x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

PA GMNI Kutuk Aksi Kekerasan Polisi

Avatar bukti.id

Peristiwa

Lamongan, bukti.di – DPC Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Lamongan menyesalkan dan mengutuk keras, aksi kekerasan yang terjadi saat aksi unjukrasa mahasiswa oleh polisi di luar pagar Gedung DPRD Lamongan, Kamis (23/7/2020).

Sejumlah mahasiswa itu terdiri dari PMII, GMNI, HMI dan Fornasmala, yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Lamongan Menolak. Mereka aksi menolak Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Lamongan 20202. Akibat bentrok dengan polisi, sejumlah mahasiswa luka-luka.

Menurut Ketua DPC PA GMNI Lamongan, Yuliatiningsih, polisi mestinya komitmen dan ngugemi dengan slogan yang selama ini dibanggakan. Yaitu, sebagai aparat pengayom masyarakat.

“Sebagai pengayom.masyarakat, kita yakin polisi sudah dididik dan dibekali bagaimana bersikap dewasa dan sabar serta memiliki rasa kasih sayang. Tapi, mengapa bisa bertindak kasar seperti itu,” katanya.

Kecuali tersakiti lebih dulu, lanjut Yuli, sapaan akrabnya, dipastikan tidak. Karena, secara kasatmata, tindakan polisi yang informasinya dipicu berawal kejadian lemparan sandal jepit dari arah kerumunan mahasiswa, mengarah barisan polisi yang menjaga pintu masuk Gedung DPRD Lamongan.

“Itu kalau lemparan menimpa polisi. Kalaupun terkena apa ya merasakan sakit? Kan cuma sandal karet. Kalaupun sakit, lantas apa juga harus membalas. Mereka itu mahasiswa, masih butuh arahan dan kasih sayang. Bukan digebuki,” cetusnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Politik dan Hubungan antar Lembaga DPC PA GMNI Lamongan,  Sholahudin Arroniri menambahkan, selaku senior PA GMNI membackup khususnya kader GMNI, dan secara umum kepada mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Mahasiswa Lamongan Melawan, yang menjadi korban aksi kekerasan tersebut.

“Kita siap mengawal hingga proses hukum. Mestinya kapolres meminta maaf kepada mahasiswa. Tidak itu saja, juga usut tuntas oknum polisi pelaku kekerasan sesuai hukum yang berlaku,” tandasnya. (ron)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 15:10 WIB | Peristiwa

Awas, Jukir mBetik Bakal Disanksi. Pemkab Sidoarjo Seriusi Parkir DigitalĀ 

Oknum jukir nakal di Sidoarjo bakal disanksi, seiring penerapan parkir digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 14:42 WIB | Ekonomi

Petikemas Internasional TTL Melonjak 78,69 Persen, Tembus 389 Ribu TEUs

Arus petikemas internasional Terminal Teluk Lamong mencapai 389.682 TEUs hingga Agustus 2026, meningkat 78,69 persen secara tahunan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 08:48 WIB | Pendidikan

Unibraw dan BRIN Ubah Limbah Pertanian Jadi Produk Kimia Bernilai Tambah

UB dan BRIN kolab kembangkan limbah pertanian jadi produk kimia. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 06:40 WIB | Peristiwa

Terminal Teluk Lamong Surabaya Raih Prestasi Internasional

Dalam ajang GPF Awards 2026 Singapura, anak perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas, PT Terminal Teluk Lamong sukses meraih dua penghargaan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Bunda Jelita, Tak Sekedar Berburu Tren. TP PKK Surabaya Bakal Dampingi Keluarga Bumil Hingga Lahiran

Pemkot dan TP PKK Surabaya dampingi keluarga Bumil hingga lahiran lewat Bunda Jelita. ...