candi Joko Selo dan Museum Marsinah. 

Mahfum jika Museum Marsinah menjadi salah satu jujugan acara itu, mengingat Marsinah merupakan seorang aktivis dan buruh pabrik arloji – PT Catur Putra Surya – di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, yang menjadi simbol perjuangan hak buruh Indonesia. (kwan-knis)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Minggu, 23 Agu 2026 18:10 WIB | Peristiwa

Gempita HUT Kemerdekaan ke-81 RI di RW 16 Perum Sidokare Asri Sidoarjo

Warga RW 16 Perum Sidokare Asri Sidoarjo peringati HUT Kemerdekaan ke-81 RI dengan kegiatan sarat makna. ...
Minggu, 23 Agu 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Puluhan Jurnalis Adu Strategi agar Lawan Kalah Telak

ORADO Jatim gelar Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026. ...
Rabu, 19 Agu 2026 12:15 WIB | Ekonomi

Pemerintah Bakal Manjakan Perempuan Prasejahtera

Pemerintah bakal terbitkan pedoman pelaksanaan kredit perempuan prasejahtera dengan suku bunga flat sebesar 8 persen/tahun ...
Rabu, 19 Agu 2026 08:05 WIB | Peristiwa

Karnaval Kemerdekaan 2026. BRIN Pamer Inovasi Antariksa hingga Energi Lewat

BRIN turut meriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dalam acara “Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara". ...
Selasa, 18 Agu 2026 13:15 WIB | Peristiwa

Disdukcapil Surabaya Bakal Tertibkan Penghuni Kos Pakai Sistem Pelaporan

Disdukcapil Kota Surabaya siapkan sistem informasi untuk mendata dan melaporkan penghuni rumah kos. ...
Selasa, 18 Agu 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Polresta Sidoarjo Raih Penghargaan Pelayanan Perempuan dan Anak

Polresta Sidoarjo dapat kado istimewa dari Pemkab Sidoarjo saat HUT ke-81 Republik Indonesia. ...