x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Kasus Perusakan di Desa Mojodadi, Kecamatan Kedungpring

Avatar bukti.id

Peristiwa

Lamongan, bukti.id –

Polres Lamongan sudah mengantungi nama pelaku aksi perusakan rumah dan sejumlah kendaraan bermotor, yang terjadi di Desa Mojodadi, Kecamatan Kedungpring Lamongan. Hanya, siapa nama dan asal orang yang diidentifikasi itu masih dirahasiakan.

Alasannya, polisi tidak mau gegabah. Perlu penyelidikan mendalam sekaligus mendapatkan keterangan saksi secara pasti serta barang bukti yang akan dijadikan penguat untuk menangkap orang yang diduga sebagai pelaku.

“Pastinya, kita terus melakukan pengembangan penyelidikan. Dalam waktu dekat mudah-mudahan tersngka bisa ditangkap,” tutur sumber petugas Polres Lamongan, Selasa (25/8/2020) malam.

Diketahui, warga Dusun Mojorembung, Desa Mojodadi, Kecamatan Kedungpring digegerkan dengan aksi perusakan yang dilakukan sekelompok pemuda terhadap rumah dan sejumlah kendaraan bermotor milik warga setempat, Senin (24/8/2020) malam.

Terinci, sebuah  rumah milik Ninih (70), dan kantor balai desa kaca jendela pecah akibat lemparan batu, enam sepeda motor dirusak serta satu sepeda pancal juga menjadi korban kebrutalan pelaku yang diketahui berkendaraan iring-iringan sepeda motor tersebut.

Informasi di tempat kejadian perkara (TKP) menyebutkan, kejadian berawal sekitar pukul 20.45. Sejumlah pemuda iring-iringan berkendaraan motor melaju dari arah selatan. Sesampainya di TKP, mereka berhenti dan melakukan perusakan rumah dan sepeda motor. Usai beraksi mereka tarik gas untuk memercepat laju motor meninggalkan lokasi.

“Karena warga setempat sudah pada keluar, Dimungkinkan pelaku takut dan melarikan diri,” ujar warga.

Informasi kejadian itu spontan mengundang petugas keamanan. Anggota polsek dan koramil kecamatan setempat seegera ke TKP untuk menggali informasi dan mengamankan barang bukti

Kapolres Lamogan AKBP Harun dalam waktu singkat juga sudah dating ke TKP. Dia didampingi sejumlah anggotanya segera turut mengamankan sekaligus mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi.  Masyarakat diminta juga memercayakan kasus tersebut kepada polisi untuk melakukan penyelidikan.

“Pastinya polisi akan melakukan penyelidikan. Kita juga sudah  mengamankan alat bukti berupa batu yang diduga dipakai pelaku untuk melakukan perusakan,” tandasnya. (ron) 

 

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Minggu, 18 Okt 2026 13:30 WIB | Peristiwa

BRIN Dorong Energi Terbarukan agar Kualitas Hasil Panen dan Tangkapan Ikan Optimal

BRIN dorong pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung proses pascapanen di sektor perkebunan dan perikanan. ...
Minggu, 18 Okt 2026 10:25 WIB | Peristiwa

Pelatihan Jurnalistik Batch#3. Kolab GMNI Surabaya Raya dan RLD Asah Nalar Kritis Berbasis Fakta

Pelatihan Jurnalistik Batch #3 kolaborasi DPC GMNI Surabaya Raya dan Rumah Literasi Digital di The Alana Hotel. ...
Minggu, 18 Okt 2026 08:15 WIB | Hukum

Kasus Korupsi Bupati Klaten. KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Rp934 Juta

Drama lanjutan OTT di Klaten, penyidik KPK sita sebuah tong biru yang berisi uang Rp934 juta. Uang hasil korupsi? ...
Minggu, 18 Okt 2026 07:42 WIB | Ekonomi

Warga Jawa Timur Tak Perlu Cemas Soal BBM. Wagub Emil Pastikan Stok Aman

Wagub Emil: stok BBM di Jawa Timur dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 15:10 WIB | Peristiwa

Awas, Jukir mBetik Bakal Disanksi. Pemkab Sidoarjo Seriusi Parkir Digital 

Oknum jukir nakal di Sidoarjo bakal disanksi, seiring penerapan parkir digital. ...