x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

KPU Minta Tambahan Dana Rp535 Miliar

Avatar bukti.id

Pemilu

Digunakan beli APD saat pelaksanaan Pilkada 2020, sesuai protokol kesehatan

Jakarta, bukti – Pilkada yang digelar pada 9 Desember 2020 mendatang di 270 daerah, ditengara masih dalam kondisi pandemi virus Covid-19. Karena itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan meminta dana tambahan sebesar Rp535,9 miliar, untuk belanja alat pelindung diri (APD) saat pilkada berlangsung.

"Tambahan anggaran untuk kebutuhan logistik APD sebesar Rp535,9 miliar. Dana tambahan itu, akan dipakai membeli alat pelindung diri untuk para petugas penyelenggara pemilu. Di antaranya berupa masker, baju pelindung diri, sarung tangan, pelindung wajah, tong air, sabun cuci tangan, tisu hingga cairan disinfektan," kata Ketua KPU, Arief Budiman, saat rapat bersama Kemendagri, Bawaslu, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dan Komisi II DPR, Rabu (27/5/2020).

Anggaran tersebut, imbuh Arief, juga digunakan untuk membeli masker bagi para pemilih sebanyak 105 juta orang, senilai Rp263,4 miliar. Kemudian, pembelian alat kesehatan bagi petugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan Panitia Pemutakhiran Data Pemilih sebesar Rp259,2 miliar.

"Pembelian alat kesehatan bagi para panitia Pemungutan Suara (PPS) sebesar Rp 10,5 miliar dan untuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sebesar Rp2,1 miliar," kata dia.

KPU juga berencana mengganti alat coblos kertas suara sekali pakai guna menghindari penyebaran virus corona. Selama ini, KPU menggunakan satu paku yang disediakan di bilik suara untuk dipakai secara bergantian oleh pemilih.

"Misalnya bisa berbentuk kayu dari paku tapi dia harus sekali pakai. Jadi orang masuk diberi alat coblosnya, setelah itu dibuang supaya tidak menular virus," kilah Arief.

Bahkan, KPU juga akan mengganti mekanisme pemberian tinta Pemilu khusus pemberi suara. Tinta pemilu sendiri biasanya digunakan dengan cara dicelup. Kali ini KPU berencana menggunakan model tinta spray atau tetes.

"Mungkin nanti ada yg ditetes ada yang sekali sentuh atau sekali Sprai jadi dia akan menggantikan celup. tapi ada kebutuhan baru misalnya masker disinfektan hand sanitizer," pungkas Arief. (ifn)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Minggu, 23 Agu 2026 18:10 WIB | Peristiwa

Gempita HUT Kemerdekaan ke-81 RI di RW 16 Perum Sidokare Asri Sidoarjo

Warga RW 16 Perum Sidokare Asri Sidoarjo peringati HUT Kemerdekaan ke-81 RI dengan kegiatan sarat makna. ...
Minggu, 23 Agu 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Puluhan Jurnalis Adu Strategi agar Lawan Kalah Telak

ORADO Jatim gelar Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026. ...
Rabu, 19 Agu 2026 12:15 WIB | Ekonomi

Pemerintah Bakal Manjakan Perempuan Prasejahtera

Pemerintah bakal terbitkan pedoman pelaksanaan kredit perempuan prasejahtera dengan suku bunga flat sebesar 8 persen/tahun ...
Rabu, 19 Agu 2026 08:05 WIB | Peristiwa

Karnaval Kemerdekaan 2026. BRIN Pamer Inovasi Antariksa hingga Energi Lewat

BRIN turut meriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dalam acara “Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara". ...
Selasa, 18 Agu 2026 13:15 WIB | Peristiwa

Disdukcapil Surabaya Bakal Tertibkan Penghuni Kos Pakai Sistem Pelaporan

Disdukcapil Kota Surabaya siapkan sistem informasi untuk mendata dan melaporkan penghuni rumah kos. ...
Selasa, 18 Agu 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Polresta Sidoarjo Raih Penghargaan Pelayanan Perempuan dan Anak

Polresta Sidoarjo dapat kado istimewa dari Pemkab Sidoarjo saat HUT ke-81 Republik Indonesia. ...