Gresik, bukti.id – Sudah menjadi agenda tahunan bagi Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Gresik memilih pemuda pelopor. Tahun ini, terjaring 18 kaum milenial yang bakal mewakili Gresik pada jenjang provinsi. Potensi mereka terbagi dalam beberapa bidang, yang mengarah pada peningkatan perekonomian masyarakat setempat.
“Kita sudah melakukan tahapan penilaian administratif. Tahapan ini para calon pemuda pelopor akan menyampaikan materi dan pengujian dihadapan dewan juri,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Kepemudaan Dispora Gresik, Herman Nurahman, saat penilaian yang digelar di Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) Gresik, belum lama ini.
Baca juga: FPK Gresik Mainkan Bambu Gila. Dolanan Rakyat yang Nyaris Punah
Herman mengatakan, terpilihnya pemuda pelopor (pempor) setidaknya akan menjadi sosok yang bisa dijadikan contoh positif di kalangan milenial di wilayahnya. Selain itu, apa yang mereka lakukan akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Kabid Kepemudaan Dispora Gresik, Herman Nurahman (foto: hea)
“Pimpinan kami (Kepala Dispora Gresik, Nuri Mardiana) merespon positif kegiatan ini. Dan memberi keleluasaan tim kami dalam proses pemilihan pemuda pelopor tahun ini,” ujar dia seraya menambahkan jika Kadispora Gresik mendukung dan memfasilitasi pelaksanaan program tersebut hingga tuntas, yakni dengan terpilihnya pempor yang mewakili Gresik ke tingkat provinsi dan nasional.
Kepada para pempor terpilih, lanjut Herman, pihaknya akan memberikan pembinaan secara menyeluruh terkait program yang diusung mereka, termasuk penyaluran dana binaan.
Pada bagian lain, Kasie Minat Bakat dan Pemuda Produktif Dispora Gresik, Rosidah, menjelaskan para calon pempor wajib mempresentasikan program yang diusungnya, dan mampu membuktikan saat tahapan pembuktian lapangan (fact finding).
“Di hadapan tim internal Dispora dan dewan juri, masing-masing calon pempor mempresentasikan materi yang mereka unggulkan. Penilaian berikutnya, tinjau lokasi. Tim akan menilai terkait wujud fisik dan pembuktiaan di lapangan,” ujar Rosidah.
Baca juga: FPK Bakal Bentuk Kepengurusan Madura Raya dan Gresik
Disebutkan Rosidah, ada sejumlah bidang yang dipersiapkan Dispora Gresik untuk pempor tahun ini. Di antaranya, Teknologi Tepat Guna; Agama, Sosial dan Budaya; Pengelolaan Sumber Daya Alam, Lingkungan dan Pariwisata; Pendidikan; Pangan.
“Untuk program pempor, Dispora Gresik melibatkan sejumlah juri dari praktisi ilmu sesuai bidang yang diujimaterikan. Mereka dari lingkup perguruan tinggi di Gresik dan peraih pemuda pelopor tahun lalu,” tegas dia.
Tim kecil ini, imbuh Rosidah, tidak sebatas penilaian dan menggelar pemilihan, melainkan juga melakukan pembinaan secara menyeluruh mulai perencanaan, kelengkapan administrasi hingga pembuktian lapangan.
Kasie Minat Bakat dan Pemuda Produktif, Rosidah (foto: hea)
Baca juga: SIG Akselerasi Dekarbonisasi dan Transisi Energi Hijau
“Kita benar-benar menyiapkan secara matang dan detail terhadap pempor yang akan menjadi duta Gresik ke jenjang lebih tinggi. Penilaian dan pemilihan pempor 2021 tingkat provinsi,” kata dia dan berharap para milenial Gresik mampu berkiprah di ajang nasional.
Di sisi lain, salah seorang tim juri, Theresia Deka Anugerah Putri Yosandhi, menyatakan para calon pempor yang mengikuti penilaian, masih butuh pembinaan dan arahan secara menyeluruh agar bisa mengikuti lomba ke tinggi.
“Soal mental. Ini yang berperan sangat penting buat mereka jika akan mengikuti jenjang lebih tinggi. Kami, para dewan juri, akan mengarahkan dan melengkapi kekurangan yang menjadi kelemahan pempor, termasuk menyempurnakan materi di lapangan,” ujar juri yang karib disapa Putri, dan juga pernah meraih Pemuda Pelopor ini.
Tahapan berikutnya, Bidang Kepemudaan Dispora Gresik akan melakukan penilaian lapangan di wilayah pempor masing-masing. Tim akan menilai secara langsung terkait program yang diusung pempor. Ini merupakan salah satu point terpenting dalam penilaian untuk menentukan pempor terbaik. (hea-sin)
Editor : heddyawan