x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Gubernur Khofifah, Kapolda dan Pangdam Doakan Santri Bangkalan Sukses

Avatar bukti.id

Pemerintahan

Bangkalan, bukti.id - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyemangati para santri, mendoakan mereka kelak bisa menjadi anggota polisi atau tentara, juga bisa menjadi profesor bahkan menjadi presiden. Itu diucapkan saat mantan Menteri Sosial di era Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla itu bertandang ke Pondok Pesantren Syaichona Cholil di Madura, saat membagikan masker bersama Pangdam V/Brawijaya, Mayjend TNI Widodo Iryansyah, dan Kapolda Jatim Irjen Pol M Fadil Imran.

“Mudah-mudahan yang sekarang nyantri di Ponpes Syaichona Cholil ini kelak yang menjadi anggota polisi atau TNI bisa jadi Jenderal, profesor bahkan menjadi presiden seperti Gus Dur,” kata Gubernur Khofifah, Sabtu (27/6) sore, lalu.

Kala itu, guna menekan dan mencegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19), khususnya di Surabaya Raya, Gubernur Khofifah mengajak semua elemen masyarakat ikut peduli, bergerak bersama-sama menangani virus Corona. Pun juga masyarakat Madura, kegiatan bagi masker sesungguhnya secara terus menerus dilakukan jajaran Forkopimda Jatim, baik di pasar, di terminal maupun di pesantren serta titik-titik kerumunan masa lainnya.

Saat itu, Gubernur Khofifah memompa memotivasi dan menyemangati para santri agar bercita-cita tinggi, dan terus berjuang meraihnya.

Dikatakan, para santri kelak akan menjadi orang sukses, dan memegang amanah penting penerus estafet kepemimpinan di negeri ini.

Ketua Umum PP Muslimat NU itu memberikan penekanan, cita-cita itu bisa saja terwujud. Sebab, sudah ada buktinya. Yakni, Bupati Bangkalan, KH. R. Abdul Latif Amin Imron merupakan seorang santri, yang juga dzuriyah Ponpes Syaichona Cholil, Bangkalan. Kemudian, ada KH. Nasih yang juga mengemban amanah di DPRD Jatim. 

“Dulu susah kita dapat Bupati Al Mukarom, tetapi sekarang Al Mukarom Bapak Bupati Bangkalan, yang juga seorang kiai. Kemudian jika ada yang ingin mengikuti jejak KH. Nasih menjadi anggota DPR, Insyaallah besar sekali manfaatnya karena akan bisa membawa suara masyarakat, terutama masyarakat pesantren, juga suara  masyarakat Madura,” ucapnya.

Gubernur wanita pertama di Jatim ini optimistis, kelak berprofesi sebagai apapun, para santri akan menuai kesuksesan, sebab etos kerja masyarakat Madura, yang terkenal memiliki budaya pekerja keras luar biasa. 

"Hal itulah yang dibutuhkan oleh negeri ini, yakni sumber daya manusia yang profesional, terampil dan juga siap bekerja keras," sebutnya. 

Pernyataan Gubernur Khofifah itu pun diamini oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol M Fadil Imran. Menurut kapolda, santri tidak boleh berkecil hati dan harus percaya diri bisa meraih cita-cita. Sebab, tidak ada yang tidak mungkin jika mau berusaha, disiplin, dan memiliki tekad yang kuat.

“Saya dulu juga dari kampung, kemudian karena rajin belajar dan disiplin, saya bisa menjadi Jenderal. Jadi jangan pernah berkecil hati,” ujar Irjen Pol M Fadil memantapkan motivasi.

Senada dengan Kapolda Jatim, Pangdam V/Brawijaya, Mayjend TNI Widodo Iryansyah berharap, merekalah para santri yang kelak akan memimpin bangsa ini. 

"Sebab, para santri dibekali ilmu agama, sekaligus ilmu pengetahuan dan teknologi, yang kelak akan berguna bagi masa depan bangsa dan negara ini," ujar Mayjend TNI Widodo. (tji)

Editor : Tudji

Artikel Terbaru
Selasa, 28 Jul 2026 02:00 WIB | Hukum

JPU Tuntut Direktur CV Sukses Gemilang Engineering Sugianto 32 Bulan Penjara

Akibat ulah nakalnya, Sugianto dituntut JPU 32 bulan penjara. ...
Selasa, 28 Jul 2026 01:37 WIB | Hukum

Kasus Dugaan Penipuan Investasi. Salim Himawan Keukeuh Sebut Dia Bukan Marketing atau Agen

Sidang perkara dugaan penipuan investasi, saksi korban, Salim keukeuh sebut dia bukan marketing atau agen. ...
Sabtu, 25 Jul 2026 07:24 WIB | Peristiwa

Hubungan Intim LSL Pemicu Tertinggi Kasus HIV-AIDS di Sidoarjo

Dinkes Sidoarjo bantah berita ada 522 pelajar terpapar HIV/AIDS di daerahnya. ...
Sabtu, 25 Jul 2026 05:27 WIB | Hukum

Dimas Dwi Hermawan & Rudik Harmoko Jadi Terdakwa Gegara Solar Subsidi

Salahgunakan pembelian BBM solar subsidi, Dimas dan Rudik jadi terdakwa. ...
Selasa, 21 Jul 2026 05:45 WIB | Hukum

Jual Kosmetik asal Cina Tanpa Izin BPOM, Sidang Jefry Berlanjut

Sidang perkara penjualan obat tanpa ijin edar BPOM, dengan terdakwa Jefry tetap berlanjut. ...
Senin, 20 Jul 2026 17:05 WIB | Hukum

Perkara Agustin Widyawati dan Ranto Hensa Barlin Sidauruk Berlanjut, Usai Perlawanan Dakwaan Ditolak Hakim

Hakim PN Surabaya tolak pengajuan terdakwa Agustin dan Ranto dalam perkara penipuan ...