x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Terkait KPK, Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Dapat Nilai D

Avatar bukti.id

Kabar Partai

Jakarta, bukti.id – Sebagai partai oposisi pemerintah, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberi nilai D kepada pemerintah dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, dalam evaluasi dua tahun kinerja keduanya sejak 2019.

Melalui Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, PKS menyoroti sejumlah masalah, mulai dari penurunan indeks demokrasi, pemberantasan korupsi, penanganan pandemi, pendidikan, ekonomi, hingga oligarki. Dari semua aspek itu, PKS memberi pemerintah nilai merah.

"Nilai 5 kalau saya. Merah, D," cetus Mardani, Jumat (22/10/2021).

Soal penurunan indeks demokrasi, Mardani mengutip The Economist Intelligence Unit (EIU) yang mencatat indeks demokrasi Indonesia mengalami penurunan dari semula di angka 6,4 kini menjadi 6,3. Penurunan itu, kata Mardani, sejurus dengan kebebasan publik yang kian bermasalah.

Pada sisi lain, Mardani juga menyoroti partai koalisi pemerintah yang terus menggemuk, di samping oposisi yang semakin kurus. Kondisi itu menurut dia menyebabkan check and balance terhadap pemerintah semakin nisbi.

Mardani mengaku tak heran, sejumlah RUU yang menuai kecaman dan penolakan dari publik tetap lolos. Beberapa seperti UU Omnibus Law, Perppu Corona, hingga perpajakan.

"Beberapa negara di masa pandemi mengalami konsolidasi kekuasaan. Karena dengan dalih kedaruratan mereka mau kekuasaan lebih dikonsentrasikan," tukas Mardani.

Selain penurunan indeks demokrasi, PKS turut menyoroti kualitas pendidikan yang dinilai hanya berkutat pada model belajar daring. Sedang, Kemendikbudristek tak melakukan perubahan paradigma baru belajar siswa di tengah pandemi.

Di bidang ekonomi, PKS menyoroti multi tarif pengenaan pajak PPh naik 11 persen dari semula 10 persen. Kebijakan itu menurut dia justru berdampak buruk pada masyarakat kecil, dan tidak demikian pada kelompok masyarakat kelas atas yang kerap lolos dari pajak.

Terakhir, PKS juga menyoroti kualitas pemberantasan korupsi yang kian melemah. Menurut Mardani, pemerintah seolah telah menyiapkan peti mati buat lembaga pemberantasan korupsi, KPK. Ia menilai pemecatan 57 pegawai lewat tes wawasan kebangsaan adalah hari kelam bagi KPK. Padahal, menurut Mardani, lembaga itu sebelumnya telah menjadi rujukan model pemberantasan korupsi negara lain seperti Vietnam hingga Brazil.

"Vietnam itu full belajar dari KPK untuk membangun KPK Vietnam. Termasuk UU KPK-nya. UU 30/2002 dicopy langsung dengan disupervisi KPK kita. Sekarang hancur lebur," kata Mardani.

"Sebetulnya kita sedih dari 2002, sudah bagus di 2012, terus 2020 memuncak, tapi sekarang kayak disiapkan peti mati," tutup Mardani. (hea)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 15:10 WIB | Peristiwa

Awas, Jukir mBetik Bakal Disanksi. Pemkab Sidoarjo Seriusi Parkir DigitalĀ 

Oknum jukir nakal di Sidoarjo bakal disanksi, seiring penerapan parkir digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 14:42 WIB | Ekonomi

Petikemas Internasional TTL Melonjak 78,69 Persen, Tembus 389 Ribu TEUs

Arus petikemas internasional Terminal Teluk Lamong mencapai 389.682 TEUs hingga Agustus 2026, meningkat 78,69 persen secara tahunan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 08:48 WIB | Pendidikan

Unibraw dan BRIN Ubah Limbah Pertanian Jadi Produk Kimia Bernilai Tambah

UB dan BRIN kolab kembangkan limbah pertanian jadi produk kimia. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 06:40 WIB | Peristiwa

Terminal Teluk Lamong Surabaya Raih Prestasi Internasional

Dalam ajang GPF Awards 2026 Singapura, anak perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas, PT Terminal Teluk Lamong sukses meraih dua penghargaan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Bunda Jelita, Tak Sekedar Berburu Tren. TP PKK Surabaya Bakal Dampingi Keluarga Bumil Hingga Lahiran

Pemkot dan TP PKK Surabaya dampingi keluarga Bumil hingga lahiran lewat Bunda Jelita. ...