x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Awas!! Modus Penipuan Jasa Penjualan Tiket Ibadah Umrah

Avatar bukti.id

Hukum

Jombang, bukti.id – Nasib sial menimpa biro jasa tour dan travel PT Annisa Ahmada Travelindo (AAT), Jombang, berniat memberangkatkan 32 orang jamaah umrah asal Kediri, namun gagal karena membeli tiket dibayar lunas tapi tiket tidak diberikan ditambah dalil-dalil tak masuk akal.

Adalah agen tiket tour & travel di Malang, PT Raya Al Madinah (RAM) di Jalan Raya Kepuharjo, Karangploso, Malang, yang melayani pembelian 32 pax tiket umrah secara tunai dari PT AAT, dan sudah ditentukan jadwal pemberangkatannya. Namun saat hari H, tiket tidak diberikan dan pihak RAM membatalkan sepihak jadwal pembarangkatan, yang sedianya tanggal 25 September 2022.

Fakta ini berawal dari pemesanan 32 pax tiket perjalanan umrah yang dilakukan oleh Neng Nissa selaku Direktur Utama PT AAT kepada RAM yang telah terbayar lunas pada 15 September 2022.

Sesuai dengan invoice, jadwal pemberangkatan 32 jamaah umrah yang sudah terpesan dijadwalkan tanggal 25 September 2022, namun secara sepihak dan waktu yang medesak yaitu pada tanggal 24 September 2022, pihak RAM menunda jadwal pemberangkatan menjadi 28 September 2022. Penundaan itupun tidak tepat lagi, pasalnya pada 28 Septembwr 2022 pihak Neng Nissa juga tidak diberikan tiket, dan tidak jelas diberangkatkan kapan.

Melihat hal ini melalui kuasa hukum dari PT AAT, Samsul, pada 28 September 2022, mendatangi kantor travel RAM untuk meminta Refund tiket 32 pax yang gagal berangkat.

Samsul menemui Anton selaku pemilik travel RAM, dan meminta pengembalian pembelian 32 tiket yang sudah terbayar lunas, namun pihak RAM enggan mengembalikan dengan alasan kesalahan sistem.

“Melihat kejanggalan ini kami akan langsung meneruskan ke pelaporan ke pihak yang berwajib, karena kuat dugaan adanya tindak pidana penipuan dan penggelapan,” pungkas Samsul .

Di kesempatan yang sama, puluhan awak media mengkonfirmasi Anton dan dalam keterangannya disebut permasalahan ini menurutnya bukan kesalahan dari pihak travel RAM, pasalnya ini juga terjadi pada pesanan tiket-tiket lain dan ini masalah sistem maskapai.

Dengan kejadian ini ratusan juta kerugian yang harus ditanggung oleh PT Annisa Ahmada Travelindo, selain uang pembelian tiket Rp. 512.000.000 yang belum dikembalikan, juga kerugian terlanjur pesan kamar hotel dan lain sebagainya. (edd)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Selasa, 21 Jul 2026 05:45 WIB | Hukum

Jual Kosmetik asal Cina Tanpa Izin BPOM, Sidang Jefry Berlanjut

Sidang perkara penjualan obat tanpa ijin edar BPOM, dengan terdakwa Jefry tetap berlanjut. ...
Minggu, 19 Jul 2026 08:34 WIB | Peristiwa

Tokoh Penggerak UMKM Ari Prabowo Berjanji Sinergikan Pariwisata dan UMKM

Jadi Ketum GEMI, Ari berjanji sinergikan pariwisata dan UMKM. ...
Sabtu, 18 Jul 2026 11:42 WIB | Peristiwa

Sah. Ari Prabowo Terpilih Jadi Ketum MANTRA periode 2026–2031

Munas I MANTRA sepakat memilih Ari Prabowo sebagai Ketum MANTRA periode 2026-2031. ...
Sabtu, 18 Jul 2026 08:08 WIB | Peristiwa

MANTRA Gelar Munas I di Surabaya. Fokus Tingkatkan Kualitas SDM Konstruksi

Munas I Mantra momen penting bagi pekerja konstruksi Indonesia. ...
Jumat, 17 Jul 2026 05:10 WIB | Peristiwa

Urai Kemacetan Gedangan. Sidoarjo Bakal Miliki Flyover di Lokasi ini

Urai kemacetan di Gedangan, Pemkab Sidoarjo bakal bangun flyover. ...
Jumat, 17 Jul 2026 04:05 WIB | Hukum

Beli Solar Subsidi Ber-barcode Kerjasama Operator SPBU, Hendrik Setiawan dan Rudi Agus Jalani Sidang

Sidang perkara pembelian BBM solar subsidi, majelis hakim pertanyakan status operator SPBU. ...