Connect with us

Upaya Bathiniyah Redam Covid-19

Munajat Virtula di Hari Arafah


Bupati Yuhronurdan Wakil Bupati Abdul Rouf sedang memimpin munajat virtual bersamaan hari Arafah.

Lamongan, bukti.id – Pemkab Lamongan pantang surut langkah mangatasi pandemi Covid-19. Tidak hanya upaya fisik. Yakni, pengobatan dan kampanye pencegahan lewat PPKM dan vaksinasi yang dilakukan hingga lewat cara door to door bersama TNI/Polri.

Upaya bathiniyah juga tidak luput dari upaya Pemkab Lamongan, Jawa Timur, agar badai Covid-19 segera mereda.

Bersamaan momen Hari Arafah, bertepatan Senin (19/7), Pemkab Lamongan menggelar kegiatan munajat secara virtual.

Melaksanakan khotmil Qur’an di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan sebagai bentuk usaha batin penanganan covid-19 di Lamongan.

Mengambil momen di Hari Arafah yang jatuh bertepatan pada hari ini, Senin (19/7), Pemkab Lamongan menggelar kegiatan munajat secara virtual. Di antaranya diisi kegiatan khotmil Qur’an, Ratibul Haddad, serta do’a bersama.

Munajat Hari Arafah dipimpin langsung Bupati Yuhronur Efendi bersama Wakil Bupati Abdul Rouf. Bertempat di Pendapa Lokatantra Pemkab Lamongan.

“Acara inibisa diikuti semua masyarakat melalui aplikasi zoom meeting maupun live streaming YouTube,“ kata Yuhronur Efendi.

Lebih jauh, bupati yang akrab disapa Pak Yes itu mengungkapkan, saat ini Lamongan tengah melaksanakan PPKM Darurat. Atau PPKM Level 4. Karena itu, harus berupaya keras agar Covid-19 segera berlalu atau setidaknya menurun.

“Banyak upaya-upaya dzahir maupun batin yang sudah dilaksanakan di Lamongan. Salah satunya munajat bersamaan hati Arafah ini. Buian hanya untuk Lamongan, tapi juga Indonesia,“ imbuhnya.

Acara digelar bertepatan hari Arafah, masih menurur Yuhronur, karena bersamaan saat ini jama’ah haji juga sedang berdo’a dan berdekatan dengan malaikat di Padang Arafah.

Diharapkan, agar munajat yang di lakukan juga akan diterima oleh Allah SWT.

“Mustajabnya do’a di hari Arafah, menurut Syekh Shalih Al Munajjid, adalah berlaku umum, baik untuk yang sedang wukuf di Padang Arafah maupun yang tidak,” tuturnya.

Sehingga, dengan dilaksanakan munajat ini, diharapkan masyarakat Lamongan yang saat ini sedang sakit dapat segera seha. Bagi yang sehat agar terhindar dari keterpaparan covid-19.

“Mudah-mudahan ikhtiar, munajat, dan do’a kita untuk kesembuhan keluarga, saudara, serta masyarakat Lamongan ini diterima oleh Allah SWT,” pungkasnya. (ron)

Click to comment

bukti.id tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Trending