x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Diam-Diam Hendak Sahkan Raperda

Avatar bukti.id

Peristiwa

Lamongan, bukti.id - Diindikasikan hendak mengesahkan Raperda  Rencana Tata Ruang Wilayah ( RTRW) 2020  diam-diam,  gedung DPRD Lamongan dilabrak massa, Jumat (21/8/2020). Tidak hanya mahasiswa, yang selama ini dikenal dengan Aksi Mahasiswa Lamongan Melawan, seperti aliansi GMNI, PMII, HMI dan Fornasmala yang berdemo. Tapi juga sejumlah organisasi masyarakat (ormas) di Lamongan, di antaranya Pemuda Pancasila, Pemuda Anshor, Corp Penegak Pembangunan dan sebagainya.

“Patut dicurigai. Di hari libur seperti ini mereka (legislatif, red) akan menggelar sidang paripurna. Katanya juga akan mengesahkan Raperda yang selama ini kita tolak,” kata Korlap Nasir Falahuddin.

Kabar akan disahkannya RTRW Lamongan 2020-2040 ini ditandai dengan beredarnya sejumlah dokumen tentang percepatan pengesahan raperda yang selama ini dihujani kritikan karena dinilai ngawur. Paling ringan terkait pemetaan kawasan banjir. Raperda RTRW juga dinilai memuat data tidak valid.

Dicontohkan pada Bab VII tentang penetapan kawasan rawan banjir. Kecamatan Sukorame dan Solokuro dimasukkan dalam wilayah rawan banjir. Padahal wilayah tersebut dataran tinggi. Lainnya, rencana pembangunan Bandara Sugio di Kecamatan Sugio. Padahal wilayah tersebut dikenal daerah pertanian subur, juga terdapat waduk terbesar di Lamongan.

Selain itu juga soal tempat pengelolaan dan penimbunan limbah B3 di Kecamatan Brondong. Hal itu ditolak karena lahan pertanian di kawasan Pantura banyak lahan pertanian subur.

Belum lagi terkait Rencana Detail Tata Ruang Bagian Wilayah Perencanaan (RDTR BWP) Kecamatan Paciran, dinilai obyek industrialisasi brutal. Karena tanpa memperhatikan sosio kultural, biologi dan ekonomi masyarakat.

Saat demo, masing-masing perwakilan saling menyampaikan orasi secara bergantian. Mereka sepakat, satu suara menolak Raperda. Sejumpah Polisi dan Satpol PP tampak berjaga di lokasi.

Saat memasuki shalat Jumat, aksi berhenti untuk melaksanakan shalat berjamaah. Mereka berencana menduduki kantor dewan yang ada di Jalan Basuki Rahmat tersebut karena ada kabar, paripurna yang sedianya dijadwalkan pukul 09.00, akan digelar pada pukul 19.00. Kabar itu beredar di medsos dengan surat resmi yang terdapat tandatangan Ketua DPRD Lamongan Abdul Ghofur dengan stempel DPRD Lamongan. (ron)

Editor : W Aries

Artikel Terbaru
Minggu, 19 Jul 2026 08:34 WIB | Peristiwa

Tokoh Penggerak UMKM Ari Prabowo Berjanji Sinergikan Pariwisata dan UMKM

Jadi Ketum GEMI, Ari berjanji sinergikan pariwisata dan UMKM. ...
Sabtu, 18 Jul 2026 11:42 WIB | Peristiwa

Sah. Ari Prabowo Terpilih Jadi Ketum MANTRA periode 2026–2031

Munas I MANTRA sepakat memilih Ari Prabowo sebagai Ketum MANTRA periode 2026-2031. ...
Sabtu, 18 Jul 2026 08:08 WIB | Peristiwa

MANTRA Gelar Munas I di Surabaya. Fokus Tingkatkan Kualitas SDM Konstruksi

Munas I Mantra momen penting bagi pekerja konstruksi Indonesia. ...
Jumat, 17 Jul 2026 05:10 WIB | Peristiwa

Urai Kemacetan Gedangan. Sidoarjo Bakal Miliki Flyover di Lokasi ini

Urai kemacetan di Gedangan, Pemkab Sidoarjo bakal bangun flyover. ...
Jumat, 17 Jul 2026 04:05 WIB | Hukum

Beli Solar Subsidi Ber-barcode Kerjasama Operator SPBU, Hendrik Setiawan dan Rudi Agus Jalani Sidang

Sidang perkara pembelian BBM solar subsidi, majelis hakim pertanyakan status operator SPBU. ...
Kamis, 16 Jul 2026 05:10 WIB | Hukum

Buat Transaksi Keuangan Fiktif SD Kristen Cita Hati Pakuwon, Goli Korlita Jadi Terdakwa

Merekayasa transaksi fiktif, Goli Korlita jadi terdakwa di PN Surabaya. ...