x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

JPU Tuntut Direktur CV Sukses Gemilang Engineering Sugianto 32 Bulan Penjara

Avatar bukti.id

Hukum

Surabaya, bukti.id – Perkara investasi yang menjanjikan keuntungan 50 persen menyeret Sugianto jalani sidang sebagai terdakwa.

Sidang yang digelar Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (27/7/2026), beragendakan tuntutan terhadap pria yang menjabat Direktur CV Sukses Gemilang Engineering tersebut.

Tuntutan dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaaan Negeri (Kejari) Surabaya, Siska Christina dan Vini Angeline, yang menyebut terdakwa dinyatakan, secara sah terbukti bersalah.

Sebagaimana yang diatur dan diancam pidana dalam pasal 492 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Hal yang memberatkan terdakwa yakni, terdakwa menikmati hasil dari perbuatannya serta menimbulkan kerugian terhadap Susatro Soephomo sebesar Rp440 juta.

“Memohon terhadap Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini, guna menjatuhkan pidana penjara selama 32 bulan,” ujar JPU dalam ruang sidang.

Usai tuntutan dibacakan JPU, terdakwa melalui Penasehat Hukumnya, bahwa telah mencabut kuasa terhadap Penasehat Hukum sebelumnya. Kini, dengan Penasehat Hukum dari Pieter Talaway akan mengajukan nota pembelaan atau pledoi secara tertulis.

Untuk diketahui, di sidang sebelumnya, disebutkan, terdakwa menawarkan investasi proyek pengerjaan dengan keuntungan 50 persen dari nilai besaran modal investasi.

Investasi proyek yang dimaksud yakni, pekerjaan pengadaan alat berat road roller di Kementerian Kelautan dan Perikanan sebesar Rp1 miliar lebih.

Investasi diatas, ditawarkan terdakwa terhadap Susatro Soephomo selaku Direktur PT Simentari Abdhi Bina, yang bergerak di bidang distributor alat listrik.

Di hadapan Susatro Soephomo, terdakwa memiliki pekerjaan sebagai supplier barang namun tidak memiliki modal yang cukup.

Tawaran terdakwa terhadap Susatro Soephomo yakni, akan diberikan keuntungan sebesar 50 persen dari modal investasi dalam kurun waktu tiga bulan.

Mengenai tawaran terdakwa yang datang bersama istrinya, yaitu Diyan, maka Susatro Soephomo memberikan modal investasi sebesar Rp440 juta yang dikirim melalui transfer ke rekening terdakwa.

Namun, terdakwa tidak menepati janjinya, dan itu hanyalah akal-akalan agar Susastro Soephomo menyerahkan uang sejumlah Rp440 Juta yang ternyata digunakan terdakwa untuk kepentingan pribadi. (cebe/smt)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Jumat, 30 Okt 2026 10:30 WIB | Ekonomi

BRIN Gandeng BNI Ventures. Bantu UMKM dan Startup Berbasis Riset Tembus Pasar Komersial

BRIN kolaborasi dengan BNI Ventures ajak UMKM dan startup berbasis riset tembus pasar komersial. ...
Selasa, 27 Okt 2026 17:10 WIB | Peristiwa

BRIN Perkuat Stasiun Satelit untuk Mitigasi Bencana

BRIN dorong penguatan ekosistem jaringan stasiun bumi satelit penginderaan jauh nasional untuk mitigasi bencana. ...
Selasa, 27 Okt 2026 12:30 WIB | Ekonomi

Diskusi Publik Refleksi Dua Tahun Asta Cita. Dorong UMKM Lewati Tantangan untuk Naik Kelas

Refleksi Dua Tahun Asta Cita gelar diskusi publik untuk dorong UMKM lewati tantangan agar naik kelas. ...
Senin, 26 Okt 2026 21:18 WIB | Ekonomi

BRI HR Muhammad Surabaya Kenalkan BRImo dan Aset Lelang di Reuni Alumni UB

SURABAYA - BRI Branch Office (BO) HR Muhammad Surabaya memanfaatkan Reuni Alumni Universitas Brawijaya (UB) di Malang pada 24–25 Oktober 2026 untuk memperluas p ...
Sabtu, 24 Okt 2026 19:30 WIB | Peristiwa

Sinergi Pemprov dan Pedagang Kaki Lima Didorong Berlanjutan

APKLI Jatim bakal gelar pelantikan DPW dan pengukuhan 38 DPD se-Jatim. ...
Senin, 19 Okt 2026 13:50 WIB | Peristiwa

Regenerasi Organisasi. Berharap Lakmud Jenggala Tumbuh Kader Masa Depan

PAC IPNI dan IPPNU Jabon adakan Lakmud Jenggala untuk cetak kader masa depan berpotensi. ...