x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Gakeslab Siap Bantu Menteri BUMN

Avatar bukti.id

Ekonomi

Jakarta, bukti.id – Ketua Organisasi Perusahaan Alat-alat Kesehatan dan Laboratorium Indonesia (Gakeslab), Sugihadi menegaskan pihaknya siap berperan aktif (terlibat) untuk menyusunan roadmap health security atau peta jalan ketahanan kesehatan nasional. Kesiapan ini didasari setelah mereka melakukan diskusi bersama Menteri BUMN Erick Thohir. 

Sugihadi menyatakan Gakeslab diminta terlibat dalam penyusunan roadmap health security, dimana Kementrian BUMN sedang menyiapkannya segala sesuatunya, mulai dari penyesuaian kebutuhan, dunia usaha, regulator, maupun masyarakat.

"Kami bersyukur bisa berdiskusi dengan Pak Erick, walaupun secara virtual mengenai alat kesehatan dan laboratorium, saat ini banyak perusahaan swasta memiliki kemampuan dalam memproduksi alat kesehatan," terang Sugihadi dalam keterangannya, Sabtu (25/4/2020).

Sugihadi menguraikan, sekarang pemerintah membutuhkan segala bantuan untuk mengadakan alat kesehatan dan laboratorium (alkeslab), hal itu untuk mengantisipasi kurangnya alat perawatan bagi pasien maupun untuk identifikasi sedini mungkin kepada masyarakat yang mungkin terjangkit.

Padahal lanjut Sugihadi, saat sudah banyak penelitian dari universitas maupun badan penelitian instansi pemerintahan yang bisa memproduksi alat kesehatan yang selama ini diimpor, seperti ventilator.

Karenanya, Sugihadi berharap, alat-alat itu bisa dikembangkan dan bisa diproduksi massal demi memenuhi pasar dalam negeri.

Kementerian BUMN fokus membangun health security nasional. Apa yang dilakukan ini merupakan ikhtiar meningkatkan daya saing industri kesehatan dalam negeri, selain itu hal ini merupakan upaya menjadikan benteng pertahanan dalam menghadapi segala wabah penyakit ke depannya.

Erick Thohir selaku Menteri BUMN menyampaikan, bahwa penyusunan roadmap yang direncanakan ini merupakan wujud sinergi antara BUMN dan swasta, dan ini sesuai dengan peraturan presiden yang mewajibkan penggunaan produk dalam negeri.

Thohir juga menuturkan  bahwa dirinya bukan orang yang anti impor, namun sesuatu yang bisa dipetik pembelajaran adanya pandemi Covid-19 ini, semua pihak di Indonesia harus mampu belajar mewujudkan ketahanan kesehatan nasional. Ini untuk upaya pelaksanaan health security nasional.

“Saya meminta seluruh rumah sakit BUMN Indonesia, agar mengutamakan penggunaan produk dalam negeri, baik itu obat hingga alat kesehatan," himbau Thohir. (hea)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Sabtu, 17 Okt 2026 14:42 WIB | Ekonomi

Petikemas Internasional TTL Melonjak 78,69 Persen, Tembus 389 Ribu TEUs

Arus petikemas internasional Terminal Teluk Lamong mencapai 389.682 TEUs hingga Agustus 2026, meningkat 78,69 persen secara tahunan. ...
Jumat, 16 Okt 2026 17:05 WIB | Peristiwa

Pemulihan Pascabencana. Enam Unit Arsinum Karya BRIN Dikirim Bertahap

Enam unit Arsinum karya BRIN dikirim ke Aceh, Sumut dan Sumbar untuk pemulihan pascabencana. ...
Jumat, 16 Okt 2026 16:09 WIB | Ekonomi

Berharap Tingkatkan Aktivitas Ekonomi Gresik melalui JIIPE

Menperin M Sarmuji dorong manfaat kawasan industri JIIPE Gresik lebih masif disosialisasikan ke masyarakat. ...
Jumat, 16 Okt 2026 15:05 WIB | Ekonomi

Review Sejarah Era 90-an. Kokoon Hotel Surabaya Manjakan Tamu dengan Living Museum

Kokoon Hotel Surabaya hadirkan Living Museum, ajak tamu mengenal aktivitas kantor era 90-an melalui koleksi artefak bersejarah. ...
Jumat, 16 Okt 2026 11:10 WIB | Wakil Rakyat

Penegakan Hukum Karhutla Perlu Dipertegas. DPR Tagih Denda Triliunan Rupiah Belum Dieksekusi

Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan desak pemerintah pertegas penegakan hukum bagi pelaku karhutla. ...
Jumat, 16 Okt 2026 10:25 WIB | Peristiwa

Transformasi Digital Jadi Kunci Penguatan Industri Halal Indonesia. Ini Penegasan Kepala BRIN

Kepala BRIN: Transformasi digital menjadi kunci penguatan industri halal Indonesia. ...