x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Wagub Emil: Jangan Dibayar. Walimurid-Siswa, Saya Lindungi Sepenuhnya

Avatar bukti.id

Pendidikan

bukti.id,- Untuk kesekian kali, Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim), Emil Elestianto Dardak, menegaskan jika pihak sekolah SMA Negeri dan SMK Negeri di Jatim tidak diijinkan meminta pungutan uang kepada orangtua/walimurid dengan alasan apapun.

“Sekali lagi saya sampaikan, sekolah SMA Negeri dan SMK Negeri di Jawa Timur, gratis. Tidak dipungut biaya. Karena semua sudah diatur dan dianggarkan dalam dana BOS (bantuan operasional sekolah.red),” tegas pria yang karib disapa Emil, kepada bukti.id dan LSM Topan RI, dalam sebuah kesempatan di Surabaya, baru-baru ini.

Tak hanya itu, keseriusan dan kegeraman Emil menyikapi sikap ‘bandel’ oknum pihak sekolah dan komite sekolah tersebut, dengan mengajak para orangtua/walimurid dan anak didik (siswa) agar tidak perlu membayar pungutan uang sekolah.

Biasanya pungutan uang yang diterapkan pihak sekolah itu, dibungkus dengan istilah sumbangan, iuran, infak, dan lain sebagainya. Lebih ‘seksi’ lagi pungutan dimaksud diembel-embeli kesepakatan antara komite sekolah dan orangtua/walimurid.

Bahkan, memerangi kebiasaan nakal tersebut, Emil mempertegas dengan kesanggupan dirinya untuk pasang badan.

“Kalau ada hal sejenis pungutan seperti itu, dibayar. Walimurid agar lebih berani untuk tidak membayar uang sekolah, sumbangan atau apapun itu. Saya yang akan memberi perlindungan penuh kepada walimurid dan siswa,” tukas mantan Bupati Trenggalek itu.

Suami Arumi Bachsin ini mengaku terbuka menerima laporan seluruh lapisan masyarakat terkait pungutan yang dilakukan semua sekolah negeri, dan akan menindak tegas – bersama dinas/instansi terkait di lingkup Pemprov Jatim – oknum tenaga pengajar dan kepala sekolah yang melakukan kesalahan, terutama terkait ulah mewajibkan praktek pungutan uang sekolah.

“Sanksinya, bisa dilakukan pemecatan terhadap pelaku. Untuk tindakan pidana diserahkan kepada pihak berwajib,” pungkas dia.

Seperti diketahui, sejumlah sekolah SMA Negeri dan SMK Negeri di Jatim, masih saja membandel mewajibkan pungutan uang kepada orangtua/ walimurid dengan menggunakan berbagai istilah sumbangan.

Penarikan iuran, sumbangan atau infak, yang indikasinya mengarah ke tindakan pungutan liar, diduga berlangsung di SMA Negeri 1 Wonoayu-Sidoarjo, SMA Negeri 1 Waru-Sidoarjo, dan SMK Negeri 12 Surabaya. Tidak tertutup kemungkinan kejadian sejenis juga terjadi sejumlah sekolah SMAN-SMKN di Jatim.

Baca juga:  https://bukti.id/baca-2729-keberatan-biaya-sumbangan-wali-murid-bingung-membayar

‘Tak sedikit sekolah SLTA sederajat di Jatim melakukan pungutan terlarang ini. Kami memiliki ‘daftar dosa’ sejumlah sekolah itu. Kami bakal menelusuri pembuktian indikasinya, jika benar terbukti akan kami laporkan ke dinas terkait,” ujar investigator LSM Topan RI, Sihol. (knis-kwan)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Minggu, 23 Agu 2026 18:10 WIB | Peristiwa

Gempita HUT Kemerdekaan ke-81 RI di RW 16 Perum Sidokare Asri Sidoarjo

Warga RW 16 Perum Sidokare Asri Sidoarjo peringati HUT Kemerdekaan ke-81 RI dengan kegiatan sarat makna. ...
Minggu, 23 Agu 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Puluhan Jurnalis Adu Strategi agar Lawan Kalah Telak

ORADO Jatim gelar Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026. ...
Rabu, 19 Agu 2026 12:15 WIB | Ekonomi

Pemerintah Bakal Manjakan Perempuan Prasejahtera

Pemerintah bakal terbitkan pedoman pelaksanaan kredit perempuan prasejahtera dengan suku bunga flat sebesar 8 persen/tahun ...
Rabu, 19 Agu 2026 08:05 WIB | Peristiwa

Karnaval Kemerdekaan 2026. BRIN Pamer Inovasi Antariksa hingga Energi Lewat

BRIN turut meriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dalam acara “Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara". ...
Selasa, 18 Agu 2026 13:15 WIB | Peristiwa

Disdukcapil Surabaya Bakal Tertibkan Penghuni Kos Pakai Sistem Pelaporan

Disdukcapil Kota Surabaya siapkan sistem informasi untuk mendata dan melaporkan penghuni rumah kos. ...
Selasa, 18 Agu 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Polresta Sidoarjo Raih Penghargaan Pelayanan Perempuan dan Anak

Polresta Sidoarjo dapat kado istimewa dari Pemkab Sidoarjo saat HUT ke-81 Republik Indonesia. ...